Wednesday, October 3, 2018

Pendidikan Tentang Ragam Manfaat Alat Pembersih Yang Efektif

 Pendidikan Tentang Ragam Manfaat Alat Pembersih Yang Efektif
Apa itu Pendidikan Tentang Ragam Alat Pembersih Yang Efektif? Adakah alat pembersih yang mampu digunakan sekali dan membuat super ampun membersihkan keramik?
Air yang sering digunakan mengandung saat besi. Ada beberapa kasus, sering saat besi pada air itu membuat bak kamar mandi yang terbuat dari keramik menjadi kuning dan sulit dibersihkan. Selain itu kebutuhan akan kebersihan motor dan mobil membuat perlunya sebuah teknologi pembersih. Teknologi pembersih ini juga tidak semua orang memiliki pengalaman yang sama. Ada yang terbiasa menggunakan alat pembersih seperti ini tetapi ada pula yang belum. Oleh karena itu perlu ada pendidikan.


Mendidik itu berlangsung dalam berbagai kesempatan. Mendidik yang efektif adalah upaya melibatkan diri dalam apa yang sedang dihadapi oleh peserta didik. Artinya tidak sekadar berbicara tetapi ikut serta peserta didik dalam menyelesaikan sebuah masalah. Ini memang butuh keteladanan.

Suatu saat ada masalah yang terjadi pada sebuah kamar mandi di salah satu perguruan tinggi, para mahasiswa di perguruan tinggi itu umumnya pada tahun 1 dan 2 mendapat kesempatan untuk berasrama. Asrama disediakan oleh penyelenggara perguruan tinggi. Asrama tersebut ada di lokasi kampus. Dengan kata lain, tempat kuliah dan asrama di jadikan satu kompleks. Hal ini untuk efisiensi anggaran. Mahasiswa tidak mengeluarkan transportasi untuk ke tempat kuliah. Para mahasiswa berasal dari berbagai kalangan, khususnya yang datang dari desa tertentu di Indonesia.

Suatu saat dalam pertemuan mahasiswa, koordinator asrama menyampaikan bahwa sebuah kamar mandi yaitu kamar mandi pria belum dibersihkan secara baik. Keramik bak kamar mandi terlihat menguning karena kadar saat besi dari air tanah yang dialirkan ke bak mandi melalui paralon.
Saya sebagai seorang pemimpin di perguruan ini mengambil keputusan untuk ikut serta bersama mahasiswa dalam acara kebersihan yang biasanya diadakan pada hari Jumaat Jam 15.00 sebelum mahasiswa meninggalkan asrama untuk weekend atau berakhir pekan, dan akan masuk asrama pada hari minggu. Dalam kerja praktis itu, saya bersama tiga mahasiswa, salah satunya dari daerah pedalaman. Saya kemudian meminta kepada mereka untuk secara bersama-sama membersihkan bak kamar mandi, khususnya kramik bak kamar mandi yang menguning. Mereka pun mau bekerja sama dengan saya. Saya kemudian membeli obat pembersih atau cairan pembersih multifungsi. Artinya alat pembersih ini berguna untuk bak kamar mandi, keramik kamar mandi, closet dll. Saya membeli alat pembersih di Alfamart terdekat. Setelah itu kami mulai mempergunakan cairan pmbersih keramik yang baru dibeli tersebut, kemudian disiram pada keramik bak kamar mandi. Setelah menunggu beberapa menit, kami kemudian membersihkannya.


Saya meminta kepada mereka agar tidak menyentuh cairan tersebut. Bila terkena pada jari atau kaki maka segera dicuci agar tidak menimbulkan gatal yang berlebihan di jari maupun kaki. Mereka kemduian memberanikan diri memasuki bak kamar mandi dengan menggunakan sandal agar tidak bersentuhan langsung dengan cairan yang ada di atas lantai bak kamar mandi.
Setelah membersihkan dengan menggunakan alat pembersih, kami melihat ada kemajuan walaupun belum secara tuntas membersihkan keramik sampai menghilangkan seluruh noda yang menempelpada keramik yang disebabkan karena kandungan kadar besi pada air. Karena sudah waktu selesai kerja praktis maka saya meminta mereka mengakhiri kerja tersebut. Tentu saya juga ikut kerja bersama dengan mereka. Jadi berhenti secara bersama-sama.
Hari jumat berikutnya kami kembali lagi membersihkan keramik bak kamar mandi dengan menggunakan pixal. Saya bawa alat pembersih ini dari rumah. Namun karena cairan yang disiram pada keramik dirasa masih kurang maka saya meminta mahasiswa membeli lagi 1 botol cairan pembersih keramik. Setelah itu kami mulai menyiram pada bagian-bagian keramik yang masih sulit dibersihkan pada kerja pertama. Setelah itu kami menunggu beberapa menit, kami tunggu antara 15 sampai 20 menit. Setelah itu kami menggosok keramik dengan sikat dan beberapa alat lain yang kami gunakan untuk membersihkan kramik kamar mandi. Hasilnya sangat memuaskan yaitu bak kamar mandi telah bersih, keramik nampak putih bersih. Para mahasiswa yang kerja merasa sangat senang dengan hasil tersebut. Tentu saya juga ikut senang dengan hasil kerja itu.
Pesan yang saya hendak katakan disini yaitu menjadi pemimpin tidakhanya berbicara, memberi perintah tetapi ikut bersama-sama, maksudnya ikut kerja bersama. Suasana pasti berbeda. Para mahasiswa terlihat begitu senang dengan kehadiran saya secara langsung bersama mereka untuk bekerja di kamar mandi, membersihkan kamar mandi. Menjadi ketua sebuah perguruan tinggi memang menyenangkan, tetapi saya tidak mempertahankan jabatan ketua dan hanya sekadar berbicara tetapi saya ikut langsung dalam membersihkan bak kamar mandi yang sudah diceritakan di atas.
Apa yang saya lakukan hendak memberi pembelajaran kepada mahasiswa agar kelak nanti menjadi pemimpin sekolah, perguruan tinggi maka bersedia juga bersama mahasiswa dalam hal-hal yang bersifat praktis seperti kehidupan ber-asrama di kampus. Seorang pemimpin hendaknya memberi contoh, ada bersama dengan mereka yang dipimpin.

Menjelang beberapa hari kemudian saya memperhatikan sebuah alat yang dibawa oleh seorang karyawan PT, alat itu sedang dipakai untuk membersihkan mobil truk, dan beberapa motor yang parkir di halaman kampus. Saya kemudian memutuskan untuk mengambil gambar itu untuk kemudian menjadi ide menulis. Saya mendekati karyawan dan meminta izin kepada mereka untuk mengizinkan saya mengambil gambar atau foto atas alat tersebut. Setelah itu saya bertanya tentang fungsi alat ini. Mereka menyatakan bahwa alat yang saya foto, dapat dipergunakan untuk mencuci motor, mencuci mobil dan membersihkan AC. Wau ternyata alat ini multi fungsi.

Saya kemudian bertanya lagi, alat ini buatan negara mana, mereka menjawab dari China. Lalu saya kembali ke ruang kantor dan mencari informasi ternyata saya temukan ada pula alat pembersih motor, mobil dan AC buatan Taiwan. Harganya tidak sampai 1 Juta. Saya kemudian berpikir untuk ber-entrepreneur di kampus, yaitu edureneur. Bentuknya yaitu menyediakan sebuah halaman untuk cuci motor, alatnya bisa membeli alat pembersih motor dan mobil seharga 1 Juta. Kemudian dipakai untuk mencuci motor. Harganya bisa dibuat tarif Rp 6.000,00 ke atas.

Bila berkembang secara baik maka bisa membeli kelengkapan pencuci motor dan mobil yang lebih bagus. Tentu dengan alat-alat pembersih yang berkualitas untuk kebersihan mobil.

Semoga bermanfaat.

Tuesday, October 2, 2018

Lem Tukang Sol Sepatu yang Sangat Efektif Merekatkan Patahan Laptopku

Lem Tukang Sol Sepatu yang Sangat Efektif Merekatkan Patahan Laptopku
Apakah Anda pernah alami Laptop kesayangannya patah?
Kalau ada pernah dan sedang berusaha membuat patahan laptopmu menjadi tersambung kembali maka Anda berada pada artikel yang tepat dalam berbagi pengalaman tentang laptop yang patah. Laptop rentan terhadap benturan yang membuat retak bahkan patah pada bagian tertentu. Bila itu terjadi maka ikuti artikel ini tentang "Lem Tukang Sol Sepatu Yang Efektif Melengketkan Laptopku yang Patah." Sebenarnya bukang pnya tukang sepatu tetapi lem ini dibawah oleh mereka yang berkarya untuk menolong sesama dalam memperbaiki sepatu. Lemnya itu namanya: Tong Shen. Dengan melihat alamat situsnya yang berakhiran tw dibelakang kata Com maka saya menduga ini Taiwan. Boleh jadi produk Taiwan. Ya dunia sekarang mengalami kemjuan dalam hal pasar bebas. Produk negara lain bisa memasuki Indonesia. Ya tetapi hal ini tentu diurus oleh mereka yang mendapat kuasa dari pemerintah untuk mengatur masalah produk dari dalam maupun dari luar negeri.


Laptop yang dipakai bertahun-tahun dan memberi penghasilan online tentu disayangi pemiliknya. Saya punya pengalaman pribadi tentang laptop semacam itu. Saya membeli laptop merek Hp tahun 2007, laptop itu awalnya saya gunakan untuk kepentingan mengajar dan kuliahku.
Pada waktu saya kuliah, saya mendapat dukungan sebesar setengah dari total biaya kuliah yang harus saya selesaikan. Sisanya dan uang buku serta transpor kuliah Jakarta-Semarang PP saya harus tanggung sendiri. Saya memilih kuliah di Semarang yaitu di daerah Simongan. Kadang dengan bus, kadang pula dengan kereta api, sekali-kali pakai pesawat Jakarta –Semarang dan Semarang – Jakarta.
Bagaimana saya dapatkan biaya untuk perjalanan ini, ya jawabannya adalah kecakapanku dengan laptop yang saya miliki. Teman-teman kuliahku orang super sibuk. Mereka tidak mau ribet-ribet. Jadi, saya yang harus sedikit ekstra. Kadang saya mengetik tugas-tugas mereka, saya tidak patok harga namun mereka mengerti. Mereka konsepkan dan saya mengetiknya sekaligus mengeditnya. Lumayan juga teman-temanku membantu aku. Peluang ini saya wujudkan melalui laptop yang saya miliki.
Selain itu saya juga berusaha secara online melalui blog. Ada produk yang saya tawarkan. Awalnya sepi, namun seiring berjalannya waktu disertai doa dan harapan bahwa pasti akan ada jalan keluar. Ternyata benar, mulai ada pesanan. Saya kemudian berusaha memenuhi pesanan tersebut. Semua saya lakukan melalui laptopku yang saya beli tahun 2007. Bayangkan sekarang tahun 2018, laptopku mungkin sudah ubanan, termakan usia. Karena kondisi laptop yang sudah tua, pernah dibawa oleh seorang mahasiswa saya untuk memperbaiki. Namun nasib sial menimpa laptopku. Laptopku patah pada bagian kiri, yaitu bagian yang menghubungkan antara layar dan keyboard. Namun berhasil dilem oleh yang memperbaiki laptopku. Ini terjadi tahun 2012. Kemudian tahun 2017, kondisi patah pada bagian laptop yang telah dilem kembali bermasalah yaitu lemnya terlepas. Ini membuat saya harus berhati-hati menutup dan membuka laptop. Untuk menjaga agar kerusakannya tidak tambah parah, saya biarkan saja terbuka di atas meja untuk sekadar mengetik dan mencari informasi di google. Pada bulan Juni 2018, kerusakan itu semakin parah. Untuk menghindari dampak yang fatal dan berakibat pada data di laptop maka saya membawanya ke tukang service di PGC Cililitan untuk diperbaiki atau diganti Casing. Namun produk ini sudah lama sehingga sulit untuk mendapat casing yang cocok.
Saya kemudian menyampaikan kepada sang tukang service, bila tidak ada casing ynag cocok maka tolong diusahakan seting koneksi internetnya. Karena koneksi dengan internet juga bermasalah. Tukang service itu menyanggupinya dan mulai mengerjakannya. Kami menunggu cukup lama. Namun hasilnya tidak sukses. Koneksi internet bermaslah, ada alat yang harus diganti, yaitu alat yang berhubungan dengan koneksi sinyal. Lampu yang memberi sinyal koneksi Wifi juga tidak aktif, alias mati. Saya kemudian menyatakan kepada tukang service, biarkan saja yang penting instal wordnya untuk saya dapat mengetik. Jika bisa, saya minta kepada tukang service tersebut agar setinggnya dikembalikan pada setingan semula. Setelah selesai, sayapun membawa pulang laptop ke rumah.
Sewaktu perbaikan, kondisi patahan dari laptop semakin parah, sudah tidak ada harapan untuk laptopku kembali pada kondisi sediakala. Suatu hari saya kembali membuka latop untuk saya tes lagi apakah bisa dipakai untuk internetan. Ternyata lampu konektor ke sinyal WiFi ketika saya tekan menyala secara sempurna. Pada hal sudah dites berkali-kali di tukan service laptop, menurut mereka ada alat yang harus diganti tetapi harus dibawah ke rumah. Saya tidak mau dengan permintaan tersebut. Saya memilih untuk bawa pulang laptop saya. Aneh tapi nyata. Lampu koneksi internet dapat berfungsi secara baik. Jadi, sejak saya mencoba lampu konektor WiFi dan hasilnya menyala secara normal, lalu saya mulai gunakan untuk aktivitas berinternet, termasuk membuat persiapan pendaftaran blog ke Google Adsense yang hasilnya sukses diterima menjadi “Publisher Google Adsense”.






