![]() |
| Advertisement |
Efektivitas Pendidikan Menurut Teori Behavioristik
Pendahuluan
Teori behavioristik menekankan pentingnya perilaku yang dapat diamati dan penguatan (reinforcement) dalam pembelajaran. Prinsip utama adalah bahwa perilaku yang diperkuat cenderung diulang, sedangkan perilaku yang tidak diperkuat akan berkurang. Artikel ini membahas bagaimana teori ini dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pendidikan.
Prinsip Utama Teori Behavioristik
Beberapa prinsip penting termasuk:
Stimulus-Respons
Belajar terjadi melalui hubungan antara rangsangan dan respons.
Penguatan Positif
Reward untuk perilaku yang diinginkan, seperti pujian atau skor tambahan.
Penguatan Negatif
Penghapusan konsekuensi negatif untuk mengurangi perilaku yang tidak diinginkan.
Implikasi Praktis
Guru dapat menggunakan reward dan pujian untuk meningkatkan perilaku belajar siswa. Strategi ini membantu membangun disiplin, keterampilan, dan konsistensi dalam belajar.
Kelebihan dan Keterbatasan
Behavioristik efektif untuk pengembangan keterampilan spesifik, namun kurang memperhatikan proses internal siswa seperti motivasi dan kreativitas.
Label: Efektivitas Pendidikan, Teori Behavioristik, Strategi Pembelajaran, Proses Belajar Mengajar
Penulis: Dr. Yonas Muanley, M.Th. Dosen Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia


0 comments:
Note: Only a member of this blog may post a comment.