![]() |
| Advertisement |
Dosen yang Eksis melalui Blog Free ke Website Profesional Berbasis Custom Domain Blogspot
Pengalaman saya membangun blog dimulai dari pemanfaatan Blogspot sebagai media gratis untuk menulis bahan ajar. Artikel, modul, dan refleksi pembelajaran yang saya buat jumlahnya sangat banyak dan kini tersebar luas di mesin pencari. Tanpa disadari, blog-blog tersebut menjadi jejak akademik digital yang terus hidup dan dimanfaatkan oleh banyak pembaca.
Pada tahap awal, blog saya gunakan murni sebagai media pendukung pembelajaran. Namun seiring waktu, Blogspot berkembang menjadi ruang eksperimentasi pedagogis, inovasi pembelajaran, dan aktualisasi diri sebagai dosen.
Blogspot sebagai Media Bahan Ajar Online
Integrasi Blog dalam Proses Mengajar
Ketika saya dipercayakan mengampu mata kuliah Entrepreneur, saya mencoba mewujudkan ide-ide pembelajaran secara nyata melalui Blogspot. Bahan ajar online yang saya buat tidak hanya berfungsi sebagai materi bacaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembelajaran aktif.
Blogspot saya gunakan secara langsung dalam proses perkuliahan, diskusi, penugasan, bahkan ujian. Mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen materi, tetapi juga diajak berpikir kritis terhadap konten digital yang mereka akses.
Dari Gratis menjadi Bernilai Tambah
Tidak sedikit dosen yang merasa gengsi menggunakan Blogspot karena bersifat gratis. Namun pengalaman mengajar mata kuliah entrepreneur justru mengajarkan bahwa sesuatu yang gratis dapat diolah menjadi bernilai tambah apabila dikelola dengan visi, konsistensi, dan kreativitas.
Dalam konteks ini, Blogspot menjadi contoh nyata bahwa keterbatasan platform tidak membatasi kualitas pembelajaran.
Dari Blog Pembelajaran ke Website Mutu Perguruan Tinggi
Pengalaman Digital sebagai Modal Kepemimpinan Mutu
Pengalaman panjang mengelola blog pembelajaran menolong saya ketika dipercayakan menjadi Ketua Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Sekolah Tinggi Teologi IKSM Santosa Asih. Berbekal kemampuan teknis dan pedagogis, saya membangun website SPMI berbasis Blogspot dengan custom domain.
Website SPMI tersebut dirancang dengan tampilan profesional, informatif, dan sistematis. Dari sisi visual dan fungsional, tampilannya tidak kalah, bahkan dalam beberapa aspek lebih baik dibandingkan website profesional yang dikelola secara konvensional.
Membangun Website Audit Mutu Internal (AMI)
Setelah mengikuti Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) dan mendapat amanah sebagai Ketua AMI, saya kembali memanfaatkan kompetensi yang dibangun dari Blogspot untuk membuat website khusus AMI. Website ini berfungsi sebagai pusat dokumentasi, informasi, dan komunikasi kegiatan audit mutu internal.
Nilai Pengabdian dan Identitas Lembaga
Lembaga kami mengusung karakter Kudus, Kasih, dan Kuat Iman. Nilai-nilai ini mendorong saya untuk membiayai sendiri pembuatan dan perpanjangan custom domain website SPMI dan AMI. Keputusan ini merupakan bentuk pengabdian pribadi demi keberlanjutan dan profesionalisme lembaga.
Saya memilih domain berekstensi .com karena lebih umum dan mudah dikenali, meskipun sebenarnya domain .ac.id lebih ideal secara institusional. Pertimbangan teknis dan administratif menjadi alasan rasional dalam pengambilan keputusan tersebut.
Website Profesional untuk Tridarma Perguruan Tinggi
Website Pribadi sebagai Ruang Tridarma
Dari pengalaman mengelola blog pembelajaran dan website institusi, saya kemudian membangun website profesional dengan alamat:
https://www.yonasmuanley.com
Website ini saya dedikasikan sebagai ruang pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Diseminasi Karya Ilmiah Bereputasi
Melalui website tersebut, saya mempublikasikan artikel-artikel ilmiah, termasuk karya yang terbit pada jurnal terindeks Scopus Q1 di bidang Teologi dan Pendidikan. Website pribadi ini menjadi media diseminasi ilmiah yang sah, terbuka, dan berkelanjutan.
Eksistensi Dosen di Era Digital
Memiliki weblog pembelajaran dan website profesional berbasis custom domain merupakan bentuk eksistensi dosen di era digital. Eksistensi ini tidak dibangun melalui simbol formal semata, tetapi melalui karya, konsistensi, dan kontribusi nyata.
Perjalanan dari Blogspot gratis hingga website profesional menunjukkan bahwa teknologi pendidikan bukan soal mahal atau murah, melainkan soal komitmen, visi, dan keberanian untuk memulai.
Penutup
Pengalaman ini menjadi refleksi bahwa Blogspot dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun kompetensi digital, kepemimpinan akademik, dan eksistensi dosen. Dari bahan ajar online, pembelajaran entrepreneur, website SPMI dan AMI, hingga website profesional Tridarma, semuanya berawal dari keberanian memanfaatkan platform gratis secara optimal.
Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan refleksi pengalaman akademik dan sintesis praktik teknologi pendidikan, penjaminan mutu, dan pengembangan profesional dosen.


0 comments:
Note: Only a member of this blog may post a comment.