Saya menggunakan laptop ini dalam kondisi patah pada bagian kiri yang berhubungan dengan layar laptop. Hal ini berlangsung selama 2 bulan. Suatu saat ada tukang sol sepetu yang lewat depan rumah, kami meminta untuk sol sepatu. Beberapa menit kemudian saya bertanya kepadanya. Apakah lem yang dipakai untuk lem sepatu itu dapat digunakan untuk paralon. Tukang sol sepatu itu menyatakan ini lem beton dan banyak gunanya, lalu saya sambung lagi jadinya multi fungsi, ia katakan ya. Memnag saya sengaja tidak menyebut laptop. Sang tukang sepatu menyatakan lem ini bisa dipakai untuk lem kulit, besi dan lain-lain termasuk paralon. Lalu saya masuk ke dalam rumah mengambil laptop saya dan saya tunjukkan bekas patahan laptop sambil saya bertanya kepada tukang sol sepatu, apakah lem yang dipakai bisa digunakan untuk lem laptopku yang patah. Ia katakan bisa. Kemudian ia berusa memberi cairan lem pada patahan tersebut dan kami berusaha untuk merekatkan patahan tersebut. Ia menyatakan jangan menyentuh lem karena bisa berakibat fatal yaitu jari bisa lengket di laptop dan sulit untuk di lepas.
Setelah beberapa menit, saya melihat hasil lemnya begitu kokoh. Laptopku yang tadinya patah dan sulit dilipat/ditutup, sekarang sudah dapat ditutup secara baik. Lemnya begitu efektif untuk menyelesaikan masalah patahan yang ada dalam laptopku. Dengan demikian, kini laptopku bisa dibawa ke mana-mana, tidak merasa berhati-hati atau was-was untuk ditutup karena lem tukang sol sepatu telah berhasil membuat laptop saya menjadi utuh. Patahannya disambung lagi berkat lem yang dibawa tukang sol sepatu. Setelah itu saya memesan lem tersebut pada tukang sol sepatu, katanya harganya sekitar Rp 15.000,00 dan biasanya ia beli di Senen.


Beberapa hari kemudian, saya menemukan lem yang sama di atas lemari pakaian. Lem itu pernah saya beliketika berada di Bus Cawang ke Bekasi. Saya kemudian melihat bahwa lem tersebut persis sama. Saya mempelajari lebih dekat lagi karena lem ini kemasannya dalam tulisan China, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Ada juga nama situs dengan akhiran dibelakang Con dengan tulisan tw. Jadi, pasti ini produk Taiwan. Dalam lem yang saya beli di atas mobil, biasanya ditawar oleh pedagang ejeran. Dalam kemasan lem itu tertulis TONG SHEN. Lalu saya mencarinya di internet dan hasilnya saya menemukan bahwa ada yang menjual lem Tong Shen. Lem ini harus hati-hati digunakan karena bila terkena pada jari maka sulit dilepaskan. Saya membayangkan lem ini begitu kuat merekatkan patahan laptop, apalagi jari-jari saya.
Jadi, bila ada yang suatu saat mengalami pengalaman yang sama seperti saya, misalnya laptopnya retak dan patah maka cobalah dengan lem Tong Shen tapi harus hati-hati. Sebaiknya bila ada tukang sol sepatu silakan mereka yang diminta tolong untuk melem. Mereka pasti sudah berpengalaman. Mengapa demikian karena lem ini bisa dipakai untuk lem kulit, kayu dan keramik, logam, karet, plastik.
Ya jadi kita pasti punya laptop dengan merek-merek seperti yang diproduksi oleh negara-negara tertentu. Dalam hal ini Laptop yang kita miliki, bisa berasal dari negara kita yaitu Indonesia maupun dari negara-negara lain seperti Amerika, Jerman, Belanda, Prancis, dan Negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Taiwan. Taiwan punya beberapa merek laptop seperti: Acer, Asus, Benq dll. Saya punya notebook Aces, sudah lama saya gunakan. Sampai sekarang masih saya gunakan. Sedangkan Negara kita Indonesia memproduksi laptop seperti: Advan, Axioo, Byon, Elevo dll. Negara Cina punya produk ZTE, Huawei, dll. Korea Selatan dengan produk laptop seperti LG dan Samsung. Untuk Negara Jepang, kita kenal ada produk tosiba dll, Sedangkan Amerika punya produk laptop dengan merek: Apple, Compaq, Hp, Dell Lenovo dll. Laptop-laptop yang disebutkan di atas bisa saja karena terlalu lama kita miliki kemudian terjadi retak maka kita mesti berusaha melem retak yang mungkin semakin membesar seperti laptop hp dalam cerita di atas.
Ingat!!!! Lem yang saya ceritakan di atas dalam penggunaannya tidak boleh terkena kulit, jari-jari. Akibatnya fatal. Bila membeli sendiri maka pakailah secara sangat hati-hati, dijauhkan dari anak-anak.
Demikian pengalaman mengatasi patahan pada laptop. Semoga pengalaman ini berguna bagi mereka yang sedang berusaha menolong laptopnya yang patah.

Tukang sol sepatu itu telah berjasa bagi laptopku. Gara-gara lem yang ia bawa bisa dipakai untuk melem laptopku yang patah dan tersambung secara baik. Lemnya begitu kuat. Ini bukan sekadar omong doang tetapi bukti atau yang saya sudah alamai.

Tanggapan untuk rekan-rekan yang mengalami masalah yang sama. Laptop retak dan lama kelamaan retaknya membesar. Lalu pakai lem apa yang cocok sebagaimana pengalaman berikut ini:

Setelah posting kemudian saya baca-baca di internet, ada yang punyu pertanyaan dan pertanyaannya saya format ulang tetapi tidak hilangkan maksud. Berikut pertanyaannya:
“Saya punya laptop tohsiba c800, laptop tersebut sudah lama dipakai, laptopnya retak dan lama kelamaan retak tersebut menjadi . Ia mencoba lem tetapi bingung pakai lem apa yang cocok untuk lem casing laptop?
Jawaban Saya adalah lem Tong Shen tapi yang asli. saya dapatnya di tukang sol sepatu. Bisa juga membeli di toko online.
Sukses Mengatasi Masalah

Saturday, September 29, 2018

Efektivitas untuk Mereka yang Mencari Arti Kata

Efektivitas untuk Mereka yang Mencari Arti Kata
Siapakah mereka yang mencari?
Mereka yang mencari yang dimaksud disini yaitu: (1) anggota masyarakat ilmiah. Salah satu masyarakat ilmiah yaitu mahasiswa S1, S2 dan S3. Mereka mencari variabel penelitian. Variabel penelitian adalah konsep yang dapat diukur. Dalam mencari variabel penelitian tersebut, pencarian arti kata tidak dapat dihindari. Oleh karena itu ruang ini saya khususkan untuk mengemukakan istilah-istilah yang biasa dipakai dalam penelitian teori-teori tertentu.
(2) Masyarakat ilmiah selain mahasiswa adalah dosen yang mengajar program Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3). (3) Para guru dan peserta didik. (4) Siapa saja yang memiliki kerinduan untuk menambah pengetahuan.

Dalam konteks pengertian sebagaimana yang saya maksudkan di atas, saya mulai dengan beberapa istilah yang berasal dari bahasa-bahasa tertentu di dunia yang pernah menjadi bahasa ilmiah. Salah satunya yaitu bahasa Latin. Saya mulai dengan beberapa istilah Latin sbb:

Illustro

Yonas Muanley merinci arti kata Illustro yang diambil dari Kamus Latin Indonesia, yaitu oleh K.Prent c.m; J.Adisubrata; W.J.S.Poerwadarminta ( 1969:402), kata Illustro memiliki beberapa pengertian, yaitu:

1) Menerangi
2) menyinari
3) membuat nyata
4) membuat jelas
5) memperaga
6) menerangkan
7) membuat diketahui (rahasia dsb)
8) mengemukakan
9) memancarkan
10)menyiarkan
11)menyatakan
12)membuat berseri atau cemerlang
13)memasyurkan
14)memuliakan
15)menyemarakkan
16)membungai
17)mencolokkan
18)menghiasi.

Kedelapan belas arti kata “illustro” tersebut di atas dimaknai dalam berbagai konteks penggunaan kata. Misalnya ketika kata illustro dipakai untuk sebuah teknologi membaca, yaitu kaca mata. Penggunaan kata illustro dalam konteks kaca mata dipergunakan diakhir kata kaca mata, jadi lengkapnya: Kaca Mata Illustro.
Apa artinya arti kata “kaca mata illustro”. Kita dapat memilih arti illustro yang ke 3 dan4. Maka jelas bahwa kaca mata illustro berarti kaca mata yang membuat tulisan yang dibaca sedemikian terang benderang atau membuat jelas. Bila menggunakan untuk melihat dalam jarak jauh maka kaca mata illustro menolong pengguna untuk melihat secara jelas apa yang dipandang dari jarak jauh. Ada istilah mata min dan plus.


2. Curriculum . Kata Latin yang berati: jalan, larinya (K.Prent c.m; J.Adisubrata, W.J.S.Poerwardarminta, 1969:211)
3. Curriculum Vitae. Kata Latin yang berarti: jalan hidup, riwayat hidup (K.Prent c.m; J.Adisubrata, W.J.S.Poerwardarminta, 1969:211)
4. Regina Scientia rum artinya Ratu di antara ilmu-ilmu atau filsafat menjadi ketua diantara ilmu multidisipliner. Ya dulu kedudukan filsafat memang dipandang sebagai ratu di atara ilmu-ilmu yang memisahkan diri dari filsafat. Sekarang paradigma itu sudah ditinggalkan (G.Moedjanto, B. Rahmanto, J. Sudarminta, 1994:48). Silakan baca di buku: Tantangan Kemanusiaan Universal, Analogi Filsafat, Budaya, Sejarah-Politik dan Sastra. Kenangan 70 Tahun Dick Hartoko.

Ilmu Kedokteran
How medicine saved the life of ethics. Ilmu Kedokteran yang selalu sudah bertujuan menyelamatkan kehidupan, di zaman kita sekarang berhasil menyelamatkan kehidupan etika sebagai ilmu. (G.Moedjanto, B. Rahmanto, J. Sudarminta, 1994:48)
Ya jadi, paradigma bahwa filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan atau filsafat sebagai ratu di antara ilmu-ilmu, kini mulai di tinggalkan. Setiap ilmu memiliki kebenaran dan fungsinya bagi manusia.

PEMBELAJARAN

Menurut Hilgard dan Bower sebagaimana yang dikutip Prof. Jogiyanto (2006:12), “Learning is the process by which an activity originates or is changed through reacting to an encountered situation, provided that the characteristics of the change in activity cannot be explained on the organism”

Karakteristik Dosen yang Baik Menurut Prof. Jogiyanto (Prof. Jogiyanto (2006:18), sbb:
1. Kesaksian dari banyak mahasiswa yang pernah di ajar
2. Mempunyai metode paedagogik yang mengena
3. Metodologi dan dosennya tidak pernah dilupakan oleh mahasiswanya 4. Mempunyai cara mengajarnya sendiri
5. Kemampuan menstimulasi mahasiswa untuk berpikir
6. Mempunyai nilai yang dirasakan oleh mahasiswa
7. Mempunyai kualitas peran penerjemah (interpreter role)
8. Mempunyai kemampuan untuk menjelaskan (to translate
) 9. Mempunyai kemampuan untuk mengartikan
10. Meletakkan mahasiswa untuk berhubungan dengan permasalahan-permasalahan
11. Mengarahkan untuk pemecahan masalah
12. Melahirkan generasi penerus yang lebih baik.

Berdasarkan 12 butir karateristik dosen yang baik menurut Prof. Jogiyanto, HM.,Akl., MBA., Ph.D. yang adalah dosen tetap FE UGM Yogyakarta menolong kita untuk dapat belajar mentrasformasi karakteristik kita sebagai guru SD, SMP, SMA/SMK dan dosen. Dalam hal ini, untuk menjadi dosen yang baik atau katakanlah menjadi dosen yang efektif memerlukan karakteristik yang sesuai. Tentu karakteristik bukan bawaan tetapi pembentukan. Jadi, kita dapat membentuk karakter-karakter sebagai pendidik yang baik. Saya pribadi senang dengan pendapat Prof. Jogiyanto seperti yang disebutkan di atas.

Salam Yonas Muanley

Friday, September 21, 2018

Efektivitas Penggunaan LCD Proyektor Dalam Proses Pembelajaran

Efektivitas Penggunaan LCD Proyektor Dalam Proses Pembelajaran
Efektivitas Penggunaan LCD Proyektor Dalam Proses Pembelajaran
Media Pembelajaran adalah segala alat yang dapat digunakan guru atau dosen dalam menyampaikan pesan (materi pelajaran/kuliah) kepada penerima pesan yaitu peserta didik atau mahasiswa. Definisi ini menekankan alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Dalam hal ini bila media adalah segala alat maka segala sumber daya alam dapat dikelola atau digunakan guru untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik atau mahasiswa sehingga terjadilah belajar dalam diri peserta didik/mahasiswa.
Berdasarkan definisi di atas, LCD Proyektor belum dapat dikatakan media apabila tidak dipakai untuk menyampaikan pesan/pelajaran/materi kuiah dari pendidik kepada peserta didik. LCD Proyektor hanya sebagai alat. Alat ini dibuat untuk mengatasi masalah dalam kehidupan manusia. Demikian pula LCD Proyektor atau kita sebut saja “Proyektor”. Sebuah Proyektor dibuat dari sumber alam yang dikelola melalui proses berpikir ilmiah kemudian menghasilkan sebuah alat yang dinamakan LCD Proyektor. Alat atau teknologi adalah perjumpaan antara logi dan seni. Jadi, dalam alat adalah hasil logi dan seni/kerajinan atau kreativitas.
Kembali kepada Proyektor sebagai alat yang akan digunakan untuk menyampaikan pesan atau isi materi pelajaran dari seorang guru dan dosen kepada peserta didik atau juga disebut mahasiswa. Ketika hal ini terjadi maka LCD Proyektor dapat disebut media. Disebut media karena media adalah segala alat yang dipakai untuk menyampaikan informasi dari pengirim kepada penerima informasi. Kehadiran LCD Proyektor dan pemanfaatannya dalam proses pembelajaran, tentu menolong guru mengefektifkan proses pembelajaran. Beberapa Proyektor yang sering digunakan dalam proses pembelajaran di Indonesia, bisa saja berasal dari luar negeri dan dalam negeri. Misalnya produk dari negara-negara lain seperti:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat punya merek terkenal namanya Proyektor Sony
2. Produsen Proyektor Dunia seperti Optoma. Dirancang untuk kebutuhan nonton bersama keluarga di rumah.Bila Ada yang tertatrik silakan mencarinya di toko online.


