Wednesday, July 24, 2019

Efektivitas Blended Learning Melalui Free Weblog

Efektivitas Blended Learning Melalui Free Weblog
Pada waktu saya membaca sebuah metode pembelajaran yang disebut metode pembelajaran masa depan yang sering dikenal dengan istilah Inggris "Blended Learning". Setelah saya mempelajari maka saya menemukan salah satu unsur blended Learning yaitu melalui pembelajaran online. Pembelajaran online dapat dilakukan melalui free weblog dengan platform "blogspot". Saya kemudian berpikir bahwa saya punya modal untuk itu yakni saya memiliki blog yang dirancang untuk pembelajaran online. Dengan demikian saya dapat menggunakannya atau mengkombinasikannya dengan pembelajaran online yang menjadi salah satu unsur dari "Blended Learning."
Dalam weblog, kita dapat mencantumkan apa yang disyaratkan dalam kurikulum Berbasis KKNI. Kurikulum berbasis KKNI adalah kurikulum yang memiliki spirit pembelajaran dari berpusat ke pendidik ke berpusat pada pesertadidik Pembelajaran yang berpusat kepada guru atau dosen lebih cocok menggunakan pembelajaran yang disebut dengan "Blended Learning" disingkat BL. Dalam metode pembelajaran masa depan ini dicampur unsur lama dan baru. Unsur lama yaitu pembelajaran tatap muka di kelas, pembelajaran mandiri dan pembelajaran online.





Bila hendak menggunakan free weblog sebagai salah satu unsur dari pelaksanaan pembelajaran masa depan atau BL, maka sebaiknya bahan-bahan yang hendak disampaikan secara online di blog ditata dengan menggunakan tombol navigasi. Alangkah baiknya menggunakan "Sitemap". Sitemap yang tentu dibuat dengan menggunakan kode HTML atau XML. Carilah kode sitemap yang Seo Friendly agar memdahkan untuk diakses secara baik oleh peserta didik melalui gadget seperti handphone. Selain itu gunakan template yang Responsif. Penggunaan template blog yang responsif memungkinkan blog dapat diikuti di handphone.
Efektivitas dari pemanfaatan weblog terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan metode blended learning yakni memudahkan peserta didik dapat mengakses dan mempelajari materi pelajaran secara mandiri tanpa dibatasi tempat dan waktu. Efektivitas dari sisi biaya juga sangat terjangkau, penggunaan blog bersifat free, pembayaran hanya pada wifi atau koneksi internet dan listrik. Dengan demikian blog efektif dipakai untuk pembelajaran BL.

Efektivitas Blended Learning Berdasarkan 5 Kunci

Efektivitas Blended Learning Berdasarkan 5 Kunci
Pembelajaran yang dilakukan harus mencapai hasil atau memiliki dimensi efektivitas. Efektivitas pembelajaran tentu bermaksud untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam efektivitas pembelajaran, ada metode pembelajaran. Salah satunya yakni metode pembelajaran campuran atau Blended Learning. Metode ini menurut Carman, ada lima kunci dalam melakukan pembelajaran dengan metode blended learning, yaitu:

1. Live Event. Yang dimaksud dengan live event dalam konteks blended learning disini yakni tatap muka langsung di waktu dan tempat seperti di ruang kelas, bisa juga waktu sama tetapi tempat berbeda seperti virtual classroom. Dengan kata lain Dalam pembelajaran yang menggunakan blended learning, salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan yaitu pembelajaran langsung atau tatap muka. Tatapmuka secara sinkronous dalam waktu dan tempat yang sama (classroom) ataupun waktu sama tapi tempat berbeda (seperti virtual classroom).






2. Self Pacell Learning atau belajar menuut kecepatan sendiri. Yang dimaksudkan disini yaitu upaya mengkombinasikan dengan pembelajaran mandiri (self-paced learning) yang memungkinkan peserta belajar belajar kapan saja, dimana saja dengan menggunakan berbagai konten (bahan belajar) yang dirancang khusus untuk belajar mandiri baik yang bersifat text-based maupun multimedia-based (video, animasi, simulasi, gambar, audio, atau kombinasi dari kesemuanya).

Bahan belajar tersebut, sekarang dapat disampaikan dalam berbagai bentuk media,antara lain: melalui blog yang bersifat online maupun melalui e-book yang dumuat secara online di situs.Yang dimaksud dengan belajar menurut kecepatan sendiri yaitu pembelajaran yang mengkombinasikan pembelajaran mandiri yang melaluinya peserta didik mendapat peluang untuk belajar kapan saja, dan di mana saja dengan menggunakan berbagai bahan belajar yang bersifat “text-based maupun multimedia-based seperti melalui video, animasi, simulasi, gambar, audio, atau kombinasi dari ragam media tersebut. Kini bahan belajar itu dimuat dalam website sehingga diunggah secara online.