3. Dll
Efektivitas Penggunaan LCD Proyektor dalam Proses Pembelajaran

Proses pembelajaran dimaksudkan untuk terjadinya proses perubahan dalam diri peserta didik. Maka penggunaan LCD Proyektor sebagai media pembelajaran efektif dalam beberapa aspek:
1. Mengefektifkan ranah kognitif
Melalui pesan yang diterima secara visual membuat peserta didik menganalisis apa yang mereka lihat. Daya berpikir dilibatkan didalamnya. Tidak ada yang melihat sesuatu tanpa berpikir. Sesuatu yang visual selalu diikuti dengan pikiran.
2. Mengefektifkan ranah psikomotorik
Efektivitas penggunaan LCD Proyektor sebagai media pembelajaran menolong peserta didik mencapai efektivitas pembelajaran dalam ranah ketrampilan.
3. Mengefektifkan ranah afektif
Demikian juga dalam ranah afektif. Melalui informasi visual, Peserta ddidik berusaha memberi perhatian yang serius kepada apa yang dilihatnya. Biasanya penggunaan LCD Proyektor sebagai media pembelajaran memberi pengaruh pada salah satu belahan otak manusia yang lebih bersifat instiutif. Itulah sebabnya penggunaan media memberdayakan dua belahan otak secara baik dalam proses pembelajaran.

Salam

Tuesday, September 18, 2018

Efektivitas Hotel Bagi Guru dan Dosen

Efektivitas Hotel Bagi Guru dan Dosen
Mengapa membuat postingan tentang efektivitas Hotel Bagi Guru dan Dosen?
Bagi guru yang terbiasa mendapat perjalanan dinas, atau dosen yang sering terbang ke berbagai wilayah di Indonesia maupun di luar negeri, entahkan di Asia, Amerika, Canada, Eropa, Afrika dan negara-negara lainnya pasti tidak asing lagi dengan "Flights", "hotels" dan "Travel Guide". Dalam hal ini kalau di tempat tugas sehari-hari, guru dan dosen tidak perlu tinggal atau mengginap di Hotel. Menginan di hotel bila mengadakan perjalanan dinas yang berkait erat dengan tugas profesinya. Dalam hal ini, guru dan Dosen adalah sebutan untuk pekerjaan profesional di jalur pendidikan. Guru berkarya secara profesional untuk jalur pendidikan Dasar sampai menegah Atas. Sedangkan dosen untuk jalur pendidikan yang berbentuk Perguruan Tinggi seperti: Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi dan Politeknik.
Kemudian dalam hubungan dengan judul artikel ini, seberapa efektif bicara soal hotel.Untuk menjawab bagian ini, saya ulas sebagai berikut.

Tim Akreditasi Sekolah.
Mereka yang melakukan Akreditasi Sekolah di tempat yang jauh, seperti di Jakarta, Jawa Barat, Semarang, Surabaya, Ujung Pandang, Manado, Ambon, Papua, Bali, NTT dan wilayah-wilayah lain sering harus menginap di hotel. Sekarang akreditasi dilakukan melalui sistem akreditasi online atau SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online). Jadi, dulu sebelum keluar sistem Akreditasi online, sekolah atau perguruan tinggi mencari hotel terdekat, kemudian menjemput di Bandara ke hotel dan setelah selesai Akreditasi, asesor di antar ke bandara dan selanjutnya asesor kembali ke tempat tugasnya. Sebuah pengalaman yang menyenangkan ketika kami menjemput asesor dengan menggunakan mobil sekolah. Setelah selesai tugas, kami antar ke hotel terdekat kampus. Kami sengaja mencari yang terdekat untuk menghindari macet.


1. Guru
Kapan bicara tentang hotel bagi seorang guru dan dosen. Jawabannya bisa banyak. Tapi umumnya yakni ketika guru mengikuti perjalanan dinas seperti mengikuti pelatihan seperti penataran kenaikan jabatan dll yang mengharuskan guru di tempatkan di Hotel agar mudah mengikuti acara sampai selesai.
Sering kali guru mendapat panggilan atau diutus oleh lembaga sesuai satuan pendidikan, untuk mengikuti seminar di Jakarta. Dulu ada teman saya dari wilayah Indonesia Timur, telpon saya untuk menjemput dia di Bandara Soekarno-Hatta. Ia ke Jakarta dalamrangka ikut pelatihan implementasi Kurikulum 2013. Mereka dilatih di Salah satu Hotel di wilayah DKI yaitu di Jakarta Pusat. Hotelnya berbintang. Saya menjemput kemudian membawanya ke Hotel tersebut. Disini seorang guru membutuhkan Hotel pada saat ikut pelatihan.

Sering juga ada undangan untuk guru teladan mengikuti acara tertentu, tentu guru membutuhkan Hotel. Kalau di Jakarta tentu hotel-hotel sangat banyak. Tinggal di pilih atau sudah ditentukan oleh panitia acara. Tinggal guru datang dan menginap selama beberapa hari di Hotel yang telah disiapkan panitia. Namun kalau belum ada, dan guru harus mencari sendiri Hotel maka bisa menggunakan informasi di Google.

Acara juga sering di adakan di wilayah-wilayah tertentu di Indonesia, seperti: 1. Manado
Sering juga di adakan acara-acara untuk Pendidikan di Manado. Para guru yang mengikuti acara di Manado harus mencari hotel atau datang di hotel yang sudah disediakan panitia di Manado.
2. Medan Saya pernah mengikuti acara dinas di kota Medan, acara dilaksakan di Hotel di Medan, yaitu di Hotel Antares. Kemudian saya juga pernah menginap di Hotel di wilayah Jalan Ginting. Nama lengkapnya saya sudah lupa. Hotelnya sangat baik.
3. Bandung
Saya juga pernah mengikuti acara dinas di salah satu hotel di wilayah Bandung. Beberapa pendidik dari berbagai daerah diundang untuk mengikuti pelatihan metodologi penelitian.
4. Semarang Ada banyak Hotel di Semarang, saya pernah ikut sebuah acara pendidikprofesional di sebuah hotel di simpang tiga Semarang, dekat Bandara.
5. Yogyakarta Di daerah ini ada banyak Hotel, saya pernah ke kali urang, sementara di kota Yogyakarta belum. Maksudnya menginap di hotel-hotel yang ada di kota Yogyakarta.
5. Surabaya
Saya punya pengalaman menginap di salah satu hotel di dekat Bandara Surabaya. Saya ikut acara yang diselenggarakan oleh salah satu instansi Pemerintah. Kami diundang untuk pelatihan tenaga pendidik yang bersertifikat pendidik. Ya saya melakukan pekerjaan saya dalam bidang swasta/pegawai swasta.
6. Bali.
Rekan-rekan yang sudah mengikuti acara di Bali dengan menginap di Hotel-hotel yang ada di Bali tentu memilik pengalaman terindah. Suatu saat isteri saya diutus oleh Yayasan di mana istri saya mengajar. Seluruh guru-guru dikirim menikmati masa liburan di Bali. Mereka menunjungi tempat-tempat wisata di Bali, seperti pantai-pantai di Kuta Bali. Menarik pemandangan yang sangat indah. Intinya di Bali banyak hotel-hotel yang dapat digunakan untuk acara dinas dll.

2. Dosen

Para dosen juga sering mengikuti undangan untuk pelatiahan, seminar, workshop dll.
Para dosen yang mengikuti acara dimaksud di atas, biasanya di tempatkan di hotel yang sudah disediakan panitia.Ada pula yang mengikuti acara tertentu dengan biaya penginapan di Hotel ditanggung lembaga pengutus.Untuk itu dosen harus mencari hotel di wilayah dimana dilaksanakan acara tersebut. Suatu saat saya berada di Ambon, kemudian seorang teman membawa saya untuk menginap beberapa hari di sebuah hotel di Kota Ambon. Demikian pula ketika saya berada di Balai Riam, saya mencari Hotel dan menginap selama 1 hari 1 malam di hotel. Kemudian melanjutkan perjalanan ke pedalaman.

Bila hari ini atau besok ada teman-teman dosen yang punya acara di Bali maka sangat beruntung karena dapat mencari promo seperti pemberian diskon. Bisa pesan online dengan pembayaran yang mudah. Tetapi jangan ke saya, ha ha ha. Tentu kepada pemilik Hotel atau melalui biro Jasa. Silakan cek di Google dan pergunakan jasa layanan online yang disukai untuk mempermudah mendapatkan kamar hotel di Bali.

Bagi Yang Diundang Ke Amerika, Kanada, Prancis, Australia, Korea, Singapur, Jepang, Filipina, Tiongkok, Tomor Leste. Dapat juga memilih hotel-hotel yang ada di dekat tempat acara.


Bagaimana dengan Perjalanan ke tempat acara

Sekarang tidak sulit karena ada penerbangan dalam negeri dan luar negeri. Semuanya begitu mudah kita peroleh. Kita bisa mencarikan tiket penerbangan berbagai jenis penerbangan dengan bermacam-macam pesawat yang ada di Indonesia. Demikian juga penerbangan dari Indonesia ke Negara-negara lain di Asia, Amerika, Eropa dan Australia. Kita dapat menggunakan maskapei penerbangan yang tentu memiliki tingkat kemanan yang terbaik.

Semoga bermanfaat

Efektivitas Asuransi Bagi Guru dan Dosen Swasta

Efektivitas Asuransi Bagi Guru dan Dosen Swasta
Apa urgensi Asuransi bagi seorang pendidik, khususnya pendidik sseperti guru dan dosen yang statusnya swasta, bukan pegawai negeri. Karena PNS sudah ada mekanisme yang diatur negara. Jadi, tulisan ini hanya sifatnya berbagi informasi tentang perlunya asuransi bagi kita yang bekerja sebagai pendidik profesional tetapi masih swasta. Tentu rekan-rekan yang bekerja di Yayasan Pendidikan Swasta, ada pula yang sudah diatur oleh Yayasan untuk dana asuransi, namun ada pula yang sedang berjuang. Ada yang sedang dipikirkan dan diperjuangkan oleh Yayasan. Namun boleh jadi, guru atau dosen mendapat tawaran asuransi dari pihak-pihak penyedia layanan asuransi.

Ada macam-macam asuransi,seperti:
1. Asuransi Perjalanan
2. Asuransi Mobil
3. Asuransi Kesehatan
4. Asuransi Hari Tua
5. Asuransi Pensiun
6. Asuransi Pendidikan


Macam-macam asuransi di atas dapat dipilih oleh seorang pendidik. Misalnya pendidik (Guru dan Dosen) memiliki mobil maka mengasuransi mobilnya di asuransi mobil. Bila ada sesutu terjadi, misalnya namun kita tidak mengharapkan itu terjadi, namun bila terjadi kecelakaan maka kita bisa mengurus asuransi mobil. Namun harus berhati-hati dengan asuransi yang ditawarkan. Pastikan bahwa asuransi itu benar-benar ada dan memiliki kredibilitas layanan publik. Cek izin dan lain-lain. Setelah dipastikan semuanya, silakan daftar. Demikian pula asuransi lainnya seperti: Asuransi perjalanan, kesehatan, asuransi hari tua, asuransi pendidikan, asuransi hari tua

Sering kita ditawarkan bermacam-macam asuransi yang berasal dari luar negeri dan memiliki kantor pusat di Indonesia. Ada yang dari Amerika, Jerman, Swis, Perancis dan negara-negara lain.
Suatu saat ada yang menawarkan asuransi kepada saya, yang menawarkan asuransi adalah mantan murid saya. Saya meresponinya kemudian ia menghubungi saya untuk meminta waktu dalam memberi presentasi singkat tentang Asuransi Kesehatan yang ia tawarkan.. Namun saya belum sempat mendaftar untuk mengikuti asuransi ini. Alasan saya yaitu saya masih fokus untuk biaya kuliah dua anak saya. Setiap bulan cukup besar pengeluaran. Jadi, saya tidak jadi mengikuti asuransi tersebut. Berdasarkan pengalaman itu, kali ini saya tulis tentang Asuransi. Siapa tau ada yang mau ikut. Silakan saja mendaftar di Asuransi yang sudah jelas keberadaannya.
Pada waktu saya menulis artikel ini, saya coba cari jenis asuransi yang berasal dari dalam dan luar negeri. Saya ketemu dalam laman teratas google yaitu Asuransi Allianz. Ada beberapa jenis asuransi seperti mobil dan kesehatan,dll. Allianz berdasarkan penelusuran, saya dapati bahwa negara asalnya di Jemrman, tepatnya di kota Munich. Allianz core bisnisnya adalah Asuransi. Sudah ada di Negara kita. Silakan mempelajari sendiri asuransi ini. Termasuk asuransi lain.

Saya sebenarnya ingin ikut asuransi Pendidikan untuk anak-anak saya, selain itu Asuransi Hari Tua. Tetapi saya belum memutuskan untuk mengikutinya. Saya tidak tahu, kapan waktu yang tepat untuk mengikuti asuransi.Tetapi saya kira sudah mentok untuk ikut asuransi. Jadi, saya tulis untuk orang lain saja.

Semoga bermanfaat

Efektivitas Rumah Bagi Seorang Pendidik

Efektivitas Rumah Bagi Seorang Pendidik
Apa efektivitas Rumah Bagi Seorang Pendidik?

Pendidik yang dimaksud dalam artikel postingan ini, yaitu: guru dan dosen. Ada yang berstatus pegawai negeri dan ada pula yang swasta. Artinya kerja sebagai guru dan dosen swasta di sekolah maupun perguruan tinggi negeri dan swasta. Para pendidik seperti ini memerlukan rumah. Ukuran rumahpun macam-macam, tipe rumah juga macam-macam. Harganya juga bermacam-macam. Apapun harga dan jenis atau tipe rumah dan letaknya, yang jelas seorang pendidik butuh rumah. Kebutuhan akan rumah sebagai tempat untuk melakukan kegiatan edukatif secara efektif dapat dilakukan sebagai berikut:

1. Kontrak

Waktu saya ke Jakarta, langsung masuk Asrama yang disediakan pihak kampus Jadi, saya tidak mengalami apa itu kost rumah serta pengalaman suka duka dalam kost. Setelah selesai kuliah, saya kembali ke daerah saya untuk bertugas. Selang beberapa tahun, saya kembali ke Jakarta untuk urusan pernikahan. Pada waktu di Jakarta, saya kembali diterima oleh pihak kampus, dan kemudian saya mendapat tugas membantu di kantor dan menjadi asisten dosen sambil mengurus pernikahan. Calon saya pun demikian. Calon isteri memilih untuk kost di sekitar kampus, sedangkan saya di tempatkan di Asrama yang juga letaknya di dalam kampus.


Setelah mengurus segala perlengkapan untuk urusan pernikahan, kemudian kami melangsungkan pemberkatan nikah dan catatan sipil. Setelah itu kami tinggal di rumah kontrakan.
Saya kontrak rumah dan pindah kontrakan sebanyak 4 kali. Sering kontrak rumah petak. Bayangkan saja bagaimana rumah petak, kadang satu ruang tidur, 1 ruang depan, ruang masak (dapur), serta 1 kamar mandi. Kondisi ini tidakterlalu bermasalah ketika masih berdua, namun seiring dengan perkembangan, terjadilah pertambahan anggota keluarga (anak), anak pertama, kedua dan ketika.

2. Suka Duka Kontrak Rumah
Suka kontrak rumah yaitu rumah kontrak berdekatan dengan kampus yang menjadi tempat kerja. Saya dan isteri tidak mengeluarkan pengeluaran untuk transportasi. Hal ini tentu mnyenangkan kami.
Bila istirahat jam kantor, kami bisa melihat anak di rumah. Hal ini berlangsung selama 4 kali kontrakan. Kami jalani dengan rasa senang karena kami tinggal dekat tempat kerja. Kami bersyukur karena hal ini.Punya waktu untuk anak, walau hanya beberapa menit. Kemudian setelah pulang kantor tentu tidak harus berjam-jam di jalan karena macet. Kami tidak mengalami hal itu. Itulah sisi suka ketika kontrak rumah.
Namun adapula dukanya pada waktu kontrak rumah petak. Agak sulit mengatur waktu untuk coblos (istilah khusus orang dewasa). Apalagi isi rumah bertambah menjadi 3 orang anak. Selain itu, kesulitan air dan lain sebagainya. Bila sudah selesai kontrak, saya dan isteri datang ke pemilik rumah untuk membayar lanjutan kontrak. Kami mulai menghitung uang di depan pemilik kontrakan. Setelah pulang saya berbicara kepada isteri, alangkah indahnya kalau kita sudah punya rumah sehingga tidak lagi menghitung uang di depan pemilik rumah kontrakan. Pengalaman itu membawa saya pada kerinduan untuk memiliki tanah 100 meter dan membangun rumah tinggal sendiri (milik pribadi).
TUHAN mengabulkan kerinduan itu, suatu saat, ada seorang teman menawarkan ada yang jual tanah tetapi tanah empang, dalamnya 1,65 cm. Harga permeternya sebesar Rp 75.000,00 Jadi total harga Rp 7.500.000,00. Luas tanah sebesar 200 meter. Untuk itu saya dan teman yang memberi informasi berbagi, ia membeli 100 meter, dan saya 100 meter. Kami membayar tanda jadi Rp 1.000.000,00 selanjutnya cicil. Wah itu sangat membantu. Akhirnya kami pun melunasi harga tanah dan membangunnya secara bertahap.

3. Rumah Sendiri di Perkampungan

Setelah kami membeli tanah 100 meter, kami mulai membuat pondasai, kemudian menguruk. Setelah itu dibangun 3 kamar, satu kamar untuk pribadi, satu kamar lagi untuk seorang saudara yang membantu kami dalam memberi perhatian pada anak. Dia tidak satu keluarga dengan kami tetapi kami anggap saudara sendiri. Rumah yang kami bangun, kami rencanakan 4 kamar dan satu ruang khusus untuk dapaur. Kami membangun terlebih dahulu 2 kamar dan ruang dapur. Setelah selesai, kami pun menenmapati rumah. Setelah kami tinggal dalam rumah sendiri tentu rasa bahagia karena punya rumah sendiri, tidak kontrak lagi. Kami kemudian membangun secara bertahap kamar-kamar yang belum selesai. Akhirnya rumahpun rampung dibangun. Kini anak-anak sudah punya kamar tersendiri. Tanah yang kami beli letaknya di perkampungan. Kami bisa tinggal dalam masyarakat yang multikultural dan membesarkan serta mendidik anak dalam suasana masyarakat multikultural atau masyarakat Bhineka Tunggal Ika. Tentu bahagia menjadi warga multikultural. Kami hidup bertentangga dengan masyarakat dalam semangat toleransi. Kemajemukan itu memang menjadi ciri khas kita di Indonesia

4. Rumah sendiri di Perumahan

Ada yang menawarkan untuk membeli rumah di perumahan yang ada di wilayah Jakarta Timur dan beberapa tempat di Cibubur yang masuk wilayah bogor. Tentu di Perumahan berbeda dengan tempat di mana saya tinggal sekarang. Teman-teman yang membeli rumah di perumahan tentu punya garasi mobil, ada tempat parkir. Jalan memadai untuk keluar masuk mobil. Sementara tempat saya masih Gg.

Saya kemudian mencari informasi tentang rumah di wilayah Jakarta Timur melalui google, saya menemukan banyak rumah yang tentu lokasinya sangat memungkinkan keluar masuk mobil.
Misalnya saya mencari rumah di jual di Jakarta Timur. Ada rumah strategis di Pondok Kelapa dengan harga 1 M keatas. Rumah Mewah Minimalis dengan harga 4 M. Rumah Kayu minimalis seharga 5 M dan seterusnya. Rumah Mewah 14 M. Rumah 2 lanati 3 kamar tidur seharga 705,48 Juta. Silakan cari informasi di Google tentang Jual Rumah di wilayah Jakarta Timur. Ada banyak situs yang memberi informasi. Bila sudah cocok, silakan membelinya. Tentu mereka yang punya uang bisa membeli rumah yang harganya Milyaran.

Kini setiap orang atau keluarga yang mau tinggal di perumahan, tinggal mencari wilayah. Apakah hendak tinggal di rumah tinggal yang dibeli di rumah-rumah yang ada di perumahan seperti di Jakarta Timur, Perumahan di Wilayah Jakarta Utara, Perumahan di wilayah Jakarta Barat, Bekasi, Tangerang, Perumahan di Serpong. Demikian juga mereka yang memilih apartemen. Ada banyak apartemen di wilayah Jakarta maupun di luar atau di perbatasan Jakarta.

5. Tinggal di Apartemen

Saya tidak punya pengalaman tinggal di Apartemen. Tetapi ada banyak yang memilih tinggal di Apartemen. Ada teman dosen, ia memang tergolong orang punya duit. Isterinya punya posisi yang baik di salah satu kantor. Saya tidak usah sebutkan apakah swasta atau kantor pemerintah. Namun yang jelas isteri dari teman saya ini kaya. Keluarga juga demikian. Artinya keluarganya orang ber-ada. apalagi kalau di bilangan Meikarta. Saya pernah mendapat kesempatan sebagai penerbit iklan dari sebuah program affiliate yang saya ikuti.Saya memasang sebuah promosi tentang Meikarta.Melihat dari foto-foto tentu tempat ini sangat mempesona. Apa lagi unit yang berada di dekat Danau. Ya saya belum ke sana tetapi hanya melihat melalui media seperti situs yang mempromosikan Meikarta.
Anak-anaknya lebih senang tinggal di apartemen dari pada tinggal dengan kedua orangtuanya.Ya tentu setiap anak punya kesukaan tersendiri.

6. Dapur Rumah.
Setiap keluarga merindukan sebuah rumah dengan dapur yang layak bahkan ada pula yang mewah. Semuanya ini bergantung pada penghasilan seseorang. Namun pada umumnya setiap keluarga yang memiliki rumah memiliki dapur dan beberapa perabot dapur. Perabot dapur tentunya efektif mnolong warga rumah dalam memenuhi kebutuhan. Silakan baca Efektivitas dapur di laman "efektivitas dapur" melalui gambar berikut ini.

Efektivitas dapur

Sumber: Pixabay
Gabmar di atas menunjukkan ragam perabot dapur. Tentu fasilitas seperti yang nampak dalam gambar di atas berbeda-beda antara satu keluarga dengan keluarga lainnya.


Pesan yang hendak saya sampaikan disini yakni tempat tinggal bisa di rumah milik sendiri yang berada di perkampungan, di kompleks perumahan, maupun rumah kontrakan. Semuanya bisa dilalui oleh siapa saja. Mungkin ada yang tidak punya pengalaman kost kamar, kontrak rumah petak atau rumah dengan bermacam-macam kamar, ada kamar tidur keluarga, anak-anak, kamar mandi dan dapur.

Semoga bermanfaat

Monday, September 17, 2018

Alat-alat yang Efektif Bagi Guru dan Dosen

Alat-alat yang Efektif Bagi Guru dan Dosen
Pendidik yang saya maksud disini yaitu Guru dan Dosen. Guru dan Dosen memerlukan alat-alat yang menopang pelaksanaan tugasnya secara efektif. Alat-alat itu beberapa sudah dibahas dalam postingan dalam blog ini. Oleh karena itu di laman ini khusus membahas tentang beberapa alat saja. Alat-alat itu dianggap belum dibahas sehingga perlu dibahas disini. Alat-alat yang dimaksud, yakni:

1. Transportasi Online atau Ojek online.

Kehadiran ojek online di Indonesia menjadi salah satu trobosan yang sangat baik. Saya tidak tahu guru-guru dan dosen-dosen yang lain. Namun saya sendiri merasa alat transportasi ini efektif menolong saya dalam perjalanan ke kantor dan pulang dari kantor. Saya tinggal pesan, kemudian layanan ojek online segera menjemput saya. Saya menggunakan aplikasi pesanan ojek online yang disediakan oleh Go-Ojek. Harganya juga murah, saya ke kantor dengan jasa ojek online dengan biaya Rp 10.000,00. Kembali ke rumah juga menggunakan jasa ojek online dengan biaya Rp 10.000,00. Dulu sebelum ada layanan ini saya membayar Rp 20.000,00 untuk sekali perjalanan saya ke kantor.


2. Grab Car

Kehadiran layanan ini juga sangat bermanfaat. Kita tinggal pesan dengan menggunakan aplikasi apps yang ada di Hp Android milik kita. Bila lowbet, kita bisa menggunakan aplikasi teman kantor atau kenalan.

3. Helm Motor
setiap guru dan dosen yang menggunakan kenderaan roda dua seperti motor harus menggunakan helm. Helm motor menjadi salah satu alat penopang aktivitas guru dan dosen. Pakai helm motor yang Berstandar Nasional Indonesia (SNI)

4. Sepatu Pendidik

Hal ini nampaknya sepele tetapi sebenarnya sepatu punya kontribusi untuk menopang keberhasilan kerja para guru maupun dosen. Tidak mungkin guru dan dosen pergi ke tempat mengajar dengan berjalan kaki telanjang/tanpa sepatu. Sepatu guru dan dosen juga bermacam-macam merek.Sering pendidik lebih tertarik dengan sepatu kulit.

5. FlashDisk

Bila guru dan dosen tidak mau direpotkan dengan membawa laptop ke kantor maka cukup saja data guru dan dosen atau materi guru dan dosen dapat disimpan di flashdisk dan digunakan pada waktu diperlukan. Kapasitas Flashdish juga bermacam-macam, mulai dari 4 GB sampai yang lebih besar misalnya 20 GB atau lebih.

6. Kaca mata Guru dan Dosen

Guru dan dosen memerlukan kaca mata. Bagi mereka yang sudah berusia tentu memerlukan kaca mata minus dan plus. Namun bila mata masih kuat maka tidak perlu kaca mata. Kaca mata juga tersedia dalam merek-merek terkenal. Misalnya kacamata illustro.

7. Alat Tulis
Guru dan dosen membutuhkan alat tulis seperti spidol,bolpoin dll. Alat-alat ini memudahkan guru dalam mengajar.
8. Jam Tangan

Dulu di kampung saya, setiap orang yang memakai jam tangan disebut guru. Misalnya seorang pria dewasa memakai jam tangan maka dipanggil bapak guru, demikian juga seorang perempuan dewasa yang menggunakan jam tangan dipanggil ibu guru. dalam perkembangan selanjutnya istilah ini betul-betuldikenakan kepada guru yang mengajar di sekolah.
Jam tangan tentu memiliki unsur efektif bagi guru dalam proses pembelajaran

9. Kartu ATM
Kartu ATM dan fungsinya pasti sudah paham. Alat ini berguna bagi guru dan dosen
10. Kartu Kredit
Ini sekadar opsi, tidak diharuskan. Karena bila tidak hati-hati menggunakan kartu Kredit maka kita akan memiliki utang yang pada akhirnya kita tidak mampu bayar. Mungkin Bank dapat menyita rumah dll.

11. PayPal (rekening virtual)
Artikel
Media Ilmiah Bahan Ajar Online Berbasis Free Weblog (Blog)

Menulis dan mempublikasi karya ilmiah dosen dapat dilakukan melalui media apa saja. Dalam perkembangan teknologi, khususnya internet telah melahirkan banyak pilihan media yang dapat digunakan oleh seorang dosen di Perguruan Tinggi untuk mempublikasikan karya yang berhubungan dengan Tridarma Perguruan Tinggi.
Beberapa media yang dapat dipilih yaitu website. Ada website berbayar atau website professional dan website gratis dengan berbagai platform seperti blogspot dan wordpress. Kedua platform inibersifat gratis. Namun dapat ditingkatkan menjadi berbayar.
Para dosen tidak berkurang gengsi ketika menggunakan blog dalam mempublikasikan karyanya, khususnya di bidang pengajaran. Bila dosen menulis dan membublikasi bahan ajar melalui website (berbayar maupun gratis) maka sebenarnya dosen tersebut telah berperan dalam menyediakan sumber belajar.Sumber beajar tersebut dapat berupa sumber belajar yang direncanakan dan yang tidak direncanakan untuk pembelajaran tetapi bernilai pengajaran ketika dikunjungi oleh orang lain yang sedang mencari informasi yang berhubungan dengan bahan yang dicari, kemudian dijadikan sebagai pengalaman belajar atas pokok yang dicari.
Menyadari akan salah satu indicator eksistensi dosen adalah buah pemikirannya yang bersifat ilmiah (perpaduan pengetahuan teoritis dan empiris) yang dipublikasikan, maka pemanfaatan website free seperti blogspot dan wordpress menjadi salah satu pilihan diantara pilihan website berbayar.