3. Collaboration. Pembelajaran dilakukan dengan cara mengkombinasikan kolaborasi pengajar, serta kolaborasi peserta didik lintas sekolah atau kampus. Disini perancang blended Learning seyogyanya menjamu bentuk-bentuk kolaborasi melalui media seperti: alat komunikasi seperti chatroom, forum diskusi, email, website/webblog, listserv, mobile phone.

4. Assessment atau penilaian. Ketika menggunakan Bladed Learning, harus disadari bahwa perlu ada komptensi meramu kombinasi berbagai jenis penilaian yang bersifat tes maupun non test. Dapat pula ditempuh sistem penilaian yang bersifat online maupun offline. Fasilitas yang dibentuk memberi kemudahan assesmen pembelajaran

5. Performance Support Materials.Pembelajaran dengan metode Blanded atau Blanded Learning membutuhkan sumber daya. Dikatakan demikian karena pembelajaran tatap muka di kelas dan tatap muka virtual membutuhkan sumber daya yang memungkinkan terlaksananya pembelajaran campuran yang terdiri dari tiga unsur, yaitu tatap muka di kelas, tatap muka via online, dan belajar mandiri. Materi pelajaran atau bahan ajar yang memudahkan untuk pembelajaran mandiri dapat dilakukan melalui pembelajaran offline yaitu materi disediakan melalui CD, Video, MP3, DVD. Media ini memungkinkan peserta didik mengakses materi pelajaran.

Sumber: https://ragammetodepembelajaran.blogspot.com/2019/07/lima-kunci-metode-blended-learning.html

Salam

Yonas Muanley

Wednesday, July 10, 2019

Laptop dan NoteBook Jepang

Laptop dan NoteBook Jepang
Efektivitas.blogspot.com. Laptop dan NoteBook Jepang. Siapa yang tidak mengenal salah satu negara di Asia yang terkenal dengan penekanannya pada kualitas? Kita pernah mendengar nama Edward Deming dll. Mereka menekankan tentang produk yang berkualitas. Kualitas itu dibutuhkan di mana-mana. Artinya produk berkualitas dan layanan berkualitas itu bertahan lama, dibutuhkan oleh siapa saja. Tidak ada yang tidak membutuhkan apa yang disebut dengan kualitas.Kualitas meyoal seberapa baik produk berguna bagi orang lain atau dibutuhkan dan memenuhi kebutuhan. Selain itu bertahan zaman. Sebuah produk yang berkualitas akan bertahan dalam beberapa waktu. Misalnya bangunan peninggalan Portugis dan Belanda yang sampai sekarang masih kokoh berdiri di Indonesia. Ada pula besi yang bertahan berabad-abad. Itulah kualitas. Salah satu negara yang memprioritaskan kualitas yaitu Jepang.





Ya sekaran kualitas agak terabaikan tetapi banyak juga yang merindukan agar produk-produk dan layanan dalam bidang apa saja mesti memperhatikan kualitas. Orang atau sebuah usaha yang tidak mengindahkan kualitas akan ditinggal oleh para pengguna. Baru baru ini isteri saya menjual sebuah produk bekas tetapi produk tersebut dicari karena berkualitas. Hal ini menegaskan bahwa perhatian terhadap layanan dan hasil layanan yang berkualitas sangat dibutuhkan.


Sehubungan dengan kualitas, saya punya sebuah laptop yang saya beli tahun 2007, sampai sekarang saya masih menggunakannya. Ada sejumlah kenangan yang berhubungan dengan laptop yang saya miliki. Pertama, laptopku berkualitas, kedua bertahan dalam tenggang waktu yang lama, tahan lama walaupun usianya sudah tua. Itulah laptop berkualitas dunia.
Saya menggunakan laptop ini untuk kegiatan ilmiah yang menjadi bagian profesi saya, selain itu menulis artikel sebagai seorang blogger paruh waktu dan bukan blogger fulltimer. Semuanya berjalan secara baik karena pilihan yang tepat dalam membeli laptop. Bila Anda mau laptop yang bertahan lama maka pilihannya yakni beli yang bermutu atau berkualitas.