Saya telah memulai menulis dan mempublikasikan materi ajar dan beberapa artikel lepas yang bersifat edukatif melalui beberapa blog yang saya kelola. Sejak saya mengenal dan menggunakan blogspot dan wordpress, saya telah menghasilkan 100 lebih blog. Beberapa diantaranya saya fokuskan pada materi ajar. Judul-judul blog yang khusus untuk mengajar saya beri judul: “Bahan Ajar Online” dihubungkan dengan mata kuliah yang saya ajarkan di homebase saya.

Akhirnya mari rekan-rekan dosen, kita tidak perlu malu menggunakan weblog (blogspot dan wordpress) untuk mempublikasikan karya ilmiah, khususnya menjadikan blog sebagai media pembelajaran online. Bila kita sudah membuat blog yang berisi bahan ajar maka blog tersebut dapat dipakai ketika kita mengajar di kelas. Bila rekan-rekan hendak membuat blog pengajaran dan memposting bahan ajar dalam bentuk powerpoint maka pilihan terbaik yakni wordpress. Mengapa di wordpress karena ada fasilitas download. Namun bila rekan-rekan menggunakan blogspot maka carilah website gratis yang menyediakan hosting gratis, materi dalam bentuk powerpoint disimpan dalam hosting tersebut dan kita pasang linknya di blog. Kirangya beberapa blog di atas menginspirasi rekan-rekan dosen dalam menyiapkan blog yang berisi bahan ajar online.

Semoga bermanfaat

Sunday, September 16, 2018

Alat-alat Efektivitas Presentasi Materi Pembelajaran

Alat-alat Efektivitas Presentasi Materi Pembelajaran
Apakah mau coba cari cara baru Presentasi Materi Pembelajaran atau Presetasi Materi Kuliah? Apalagi kini telah hadir Handphone yang terintegrasi dengan proyektor. Pada sisi lain ada juga peluang menggunakan Handpone untuk presentasi dengan menggunakan kabel konektor yang terhubung dengan proyektor. Kalau Anda mau maka segera miliki handphone yang memiliki proyektor dan juga dapat membeli kabel Konektor Handphone yang dapat digunakan untuk terhubung ke ke Proyektor. Untuk itu silakan pelajari artikel berikut ini.
Pembelajaran berlangsung dalam satuan pendidikan seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas Teologi Kristen (SMTK), selain itu ada satuan pendidikan yang belum saya sebutkan karena saya memang belum tahu. Warga Pembelajar dalam satuan pendidikan ini memerlukan alat-alat yang menolong mereka dalam mengusahakan pencapaian tujuan pembelajaran baik secara keseluruhan (Kompetensi Inti), dan secara khusus dalam setiap kali pertemuan (Kompetensi Dasar dan indikatornya).
Dalam Perguruan Tinggi yang berbentuk:
a. Universitas
b. Institut
c. Sekolah Tinggi
d. Akademi
e. Politeknik


Juga memerlukan alat-alat yang menopang terjadinya pencapaian tujuan perkuliahan untuk setiap mata kuliah yang dikurikulumkan dalam satu program studi. Misalnya Program Studi: Pendidikan, Matematika, Fisika, Hukum, Filsafat, Ekonomi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Jepang, Bahasa Prancis, Bahasa Rusia, dll.
Jadi, satuan pendidikan dan perguruan tinggi memerlukan alat-alat yang menunjang tercapaiannya tujuan pembelajaran (unsur efektivitas). Alat-alat yang umum di kenal dan dipergunakan antara lain:

1. Proyektor

a. Proyektor Presentasi adalah hanya alat untuk menampilkan pesan/materi pelajaran atau materi kuliah yang dipresentasikan oleh guru dan dosen. Selain itu siswa/peserta didikpun dapat menggunakan proyektor untuk menampilkan tugas-tugas berupa hasil diskusi, tugas kelompok, tugas pengamatan dll.
b. Proyektor yang digunakan pun ada bermacam-macam merek. Kita tinggal mencari merek proyektor yang kita minati untuk dipergunakan dalam presentasi materi pelajaran atau materi kuliah.

Bagi mahasiswa yang mengambil program Pendidikan atau yang berkemauan menjadi guru dan dosen hendaknya mengenal merek-merek proyektor tersebut di atas. Di katakan demikian karena guru dan dosen memiliki tugas utama dalam bidang Pengajaran.
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Tridarma ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat presentasi maupun non alat presentasi seperti menggunakan proyektor seperti infokus.
Selain itu, dosen yang mengajar MK. Teknologi dan Media Pembelajaran patut mempelajari merek-merek proyektor sehingga memudahkan dalam penjelasan kepada mahasiswa yang mengikuti materi kuliah Teknologi dan Media Pembelajaran.
Sedangkan dari sisi ukuran dan berat, kita kenal ada Proyektor Mini

2. Laptop

Proyektor-proyektor tersebut di atas tidak akan berguna bila tidak ada alat yang lain seperti Laptop. Laptop dapat dijadikan sebagai media untuk menyampaikan materi pembelajaran atau perkuliahan. Materi yang tersedia di laptop, baik yang berbentuk word maupun powerpoin dapat disalurkan melalui proyektor yang sudah dikoneksikan dengan laptop.
Laptop yang digunakan dosen bisa bermacam-macam merek, tinggal kita mencari merek yang cocok dengan salera kita dan menggunakan untuk menopang kegiatan mengajar

3. Handphone Proyektor

Saya sengaja membahas bagian ini secara tersendiri karena proyektornya sudah terintegrasi dengan handphone. Beberap Handphone yang memiliki proyektor yang menyatu dengan hp yaitu Samsung. Namun tentunya tidak semua merek samsung. Kita bisa mencari Samsung Beam, Hp New X6 LED Mini Proyektor. Beberapa toko online besar memperkenalkan Handphone Mini Pocket LED Proyektor Android Portable Video Projector. Kita dapat mempelajarinya secara baik dan menggunakannya dalam presentasi materi pelajaran atau materi kuliah.Ya tentu mesti diadakan eksperimen. Melalui eksperimen inilah akan diketahui seberapa efektif Proyektor yang terintegrasikan dengan Handphone. Untuk mengadakan eksperimen tentu memerlukan dana. Membeli Handphone, dan percobaan di kelas.

4. Handphone (smartphone/android phone)

Kini ada alat yang dapat menolong para mahasiswa, guru dan dosen memberi presentasi tanpa menggunakan Laptop, cukup menggunakan Handphone. Alat yang diperlukan yaitu:
a. Kabel Konektor. Kabel Konektor seperti:

MHL Cabel Mobile Phone For HDTV only for Android. Kabel Konektor untuk menghubungkan HP ke Proyektor atau yang disebut MHL Cabel Mobile Phone For HDTV only for Android. Cable Lenght 300 cm b. Konektor dan Kabel VGA (silakan cari di Google dengan kata Kabel
Konektor maka akan muncul banyak pilihan. Silakan dipelajari dan
diterapkan dalam presentasi dengan menggunakan Handphone.
c. Konektor dan Kabel VGA terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
1) 3 in 1 Mini Display Port to HDMI VGA DVI Adapter-dengan pilihan warna White
2) Adapter Display Port Make ke DVI Famele- dengan pilihan warna Black
3) Adapter Display USB 3.0 ke VGA Black
4) Adapter Display USB 3.0 ke VGA Blue

Bila alat ini sudah dimiliki oleh guru dan dosen maka presentasi dengan Handphone dapat dilakukan di ruang kelas maupun ruang kuliah. Namun harus diingat bahwa tidak semua handphone dapat dihubungkan kabel konektor ke Proyektor untuk kepentingan presentasi materi pembelajaran. Ada handphone tertentu yang sudah mendukung MHL. Hp inilah yang bisa dipakai. Untuk itu sebelum membeli Handphone seperti smartphone, harus tanya apakah hp yang dibeli sudah mendukung MHL di dalamnya, demikian pula ketika membeli handphone Android mesti juga ditanya, apakah hp Android yang dibeli sudah mendukung MHL.Hanya Hp yang mendukung MHL yang dapat dipakai untuk presentasi materi pembelajaran melalui layar proyektor. Kita bisa presentasi materi pelajaran dari hp tanpa kabel yang menghubungkan dengan handphone. Kalau yang ini kita bisa coba Dongle (HDMI Dongle).
5. Komputer
6. WiFi
7. Kursi
8. Meja
9. Helm Pendidikan. Apakah ada helm khusus untuk pendidikan. Kita biasanya melihat ketika latihan-latihan di dunia pendidikan militer, biasanya para prajurit memakai helm yang khusus untuk digunakan selama masa pendidikan militer. Kita juga sering melihat beberapa pelatihan seperti transportasi online, misalnya ojek online yang kita kenal di Indonesia.



Komputer, WiFi, Kursi dan meja adalah bagian dari alat penopang ketercapaian tujuan pembelajaran. Tanpa meja, kursi, WiFi, komputer, pembelajaran dapat dilakukan namun tidak sama efektifnya bila menggunakan alat-alat tersebut di atas.
Bila ada koneksi WiFi di sekolah dan perguruan tinggi maka warga pembelajar mudah memilih sumber belajar dan menggunakannya untuk ketercapaian tujuan pembelajaran. Ketercapaian tujuan pembelajaran yang dimaksud disini disebut dengan efektivitas pembelajaran. Ketercapaian tujuan pembelajaran meliputi perubahan dalam ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
Perubahan kecakapan-kecapan ini memampukan peserta didik untuk berperan dalam masyarakat berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan masyarakat.

Semoga bermanfaat

Friday, September 14, 2018

Efektivitas Warga Pembelajar Memiliki Tas Bermerek Dunia

Efektivitas Warga Pembelajar Memiliki Tas Bermerek Dunia
Apa itu Tas Bermerek Dunia

Pengertian efektivitas dalam konteks judul aartikel ini dipahami dalam pengertian berikut:
Bila warga pembelajar seperti: kepala sekolah, rektor, ketua, para guru, dosen dan karyawan serta para mahasiswa S2 dan S3 memiliki tas bermerek dunia maka efektivitas yang saya maksudkan tercapai. Sementara siswa sekolah dan mahasiswa tingkat sarjana yang termasuk di dalamnya tetapi karena ini lebih pada tas merek dunia yang sangat mahal maka tas untuk anak-anak sekolah tentu tidak dalam kategori merek terkenal dunia. Komunitas Pembelajar yang saya maksudkan adalah satuan pendidikan Sekolah Dasar yang memiliki: Kepala Sekolah, Guru-guru Laki-laki dan Guru-guru Perempuan, serta siswa –siswi.


1. Kepala Sekolah.

Kepala sekolah membutuhkan tas. Tas itu kita sebut saja “Tas Kepala Sekolah”. Tas kepala sekolah bergantung salera dan prinsip hidup dari kepala sekolah. Misalnya ada yang memiliki prinsip hidup sederhana, dan ada pula yang memiliki prinsip hidup berpenampilan berdasarkan tingkat sosial.
Pilihan harga tas:
a. Sangat mahal
b. Mahal
c. Murah
d. Sangat murah
e. Dll

Bentuk Tas Kepala Sekolah
Masalah bentuk tas yang dikehendaki oleh kepala sekolahpun macam-macam. Ada yang mau Tas Ransel tetapi ada pula yang ingin tas yang ketika dibawa akan memperkokoh wibawa seseorang. Saya juga ketua salah satu sekolah Tinggi, salera saya tentu berbeda dengan teman-teman. Saya lebih suka Tas Ransel. Tetapi teman-teman yang lain mungkin sangat berbeda jauh dengan saya.
Efektivitas tas kepala Sekolah:

Bila kepala sekolah memiliki tas-tas bermerek dunia maka itulah yang dimaksud dengan efektivitas yang dimaksud dalam artikel judul ini. Demikian pula untuk guru-guru laki-laki, guru-guru atau dosen perempuan, peserta didik dan mahasiswa. Bila belum memiliki tas bermerek internasional maka belum dikatakan efektif. Termasuk tiruan juga belum masuk kategori efektivitas yang saya maksudkan dalam konteks judul artikel ini. 2. Guru-guru Perempuan atau Ibu Guru

Para guru khususnya ibu-ibu guru juga punya salera dalam membeli tas. Ada yang membeli tas bermerek internasional atau merek yang dianggap waw. Ada pula yang membeli tas yang mungkin tidak bermerek kelas dunia namun berkelas nasional atau bahkan daerah tetapi berkualitas dan senang dipakai untuk aktivitas edukasi setiap hari.
Ada tas khusus yang disiapkan dan dipakai ibu-ibu guru ke sekolah atau dipakai untuk ke kelas, dan ada pula yang dipakai khusus untuk pesta, dan ada pula yang sangat spesial untuk acara keagamaan.
Tas-tas yang umum dimiliki oleh ibu-ibu guru seperti:

a. Handbag set wanita

Untuk memiliki Handbag set wanita tentu ke toko tas atau cari melalui internet. Ada toko-toko online yang menjual handbag set wanita. Di Indonesia sudah ada toko online, jadi tinggal pesan kemudian membayar, tas pun di antar ke rumah.
b. Tas Ransel Wanita Nagita

Tas ini bentuk penampilan sangat estetis. Bila dipakai oleh ibu-ibu maka ia berfungsi seperti ransel tetapi sangat kren. Silakan cari secara online tas Ransel wanita Nagita. Entahlah Nagita ini ada hubungan dengan nama artis, saya belum tahu. Saya tahu ada tas Ransel Wanita Nagita.
Efektivitas Tas Ibu Guru

a. Menjadi alat yang berguna untuk mengisi berkas-berkas penting b. Menjadi alat yang berguna untuk mengisi barang-barang berharga c. Menemani perjalanan guru untuk urusan dinas seperti mengikuti seminar, workshop, kolokium dll. d. Menopang penampilan ibu-ibu guru
3. Guru-guru Laki-laki (bapak guru)

Bapak-bapak guru juga punya salera membeli tas dan menggunakannya untuk kepentingan tugas mengajar, mengikuti seminar, workshop dll. Merek tas yang diincar guru-guru laki-laki juga berbeda-beda. Ada yang punya salera mempunyai tas dengan merek terkenal dan harga mahal, sementara yang lain tas-tas produk lokal tetapi bermutu.

4. Siswa-siswi (laki-laki-perempuan)
Siswa dan siswa juga punya salera akan tas yang dipakai untuk kegiatan belajar di sekolah maupun ke tempat les. Masalah harga itu urusan lain, mereka hanya ingin tas yang lagi tren. Umumnya tas ransel yang dapat memuat buku-buku untuk dibawa ke sekolah dan pulang dari sekolah.
Merek-merek Tas Terkenal yang beredar di Indonesia
Tas Wanita Hanbag seperti Handbeg Korea, Jepang, Eropa, Amerika dll
Tas Branded Wanita

TasMerek Terkenal Dunia, mungkin juga Sangat Mahal. Saya akan urutkan merek-merek Tas merek terkenal dunia dan berusaha memilih Tas yang paling disukai di atara 23 Tas terkenal dunia berikut ini.

1. Tas Charles dan Keith

Tas berwarna Hitam, bentuknya segi empat. Mungkin dari segi salera berbeda-beda. Namun ketika ditawarkan kepada saya, pasti saya belum dapat memilihnya, tetapi isteri saya pasti suka. Ya itulah salera. Tas ini tentu didesain dengan kualitas skala dunia atau kita sebut saja skala internasional.
Maklum orang-orang dari Negara seperti Eropa, Amerika, Jepang sangat memperhatikan kualitas. Sebab jika tidak berkualitas maka tentu tidak diterima oleh pasar. Kualitas disini adalah sesuatu yang dibutuhkan konsumen. Itulah sebabnya produk-produk yang dihasilkan negara tertentu harus memperhatikan kualitas. Saya teringat dengan motor anak saya, motor lama buatan Jepang yaitu Honda. Motor ini bertahan sampai sekarang. Besi-besinya sangat berkualitas. Inilah kualitas. Ya seperti tidak nyambung tetapi saya sekadar hubungkan dengan kualitas.
Saya tidak tahu tas ini ketika dipakai oleh seorang ibu, bertahan berapa tahun. Namun umumnya tas berkualitas bertahan dalam waktu relatif lama. Pengalaman saya membeli baju lengan pendek di Carrefour pada beberapa tahun yang lalu, saat baru di buka Carrefour di TMII, saya membeli baju di sana, dan luar biasa baju itu bertahan sampai sekarang. Keraknya masih bagus. Biasanya kerak baju cepat rusak tetapi baju satu ini kualitasnya berbeda dengan yang lain.

2. Tas Victoria Becham

Tas ini sangat mewaah. Mereka yang punya tas ini tentu penampilannya mungkin seperti Vitoria Becham. Pokoknya tas ini aku suka. Namun yang pasti harganya mahal. Saya cukup melihat dan membicarakannya disini, silakan yang punya duit lebih dapat mmbeli tas ini.

3. Tas Coach

Tas ini cocok bagi wanita eksekutif. Ha ha ha. Harganya mahal maka saya kategorikan ini cocok bagi wanita pengusaha atau isteri pengusaha. Nama Tas ini mungkin disessuaikan dengan nama Perusahan yaitu Coach Inc. Negara asal tas ini yaitu Amerika Serikat. Tas ini diperkirakan sudah tersebar ke berbagai belahan dunia tetapi tidak membelah dunia. Maksudnya tas ini sudah tersebar luas ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tas ini aslinya sangat mahal. Harganya silakan cek di situs online. Tetapi hati-hati juga, bisa jadi ada tiruan tas Coach.

4. Tas Christian Dior (Dior)

Saya berkata wau untuk tas ini. Harganya juga wau. Wanita yang mau berpenampilan kren dan terkenal bisa menggunakan tas ini. Ketika saya mencoba mengidentifikasi di wilayah saya nampaknya belum ada teman-teman saya yang belum memiliki tas ini. Maksudnya teman-teman yang seprofesi dengan saya. Walaupun tidak punya tas ini tetap bersemangat mengajar. Semangat mengajar tidak ditentukan oleh merek tas. Tapi boleh jadi mereka(teman-teman pendidik) yang memiliki tas ini efektif mempengaruhi semnagta mengajar, memeriksa soal dan membimbing mahasiswa. Ini hanya dugaan, perlu ada penelitian. Sejauh mana pengaruh dosen memiliki tas Christian Dior Terhadap Semangat Mengajar.
Saya bayangkan berapa lama harus mengumpulkan duit untuk membeli tas ini. Tetapi tidak mustahil seorang dapat memiliki tas ini.

5. Tas Louis Vuitton

Tas ini juga sangat baik bila dimiliki oleh perempuan. Dari sisi bentuk dan warna saya menyukai tas ini. Namun dari segi kantong sangat mahal. Ya namanya tas berkualitas dunia. Jadi, kalau ada yang mau membeli tas ini silakan saja. Siapa tahu dengan membeli tas ini ada semangat atau antusius mengajar menjadi lebih tinggi.
Selanjutnya sejumlah tas dengan merek terkenal dunia seperti:
Tas Michael Kors, Hermes, Chanel, Bottega, Long Champ, Ferragamo, Givenchy, Valentino, Celine, Furla, Bonia, Gucci dan lain-lain.

Tulisan di atas hanya sekadar memperkenalkan tas-tas bermerek internasional yang mungkin beredar di wilayah kita, dalam hal ini di toko-toko tas, toko-tok tas ini ada yang offline dan online. Silakan cek sendiri dan jika ada uang silakan membelinya. Namun harus mempertimbangkan aspek urgensitas. Apa urgennya memiliki tas yang bermerek dunia. Mungkin dosen-dosen atau ketua yang sering mengadakan perjalanan bersifat internasional, yaitu pertemuan-pertemuan internasional maka bisa saja bermimpi atau mewujudkan mimpinya untuk memiliki tas-tas bermerek dunia. Saya yakin bahwa sudah ada teman-teman guru ataupun dosen, bahkan ketua Sekolah Tinggi sudah ada yang memiliki tas bermerek dunia, dan hendak menambah lagi koleksi merek-merek terkenal lainnya. Misalnya tas bermerek dari negara Amerika, Jepang, Italia, Prancis, Jerman, Belanda dan negara-negara lain.
Sangat penting untuk memiliki tas yang menopang berlangsungnya kativitas para pemimpin pada satuan pendidikan seperti kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan pada perguruan tinggi yang berbentuk universitas dan Institut dengan pemimpin yang disebut Rektor, sementara perguruan tinggi yang berbentuk Sekolah Tinggi, pemimpinnya disebut Ketua. Masing-masing punya peluang untuk memiliki tas yang disebutkan di atas.
Pertemuan-pertemuan yang diikuti pemimpin perguruan tinggi selain yang bersifat internasional, ada pula dalam skala nasional dan perwilayah seperti propinsi dan kabupaten. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, para pemimpin membutuhkan tas. Tas tersebut digunakan untuk mengisi berkas-berkas yang penting yang menyangkut perjalanan dinas dan pribadi.

Intinya tas menjadi alat yang diperlukan oleh setiap orang, khususnya para pemimpin perguruan satuan pendidikan, para guru baik baapak guru maupun ibu guru serta para bapak-bapak dosen dan ibu-ibu dosen memerlukan tas.

Bila beli tas di luar negeri tentu menggunakan penerbangan yang tidak sulit. Seperti perjalanan Amerika Serikat Ke Jakarta dan Jakarta Amerika, dan beberapa penerbangan luar negeri. Tiket pesawat bisa dapat yang sedang promo diskon.
Salam perjuangan

Thursday, September 13, 2018

Alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran

Alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran
Apa saja alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran
Alat-alat pembelajaran berarti lebih dari satu. Itu berarti kita dapat menjadikan alat-alat hasil produk orang lain untuk kemudian dipakai dalam menopang terlenggaranya proses pembelajaran yang mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Efektivitas pembelajaran adalah pencapaian hasil belajar yang terjadi dalam diri peserta didik. Hasil belajar yaitu perubahan –perubahan yang terjadi dalam diri peserta didik dalam ranah tiga kecapan yang biasa dikenal dengan kecakapan:
1. Kognitif
2. Afektif
3. Psikomotorik
Tiga kecakapan di atas menjadi tujuan pembelajaran dari setiap materi pelajaran (pada tingkat satuan pendidikan seperti: SD, SMP, SMA/SMK), mata kuliah (di tingkat perguruan tinggi). Dengan demikian proses pembelajaran adalah usaha terstruksur untuk perubahan tiga ranah dalam diri peserta didik.
Tiga ranah tersebut di atas ditandai dengan indikator-indikator dari tingkat perubahan dari tiga ranah tersebut dalam diri peserta didik. Artinya perubahan tersebut dimulai dari tingkat sederhana sampai tingkat yang lebih tinggi. Konkritnya dijelaskan sebagai berikut. Peserta didik yang mengalami perubahan pada kemampuan kognitif dimuali dari kemampuan mengetahui (pengetahuan), kemampuan memahami (pemahaman), kemampuan menerapkan (penerapan), kemampuan menganalisis (analisis), dan kemapuan sintesis (sintesis), kemampuan menilai (penilaian). Dalam dimensi kognitif pada bagian ini peserta didik mengalami perubahan pengetahuan dari tingkat pengetahuan sampai pada tingkat kemampuan yang tertinggi yaitu kemapuan anak untuk menilai.


Penjelasan untuk perubahan konitif peserta didik dalam pengalaman belajar dapat dibaca dalam deskripsi berikut ini.

Tingkat Pengetahuan:

Peserta didik yang mengalami belajar pada tingkat pengetahuan menunjukkan kemampuan dengan beberapa kemampuan yang dapat diukur seperti: mampu mengutip, menyebutkan, menjelaskan, menggambar, membilang, mengidentifikasi, mendaftar, menunjukkan, memberi label, memberi indek, memasangkan, menamai, menandai, membaca, menyadari, menghafal, meniru, mencatat, mengulang, mereproduksi, meninjau, memilih, menyatakan, mempelajari, mentabulasi, memberi kode, menelusuri.

Tingkat Pemahaman:

memperkirakan, mengkategorikan, mencirikan, merinci, merinci, mengasosiasikan, membandingkan, menghitung, mengkontraskan, mengubah, mempertahankan, menguraikan, menjalin, membedakan, mendiskusikan, menggali, mencontohkan, menerangkan, mengemukakan, mempolakan, memperluas, menyimpulkan, meramalkan, merangkun, menjabarkan.

Tingkat Penerapan:

Memproses, menyusun, melakukan, memecahkan, mensimulasi, menyusun, mengaitkan, meramalkan, melaksanakan, mengonsepkan, mempersoalkan, menyelidiki, mengadaptasi, menggali, melatih, menilai, menggunakan, menggambarkan, Menugaskan, mengurutkan, menentukan, menerapkan, menyesuaikan, memodifikasi, mengklasifikasi, membangun, mengurutkan, membiasakan, menentukan

Tingkat Analisis

Menganalisis, mengaudit, memecah, menegaskan, mendeteksi, mendiagnosis, menyeleksi, memerinci, menominasikan, mendiagramkan, mengorelasikan, merasionalkan, menguji, mencerahkan, menjelajah, membagankan, menyimpulkan, menemukan, menelaah, memaksimalkan, memerintahkan, mengedit, mengaitkan, memilih, mengukur, melatih,mentransfer.
Tingkat Sintesis:

Mengabstraksi, mengatur, menganimasi, mengumpulkan, mengkategorikan, mengode, mengombinasikan, menyusun, mengarang, membangun, menghubungkan, menciptakan, mengkreasikan, mengoreksi, merancang, merencanakan, mendikte, meningkatkan, memperjelas, membentuk, merumuskan,menggeneralisasi, menggabungkan, memadukan, membatas, menampilkan, menyiakan, merangkum, merekonstruksi.

Tingkat Penilaian (Kemampuan menilai)

Membandingkan, menyimpulkan, menilai, mengkritik, menimbang, memutuskan, memisahkan, memprediksi, memperjelas, menugaskan, menafsirkan, mempertahankan, memerinci, mengukur, merangkum, membuktikan, mendukung, memfalidasi, mengetes, mendukung, memilih, memproyeksi.

Berikut contoh daftar kata kerja operasional ranah afektif:;
Kemampuan Afektif:

Pada kemampuan afektif, efektivitas pembelajaran itu dimulai dengan beberapa indikator dalam ranah afektif yang dimulai dari kemampuan peserta didik dalam hal: menerima, menanggapi, menilai, mengelola, menghayati. Di mana dalam ranah afektif, peubahan peserta didik dalam ranah afektif dimulai dari tingkat yang lebih rendah dari afektif yaitu dari kemampuan menerima sampai pada tingkat yang lebih tinggi yaitu kemampuan peserta didik dalam hal menghayati. Setiap bagian dari ranah afektif dijelaskan sebagai berikut.
Menerima:

Kemampuan menerima ditandai dengan kemampuan dalam hal: memilih, mempertanyakan, mengikuti, memberi, menganut, mematuhi, meminati. Kata-kata ini dapat digunakan untuk mengetahui perubahan afektif peserta didik dalam perubahan afektif pada aspek menerima.
Menaggapi

Pada kemampuan tahap menanggapi, indikator yang dapat dipakai untuk mengukur ketercapaian kemampuan peserta didik dalam aspek menanggapi dapat dilihat dalam indikator: kemapuan peserta didik dalam sikap menolak, mengatakan, memilih, melaporkan, membantu, menjawab, mengajukan, mengompromikan, menyenangi, menyambut, mendukung, menyetujui, menampilkan. Kata-kata ini menunjukkan bukti ketercapaian atau efektivitas dalam bagian kemampuan peserta didik dalam hal menanggapi.