Salam

Efektivitas Proses Pembelajaran dengan Jam Tangan Bermerek Internasional

Efektivitas Proses Pembelajaran dengan Jam Tangan Bermerek Internasional
Pembelajaran berlangsung dalam waktu dan bukan di luar waktu. Oleh karena itu setiap pendidik seperti guru dan dosen serta peserta didik dan mahasiswa membutuhkan jam. Ada jam dinding, jam tangan dan jam di Handphone. Kehadiran Hp memang menggeser peran jam tangan yang selalu melekat di tangan kiri maupun kanan dari warga pembelajar, khususnya guru. Bahkan dulu, guru identik dengan jam tangan. Oleh karena itu pernah ada paradigma di kampung bahwa setiap yang memakai jam tangan adalah guru. Hal ini dimaklumi karena kegiatan mengajar berlangsung dari pukul 07.00 - 13.00. Guru tidak mungkin nengok keluar dan melihat sinar matahari dan memperkirakan jam belajar. Dengan demikian jam tangan di tangan ibu dan bapa guru sangat efektif bagi guru.
Efektivitas itu terlihat dari kapan jam belajar dimulai dan jam istirahat serta jam pulang. Sementara penjaga sekolah dapat menggunakan jam tangan untuk membunyikan lonceng tanda jam pelajaran dimulai, jam istirahat dan jam pulang sekolah.
Sekarang muncul kecenderungan guru dan dosen menggunakan jam tangan bermerek internasional. Tentu jam tangan demikian sangat mahal. Oleh karena harganya relatif mahal maka jam tangan bermerek internasional menjadi suatu kebanggaan guru. Bila ibu atau bapa guru serta para dosen akan sangat senang dalam proses pembelajaran bila ada jam tangan bermerek di tangannya.





Ada jangan tangan yang dihubungkan dengan negara tertentu seperti:
1. Swis
2. Jepang
3. Inggris
4. Prancis
4. Amerika
dll
Tentu masih ada banyak negara yang memproduksi jam tangan berkualitas. Jam tangan yang berkualitas dicari oleh orang banyak. Salah satu negara di Asi yang memperhatikan kualitas jam tangan yaitu negara Jepang. Jepang punya jam tangan terkenal dan guru-guru sangat suka menggunakan jam tangan buatan Jepang. Ada pula jam tangan buatan China dan beberapa negara lain di Eropa, Asia, Amerika, Canada, NewZeland, dll.
Kita masih kenal jam tangan seperti Rolex, Zeiko,dll. Jam tangan disukai oleh pria dan wanita. Ada jam tangan yang bertahan dalam periode waktu yang sangat lama. Ada pula jam tangan anti air, karat, anti pecah dll. Semua fitur ini memperkokoh jam tangan tersebut. Kita dapat mencari jam tangan sesuai dengan sikon. Artinya kita dapat membeli jam tangan pria bagi pembeli yang berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan perempuan memilih jam tangan perempuan.

Wednesday, June 12, 2019

Efektivitas Belajar dan Mengajar

Efektivitas Belajar  dan Mengajar
Efektivitas belajar dan mengajar
oleh: Yonas Muanley.

Pengertian Belajar dalam pandangan kognitif, afektif, psikomotorik
Menurut aliran kognitif, belajar adalah perubahan kognitif dengan tingkatan: perubahan dalam tingkat pengetahuan, perubahan pemahaman, kemampuan menaplikasikasi, kemampuan menganalisis, kemampuan mengevaluasi, kemampuan mengkreasi.
Menurut pengertian ini, mengajar adalah usaha terstruktur yang memungkinkan atau memudahkan terjadi perubahan kognitif dalam diri peserta didik. Belajar adalah perubahan dari tidak tahu menjadi tahu. Maka mengajar adalah transfer pengetahuan.



Dengan demikian efektivitas belajar-mengajar dalam konteks kognitif yaitu tercapainya perubahan kecakapan dalam bidang kognitif yang dimulai dari:
1. Mengetahui atau pengetahuan,
2. pemahaman,
3. aplikasi
4. menganalisis,
5. mengevaluasi
6. mengkreasi.
Pendekatan efektivitas kognitif dalam hal belajar dan mengajar menekankan tentang enam tingkatan perubahan tersebut di atas dalam diri peserta didik. Guru dan dosen mampu mengajar yang memberi perubahan pada enam level kemampuan kognitif. Belajar dalam arti perubahan kognitif berarti berupaya untuk mengalami perubahan dari tingkat yang paling mendasar yaitu pengetahuan sampai pada kemampuan yang tertinggi yaitu kemampuan mengkreasi. Bila peserta didik memiliki kemampuan mengkreasi apa yang dipelajari maka peserta didik tersebut mengalami perubahan pada level kognitif yang tertinggi.