Menilai

Kemapuan tahap ketiga dari afektif yaitu pada taraf kemampuan peserta didik untuk menilai. Indikator kemampuan menilai pada peserta didik dapat diperhatikan dalam kemampuan mewujudkan kata-kata operasional dari menilai yaitu: mengasumsikan, meyakini, melengkapi, meyakinkan, memperjelas, memprakarsai, mengimani, mengundang, menggabungkan, memperjelas, mengusulkan, menekankan, menyumbang

Mengelola

Mengelola merupakan taraf keempat dari perubahan pada ranah afektif peserta didik. Indikator dari kemampuan mengelola dapat diperhatikan dari indikator dari kata kerja mengelola seperti: menganut, mengubah, menata, mengklasifikasikan, menombinasikan, mempertahankan, membangun, mengelola, menegisasikan, merembuk. Bila peserta didik menunjukkan kemampuan ini maka tercapailah tujuan pembelajaran pada ranah afektif,
Menghayati
Menghayati merupakan kemampuan terakhir atau tingkat tertinggi dari ranah afektif. Indikator yang menunjukkan pencapaian ini yakni kemampuan peserta didik dalam hal:
Mendengarkan, perubahan perilaku yang baik/ berakhlak mulia, berakhlak mulia, mempengaruhi, mendengarkan, mengkualifikasikan, melayani, menunjukkan, membuktikan, memecahkan.

Ranah Psikomotorik

Perubahan pada ranah psikomotorik/ketrampilan peserta didik dimulai dari ketrampilan yang rendah sampai pada tingkat tinggi, yaitu dimulai dari meniru sampai pada taraf tertinggi yaitu pengalamiahan. Masing-masing pokok dijelaskan sebagai berikut.

Peniruan

Peniruan merupakan perubahan ketrampilan pada kategori ketrampilan biasa yang ditandai dengan beberapa indikator, yaitu: kemampuan peserta didik dalam ketrampilan mengaktifkan, meneysuaikan, menggabungkan, meramal, mengatur, mengumpulkan, menimbang, memperkecil, membangun, mengubah, memposisikan, mengkonstruksi.
Memanipulasi
Memanipulasi merupakan tingkat ketrampilan level kedua dari kecakapan psikomotorik. Kemampuan memanipulasi ditandai dengan indikator: kecakapan peserta didik dalam: mengoreksi, mendemonstrasikan, merancang, memilah, melatih, memperbaiki, mengidentifikasikan, mengisi, menempatkan, membuat, memanipulasi, mencampur Artikulasi
Level ketiga dari kecapan psikomotorik peserta didik yaitu ketrampilan dalam hal mengartikulasi (artikulasi). Indikatornya: kemampuan anak dalam hal mengalihkan, menggantikan, memutar, mengirim, memindahkan, mendorong, menarik, memproduksi, mencampur, mengoperasikan, mengemas, membungkus
Pengalamiahan
Level ke-4 dari ketrampilan peserta didik yaitu pengalamiahan dengan indikator-indikator: mengalihkan, mempertajam, membentuk, memadankan, menggunakan, memulai, menyetir, menjeniskan, menempel, mensekta, melonggarkan, menimbang.
Alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran
Alat yang dimaksud disini adalah hasil teknologi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Sedangkan proses pembelajaran adalah interaksi timbal balik (interaksi dua arah) antara pendidik: Guru/dosen dengan peserta didik/mahasiswa. Interaksi antara peserta didik dengan sesama peserta didik dalam suasana pembelajaran secara tatap muka di ruang kelas ataupun ruang kuliah.
Alat-alat Penopang Efektivitas proses pembelajaran dapat dirinci sebagai berikut:
1. Meja

Meja belajar dan meja guru atau dosen juga ikut menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. Ada beragam meja guru. Ada meja lipat laptop, Kursi belajar dan meja Amos, Boston Map-1.
Meja Belajar yang ok dari Fortuner

2. Kursi

Kursi Peducure, Kursi Momo, Kursi Salon Missi, Kursi Putar Prada, Kursi Osaka GSA, DCB - 03, DMB-03, Boston Map-1, Echool, Keiko, Manabu, BVC-2, Bistro 3 K adalah kursi belajar anak Minimalis, Kursi Kuliah Donati Xanktos ST atau yang sering disebut Donati. Bentuknya sangat bagus. Bila dipakai dalam ruang kuliah akan menambah semangat dalam perkuliahan, Bila kita mau pakai kursi Kuliah Donati kita dapat melihat secara online dan memesannya. Pembayarannya bisa dilakukan melalui transfer ATM maupun melalui Kartu Kredit. Namun tentunya tidak ke saya tetapi kepada pemilik atau mereka yang menjual kursi kuliah Donati. Kita juga bisa memesan Kursi Jati Jepara.
Ada pula kursi kuliah yang terkenal yaitu Yamato MND Plus dan Yamato MBD Plus.
Kini kita bisa memesan bermacam-macam model kursi kuliah, seperti: Kursi Kuliah Chitose, Kursi Kuliah Savelo, Kursi Kuliah Indachi, Kursi Kuliah Tiger, dll Pokoknya banyak pilihan kursi kuliah yang dapat kita beli sesuai dengan kemampuan keuangan kita.
3. Kursi Kantor: Kursi Kantor Staf Hydrollyx
4. Spidol
5. White Board
6. Internet/Wifi. Kita dapat menggunakan salah satu layanan WiFi seperti Indihome, Bold, Bila tida dalam bentuk Wifi maka kita bisa menggunakan kartu paket data untuk internet dari: Telkomsel, Axis, Trigi, Kartu Perdana XL dengan Kuota seperti 240 GB, XL Super Ngobrol dll.
7. Komputer
8. Laptop.
Laptop juga merupakan salah satu alat efektivitas proses pembelajaran. Kini tersedia berbagai model atau merek laptop. Misalnya merek laptop yang kita kenal seperti Hp, Lenovo, dll.
9. Flashdisk: Ada ragam flashdisk, ada yang Hp, Samsung, Toshiba. Daya tampungnya juga berbeda-beda. Mulai dari 2 GB sampai 128 GB atau yang lebih tinggi lagi. 138 GB itu saya ambil patokannya dari yang saya lihat di Internet yaitu Flashdisk Samsung.
10. Camera
Kita bisa membeli camera dari 9 pilihan camera berikut ini:
a) Kamera Saku atau Compact Camera
b) Bridge Camera
c) Kamera Mirrorless
d) Kamrea Aksi
e) Kamera Digital Single Lens Reflex
f) Kamera Video
g) Kamera Medium Format
h) Boutique Camera

11. Website Sekolah dan Dosen

Setiap sekolah mesti memiliki website. Website dapat menjadi alat yang lebih efektif dalam mempromosikan sekolah ke berbagai pihak, seperti pengguna jasa sekolah yaitu para orang tua yang hendak memasukan anaknya pada sekolah yang dikehendaki orangtua atau anak. Di sini website menjadi sedemikian penting. Website dapat dipakai untuk mewujudkan efektivitas proses pembelajaran. Bahan-bahan guru maupun dosen dapat di simpan dalam website sekolah, ketika terjadi proses pembelajaran, guru atau dosen dapat menggunakannya di kelas atau ruang kuliah.

Selain itu para dosen dapat memiliki website secara kelompok dengan memanfaatkan platform Wordpress.Org. Jika keuangan guru dan dosen memungkinkan maka dapat membeli situs atau website. Para guru maupun dosen dapat memesannya di jasa pembuat website. Pilihlah Jasa pembuat website yang profesional, cek alamat penyedia jasa pembuatan website. Perhatikannya juga loading websitenya. Ingat banyak yang menggunakan wordpress untuk pembuatan blog dosen. Berapapun dosen, kapasitas sangat memadai untuk membuat blog dosen. Carilah jasa pembuatan website dari Platform Wordpress. Penggunaan WP juga ramah dengan mesin pencari Google. Beberapa weblog saya berbasis WP terindeks google dapat halaman 1 bahkan 2 di 10 besar google dengan kata kunci yang saya pakai. Jadi, silakan membuat website dengan domain dan hosting Wordpress.

12. Jam dinding

a. Jam diding antik
b. Jam dinding kuno
c. Jam dinding
d. Jam didinding Seiko
e. Jam dinding Digital
f. Jam dinding Unik
Jenis jam di atas dapat dibeli dan difariasikan dalam pemasangan di ruang kuliah. Tentu pemasangan jam dinding dengan ragam jenis,misalnya jam dinding antik dengan kuno, pasti memberi nuansa ruangan yang berbeda. Raunga telihat tertata dengan baik.
Efektivitas alat-alat tersebut di atas bergantung bagaimana manusia (pendidik dan peserta didik) menggunakannya secara baik untuk mencapai perubahan dalam tiga ranah yang menjadi tujuan pembelajaran dari setiap materi pelajaran atau mata kuliah. Berdasarkan tujuan tersebut seluruh alat yang dimiiki diberdayakan untuk mencapai tujuan tersebut. Bila tujuan ini tercapai maka terpenuhilah efektivitas proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran selalu ada kendala dan berdasarkan kendala itu ada konsep dan alat untuk mengatasi masalah tersebut. Konsep tentang alat-alat penopang efektivitas pembelajaran mesti dipikirkan oleh setiap pendidik. Misalnya ruang belajar yang panas tentu mengganggu kenyamanan dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini guru berada dalam pergumulan kosep dan penggunaan alat. Artinya guru bisa menciptakan alat mengusir udara panas dari ruang belajar maupun ruang kuliah, tetapi bila guru dan dosen tidak mampu mengusir udara panas dari ruang belajar atau ruang kuliah maka guru tinggal memanfaatkan alat teknologi yang sudah ada seperti membeli kipas Angin atau AC untuk dipakai mengusir udara panas/mendinginkan ruang belajar atau kuliah. Bila guru atau dosen tidak berdaya karena masih berjuang dalam kemandirian finansial maka guru dapat mengusulkan ke sekolah agar sekolah menyediakannya.

Semoga bermanfaat

Wednesday, September 12, 2018

Efektivitas Media Pembelajaran

Efektivitas Media Pembelajaran
Mengapa membahas efektivitas Media Pembelajaran?
Bagian ini akan dijawab dalam artikel media pembelajaran dalam postingan ini. Namun harus disadari bahwa zaman ini zaman teknologi Media yang sangat canggih. Misalnya saja dalam pembelajaran di ruang kelas atau ruang kuliah, kita ingin agar tersedia media pembelajaran yang memberi kepuasan dalam pembelajaran. Ada proyektor-proyektor dengan segala merek yang menarik untuk dimanfaatkan dalam media pembelajaran. Salah satu yang saya suka adalah Android Mini Proyektor 4.4 OS.Mudah-mudahan kita gunakan dalam kelas. Sekarang kita masuk dalam artikel tentang definisi Media Pembelajaran dan beberap sub-sub terkait.

Penggunaan Media dalam proses Pembelajaran tentu menopang efektivitas belajar yaitu terjadi proses perubahan kecakapan dalam diri peserta didik dalam tiga kecakapan, yaitu kecakapan kognitif,afektif dan psikomotorik.
Jadi, apa efektivitas media dalam proses pembelajaran? Jawaban atas pertanyaan ini kita mulai dengan mengidentifikasi beberapa pengertian tentang media pembelajaran yang diambil dari materi ajar Yonas Muanley berikut ini:

1. Kata media berasal dari bahasa Latin. Istilah media yang merupakan bentuk jamak dari medium secara harafiah berarti perantara atau pengantar. Pengertiannya sangat luas, maka kita batasi saja pada media yang digunakan sebagai alat dan bahan bahan kegiatan pembelajaran.
2. Media adalah alat komunikasi yang digunakan untuk membawa suatu informasi
3. Media adalah segala sesuatu yang dapat meyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan.
4. Media adalah segala bentuk dan saluran untuk proses transmisi informasi (pesan/pengajaran)
5. Media (medium) adalah tehnologi untuk menyajikan, merekam, membagi, dan mendistribusikan symbol dengan melalui rangsangan indra tertentu, disertai penstrukturan informasi.
6. Media (dalam lingkup pendidikan) adalah segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca, atau dibicarakan beserta instrument yang dipergunakan untuk kegiatan tersebut.
7. Media pendidikan diartikan sebagai media yang lahir sebagai akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk tujuan pembelajaran di samping guru, buku teks, dan papan tulis.
8. Media pendidikan (Gagne 1970) adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan mahasiswa yang dapat merangsang/mempengaruhi mahasiswa untuk belajar.
9. Media adalah saluran atau kendaraan yang membawa isi pelajaran kepada murid. Alat bantu tidak sepenuhnya menyalurkan pelajaran hanya bersifat pelengkap bagi media pengajaran, misalnya papan tulis, gambar, audiovisual, model, dan sebagainya.
10. Media pembelajaran (Briggs 1970) adalah sarana untuk memberikan perangsangan bagi si belajar supaya proses belajar terjadi.
11. Media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan/informasi
12. Media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang untuk belajar
13. Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar
14. Media adalah bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya
15. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar terjadi
16. Gagne dalam Sadiman et al (2008) menyatakan bahwa: Media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya dalam belajar.
17. Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat siswa sehingga terjadi suatu proses pembelajaran.
Berdasarkan 17 definisi media sebagaimana yang disebutkan di atas, Yonas Muanley menyimpulkan pengertian media pembelajaran sebagai berikut:
1. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan (pelajaran) serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan peserta didik/si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan, dan terkendali.
2. Media pembelajaran adalah alat komunikasi pembelajaran yang digunakan untuk meyampaikan pesan/materi pelajaran (definisi Tim AA: Applied Aproach)
Jadi, media pembelajaran adalah segala alat (apa saja) yang dapat digunakan guru/dosen untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik.

Berdasarkan definisi Media Pembelajaran tersebut di atas, saya sering menggunakan Media Pembelajaran seperti: Proyektor Infokus, Menjadikan Hp Android, proyektor 4.4 OS sebagai Media Pembelajaran. Menggunakan Laptop seperti Hp yang setia menemani tugas didaktik sejak beli laptop 2007 sampai 2o18 dan beberapa tahun ke depan, saya yakin Laptopku masih bisa menemani saya seebagai media Pembelajaran. Selain itu saya gunakan blogspot sebagai media Pembelajaran, UTS Online berbasis Blogspot.

Sekarang kita lanjut ke pokok berikutnya dari Media Pembelajaran.
Manfaat Media Pembelajaran

Ada banyak teori tentang manfaat atau fungsi media pembelajaran. Hal ini dapat diperhatikan dalam ragam sumber cetak maupun elektronik. Namun dalam weblog ini saya kemukakan beberapa manfaat dari Media Pembelajaran.
1. Media Pembelajaran berguna untuk memperjelas konsep. Pada bagian ini kita tahu bahwa tidak semua peserta didik memiliki pengalaman yang sama tentang dalam pokok-pokok pelajaran tertentu. Misalnya Ikan Hiu. Untuk memperjelas konsep tentang ikan Hiu maka seorang guru atau beberapa guru membawa ikan Hiu ke Kelas. Namun hal ini tidak mungkin. Guru tidak mampu menghadirkan ikan Hiu di Kelas, untuk itu guru menghadirkannya melalui pengalaman langsung, yaitu membawa peserta didik ke Ancol. Namun biaya ke Ancol sangat besar sehingga guru tidak mampu. Jika tidak mampu membawa peserta didik ke Ancol maka cukup bawa ikan Hiu ke kelas melalui gambar atau Video. Jadi, pada bagian ini nampak jelas bahwa media berguna untuk memperjelas konsep
2. Media pembelajaran bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra.
3. Media Pembelajaran bermanfaat untuk menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
4. Media Pembelajaran bermanfaat untuk memberi ruang kepada peserta didik agar peserta didik belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori & kinestetiknya.
5. Media Pembelajaran memberi manfaat dalam hal memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman & menimbulkan persepsi yang sama.
Menurut Prof . Dr. Yusufhadi Miarso,
1. Media mampu memberikan rangsangan yang bervariasi kepada otak kita, sehingga otak kita dapat berfungsi secara optimal (belahan otak: kiri dan kanan) 2. Media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik. Pengalaman peserta didik itu berbeda-beda.
3. Media dapat melampaui batas ruang kelas. Banyak hal yang tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik karena berbagai factor, misalnya: Objek terlalu besar (Candi, Stasiun, dan lain-lain), objek terlalu kecil untuk diamati, gerakan-gerakan yang terlalu cepat dan sulit ditangkap mata biasa (kepakan sayap burung dll).
4. Media memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dan lingkungannya
5. Media menghasilkan keseragaman pengamatan
6. Media membangkitkan keinginan dan minat baru
7. Media membangkitkan motivasi dan merangsang untuk belajar
8. Media memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar mandiri, pada tempat dan waktu serta kecepatan yang ditentukan sendiri
9. Media mampu meningkatkan efek sosialisasi, yaitu dengan meningkatkannya kesadaran akan dunia sekitar.
10. Media dapat meningkatkan kemampuan ekspresi diri pendidik dan peserta didik. Hubungan Media dengan Teori Belahan Otak
1. Belahan otak kanan
Belahan otak kanan yang ada pada setiap orang, khususnya peserta didik berfungsi untuk:
a. Menjadi tempat kedudukan pikiran visual, emosional, holistic, fisikal, spatial, dan kreatif.
b. Belahan otak kanan mengontrol tindakan.
c. Kemampuan intuisi
d. Kemampuan daya tanggap
e. Kemampuan daya imajinasi
f. Kemampuan kesadaran luas/mendalam
g. Kemampuan bawah sadar berpikir subjektif dengan suara batin


2. Belahan otak kiri dengan fungsi:

Belahan otak kanan yang ada pada setiap orang, khususnya peserta didik berfungsi untuk:
a. Menjadi tempat kedudukan pikiran yang bersifat verbal, rasional, analitikal, dan konseptual
b. Belahan otak kiri berfungsi mengontrol wicara
c. Kemampuan dalam proses logis deduktif
d. Kemampuan dalam intelektual
e. Kemampuan akan kesadaran yang berhubungan dengan pancaindera berpikir objektif dalam pengelolaan situasi kondisi luar.
Kedua belahan otak (kiri dan kanan) tidak dapat dominan secara serentak pada saat yang bersamaan. Ransangan pada salah satu belahan otak saja secara berkepanjangan akan menyebabkan ketegangan. Karena itu, dalam proses pembelajaran kedua belahan otak perlu dirangsang bergantian dengan rangsangan audio-visual .
Praktik Penggunaan Media
Dalam salah satu topik dari buku Menyemai Teknologi Pendidikan, Yusufhadi Miarso menjelaskan Pedoman Umum Penggunaan Media dalam Proses Pembelajaran dengan keterangan yaitu sering guru atau dosen melakukan beberapa hal berikut:
1. Memberi kuliah tanpa menggunakan media
2. Pendidik mulai menggunakan media yang dikembangkan sendiri
3. Pendidik menggunakan media yang telah tersedia
4. Pendidik berbagi tugas dengan media, misalnya media untuk presentasi bahan kuliah (bila mhs), sedangkan dosen membina jalannya pembelajaran
5. Terjadi belajar (mandiri, individual, dan lain-lain) dengan menggunakan media
. Selanjutnya Yusufhadi Miarso juga menyatakan bahwa dalam Pola/pedoman Umum Penggunaan Media dalam Proses Pembelajaran berlaku apa yang disebut dengan Pedoman umum penggunaan media sebagai berikut:

1. Guru atau dosen mesti mengetahui bahwa tidak ada suatu media yang terbaik untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Masing-masing jenis media mempunyai kelebihan dan kekurangan. Disarankan menggunakan media secara kombinasi dua atau lebih media akan mampu membantu tercapainya tujuan pembelajaran. 2. Guru dan dosen mesti memperhatikan prinsip penggunaan media berdasrkan tujuan. Artinya Penggunaan media harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
3. Guru dan Dosen mesti menyadari bahwa penggunaan media harus mempertimbangkan kecocokan cirri media dengan karakteristik materi pelajaran yang disajikan.
4. Penggunaan media harus disesuaikan dengan bentuk kegiatan belajar yang akan dilaksanakan seperti belajar secara klasikal, belajar dalam kelompok kecil, belajar secara individual, atau belajar mandiri.
5. Penggunaan media harus disertai dengan persiapan yang cukup seperti mempreview media yang akan dipakai, mempersiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan di ruang kelas sebelum pelajaran dimulai dan sebelum peserta masuk. 6. Peserta didik perlu disiapkan sebelum media pembelajaran digunakan agar mereka dapat mengarahkan perhatian pada hal-hal yang penting selama penyajian berlangsung
7. Penggunaan media harus diusahakan agar senantiasa melibatkan partisipasi aktif peserta (Diambil dari bahan Ajar Teknologi dan Media Pendidikan oleh Yonas Muanley)

Menurut Yusufhadi Miarso (2004:462-465) sbb:

1. Media Penyaji
2. Media Objek
3. Media Interaktif

Penjelasan Berbagai Media yang disebutkan di atas

1. Media Penyaji terdiri dari:

1.1. Media Visual Diam:

1. Grafis : media grafis dibuat melalui proses gambar
2. Bahan cetak: media bahan cetak mempunyai symbol huruf dan angka
3. dan gambar diam: media gambar diam dibuat melalui proses fotografi

Ketiga media di atas dikelompokkan menjadi satu karena ketiga-tiganya memakai bentuk penyajian yang sama, yaitu visual diam, dan kesemuanya memperagakan pesan yang disampaikan secara langsung. Ketiga-tiganya sering digunakan bersama-sama dalam bentuk cetakan maupun alat peraga seperti poster-poster sampai buku-buku teks.
Implikasi dalam proses pembelajaran PAK (penyampaian isi PAK) melalui media: 1. Grafis : cari gambar, buat gambar sesuain isi PAK
2. Bahan cetak : Buku-buku PAK, tulis buku-buku Pendidikan Kristen. Misalnya Kurikulum Sekolah Minggu, dll
Gambar diam : pakai kamera yang tersedia, foto objek-objek yang relevan dengan isi PAK. Miliki kamera, hp yg punya fasilitas camera utkdipakai mengambil gambar yg cocok dengan materi PAK

1.2. Media Proyeksi Diam:

1. Film bingkai (slide)
2. Film rangkai (filmstrip)
3. Transparansi
4. Proyektor pantul (opaque projector)

Melalui media ini, informasi yang disampaikan dalam 3 dari lima bentuk informasi dasar, yaitu: gambar, cetakan, dan grafik garis.
Implikasi dalam proses pembelajaran PAK. Media di atas dapat dipakai jika tersedia di tempat pelaksanaan proses pembelajaran PAK dan atau dapat diusahakan sendiri bila sudah melewati nyanyian umar Bakrie (alias ada uang yang cukup)

1. Film bingkai (slide)
2. Film rangkai
3. Transparansi
4. Proyektor pantul

1.3. Media Audio:

Media yang hanya menyalurkan pesan/informasi dalam bentuk bunyi.
Bahan audio yang paling umum dipakai dalam mengajar adalah:
1. Rekaman dalam bentuk pita dan piringan hitam
2. Media audio yang disalurkan melalui telekomonikasi yang juga dipakai dalam pendidikan, yaitu: radio dan telepon, serta hand phone.
Radio: memiliki sejarah yang panjang dalam siaran pendidikan Telepon: baru saja digunakan dalam pendidikan melalui kuliah jarak jauh (telelecture) atau tehnik jaringan penerimaan yang diperluas.
Hp. Pendidikan: pernah dipakai dalam proses pembelajaran (dari Belanda ke Indonesia).
Media Audio + media visual diam: merupakan kombinasi rekaman audio dan bahan-bahan visual diam. Contoh film rangkai suara, yang biasa menggunakan rekaman yang disinkronisasikan dengan gambar pada film rangkai.

1.4. Gambar Hidup (Film):

Media presentasi yang paling canggih adalah media yang dapat menyampaikan lima macam bentuk informasi: gambar, garis, symbol, suara dan gerakan. Media itu ialah gambar hidup (film) dan telivisi/video.

Televisi

Televisi memberikan penyajian yang serupa dengan film tetapi menggunakan proses elektronis dalam merekam, menyalurkan, dan memperagakan gambar.
Macam-macam TV siaran:
1. TV untuk siaran
2. TV untuk siaran terbatas
3. papan tulis jarak jauh (telewriting) yang kurang dikenal

1.5. Multimedia

Multi Media adalah penggunaan lebih dari satu media/menggunakan berbagai media di dalam menyampaikan pesan/isi pelajaran.
3. Media Objek

Media objek meliputi dua kelompok, yaitu:
Objek yang sebenarnya dan objek pengganti
2.1. Objek yang sebenarnya
Objek yang sebenarnya dapat dibagi menjadi
1. Objek alami
Objek alami terdiri atas objek yang hidup dan yang tidak hidup. Objek alami adalah segala sesuatu yang terdapat di alam dan mengandung informasi bagi kehidupan, termasuk misalnya batuan dari bulan yang berhasil dalam ekspedisi ke bulan.
Realita : Benda nyata yang digunakan sebagai bahan belajar
2. Objek-objek bauatan.
Objek-objek buatan manusia, misalnya gedung-gedung dan bangunan-bangunan lain, mesin-mesin, alat-alat, mainan, alat-alat komunikasi, jaringan transportasi, dan semua benda yang dibuat manusia untuk keperluannya.
2.2. Media objek pengganti
Media objek pengganti adalah benda-benda yang dibuat untuk mewakili atau menggantikan benda-benda sebenarnya. Karena itu jenis media ini juga disebut objek pengganti.
Objek pengganti banyak dikenal dengan nama:
Replica. Replika adalah suatu reproduksi statis suatu objek dengan ukuran yang sebenarnay.
Model. Model adalah sebuah reproduksi yang kelihatannya sama tetapi biasanya diperkecil atau diperbesar dalam skala tertentu dan seringkali mempunyai bagian-bagian yang bergerak menurut pola benda yang sesungguhnya. Atau model adalah benda tiga dimensi yang merupakan representasi dari benda sesungguhnya
3. Media Interaktif.
Media Interaktif adalah perpaduan media penyaji dan media objek yang berlangsung secara interaktif. Dalam hal ini karakteristik terpenting kelompok adalah peserta kelompok tidak hanya memperhatikan penyajian atau objek, tetapi dipaksa untuk berinteraksi selama mengikuti pelajaran

Tim Appllied Aproach (AA) dari Universitas Negeri Solo merumuskan klasifikasi media pembelajaran sbb:
1. Media yang tidak diproyeksikan
2. Media yang diproyeksikan
3. Media Audio

Media Video Format media yang memanfaatkan tabung katoda/LCD untuk menayangkan pesan dalam bentuk animasi dan film.

1. Media Multimedia berbasis computer
2. Multimedia kit.
Media tidak diproyeksikan:
1. Realia: benda nyata yang digunakan sebagai bahan belajar
2. Model: benda tiga dimensi yang merupakan representasi dari benda sesungguhnya
3. Bahan grafis: gambar atau visual yang penampilannya tidak diproyeksikan
4. Display: bahan pameran/display yang penggunaannya dipasang di tempat tertentu
Media yang diproyeksikan:
OHP (Over Head Projector): alat untuk memproyeksikan gambar atau tulisan pada transparansi film
Slide Projector: alat untuk memproyeksikan gambar atau tulisan pada film positif

Media Audio:

Berbagai cara untuk merekam dan menyampaikan suara untuk suatu kompetensi/tujuan pembelajaran (media dengar)
Media Berbasis Komputer:
Media yang dioperasikan melalui computer, yang biasa dikenal sebagai perangkat lunak (software)

suatu saat bsa membuat Media Pembelajaran berbentuk sepatu-sepatu kulit seperti Bucery, dan sepatu Adidas, ikat pinggang dll.
Sebagian dari Bahan Ajar Teknologi dan Media Pembelajaran: Oleh Yonas Muanley

Semoga bermanfaat