Belajar menurut aliran afektif, belajar adalah perubahan afektif dengan tingkat: menerima, menanggapi, menilai, mengelola, menghayati. Menurut pengertian ini, belajar tidak lain adalah terjadinya perubahan sikap dalam diri pelaku belajar. Dengan demikian peserta didik dapat dikatakan belajar apabila setelah belajar terjadi perubahan dalam sikap mereka yang meliputi kemampuan menerima, menanggapi, menilai, mengelola, menghayati apa yang dipelajarinya.
Dalam level afektif, belajar dan mengajar dapat dikatakan efektif apabila tercapai perubahan dalam diri peserta didik dalam ranah afektif yang dimulai dari level:
1. menerima
2. menanggapi
3. menilai
4. mengelola
5. menghayati
Seorang peserta didik dapat dikatakan mengalami perubahan yang disebabkan karena belajar bila terjadi perubahan-perubahan sikap yang disebutkan di atas dalam diri peserta didik. Sikap yang dimaksud yaitu kemampuan peserta didik dalam menerima, menanggapi, menilai, mengelola, menghayati apa yang dipelajarinya atau apa yang diajarkannya. Dalam konteks ini, mengajar adalah usaha terstruktur untuk menolong peserta didik mengalami 5 perubahan afektif.



Belajar menurut aliran psikomotorik yaitu perubahan pada ketrampilan peserta didik mulai pada tingkat ketrampilan peserta didik dalam hal: menirukan, memanipulasi, pengalamiahan dan kemampuan mengartikulasi terhadap apa yang dipelajarinya. Menurut definisi ini, mengajar adalah kesediaan guru memfasilitasi terjadinya perubahan kecakapan ketrampilan yang meliputi:
1. ketrampilan menirukan apa yang dipelajarinya
2. ketrampilan memanipulasi apa yang dipelajarinya
3. ketrampilan pengalamiahan apa yang dipelajarinya
4. ketrampilan mengartikulasi apa yang dipelajarinya
Mengajar menurut definisi ini, mengajar adalah kemampuan menginstruksikan peserta didik dalam mencapai perubahan yang disebutkan dalam klasifikasi tersebut di atas. Mengajar yang efektif adalah mengajar yang mampu membuat peserta didik mengalami perubahan kecakapan ketrampilan dalam mewnirukan, memanipulasi, pengalamiahan, mengartikulasi.

Selanjutnya berdasarkan informasi beberapa sumber di internet, yang dapat membantu kita untuk mengembangkan pemahaman, khususnya tentang kognitif. Beberapa sumber menjelaskan bahwa dimaksud dengan Kognitif adalah potensi intelektual yang terdiri dari tahapan: pengetahuan (knowledge), pemahaman ( comprehention ), penerapan ( aplication ), analisa (analysis), sintesa ( sinthesis ), evaluasi ( evaluation ). Dalam definisi ini kognitif berarti segala yang berhubungan dengan kemampuan pembelajar (siswa, peserta didik, mahasiswa, guru, dosen) untuk mengembangkan kemampuan rasional atau kemampuan akal). Teori kognitif (dalil-dalil) yang menekankan cara mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yang dimiliki oleh orang lain. Oleh sebab itu kognitif

Dalam implementasi sehari hari kita mendengar kata kognitif yang dikenakan kepada seseorang dalam tugasnya. Misalnya seorang guru dan dosen wajib memiliki kompetensi kognitif. Apa artinya kompetensi kognitif? Artinya seorang guru dan dosen harus memiliki kemampuan intelektual, kemampuan seperti menguasai materi l kuliah, pengetahuan mengenai strategi dan cara member kuliah atau sering disebut metode pembelajaran, cara menilai atau mengevaluasi peserta didik.

Jadi,kemampuan kognitif adalah sejumlah aktivitas mental dalam mengenal dan mengetahui tentang dunia. Seorang ahli seperti Neisser, mengartikan bahwa kognitif adalah proses berpikir yang melibatkan pancaindera yang diditransformasi, direduksi, dielaborasi, diperbaiki, dan digunakan.


Semoga bermanfaat

Monday, June 10, 2019

Efektivitas Proyektor LCD dalam Pembelajaran

Efektivitas Proyektor LCD dalam Pembelajaran
Hari ini Efektivitas merilis sebuah judul artikel tentang proyektor LCD dalam Pembelajaran. Menurut Yonas Muanley (2019:1), pembelajaran merupakan tindakan terstruktur edukatif yang bertujuan menghasilkan perubahan dalam level kecakapan peserta didik. Level kecakapan yang saya maksudkan yakni kecakapan kognitif, afektif dan psikomotorik.
Banyak factor yang ikut berkontribusi dalam tindakan edukatif yang memberi perubahan, salah satunya yakni pemanfaatan proyektor dalam proses pembelajaran. Kesadaran ini menyebabkan sekolah menyediakan anggaran untuk pembelian LCD. Namun jangan kita melupakan apa yang saya sampaikan dalam kelanjutan artikel ini.




Proyektor memang hanya sekadar alat, ia bukan manusia tetapi hanya alat. Alat ini berfungis untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran. Itulah sebabnya dalam dunia pendidikan, para warga pembelajar berusaha menggunakan proyektor dalam pembelajaran.
Proyektor sebagaimana yang disebutkan di atas, sudah, sedang dan akan digunakan dalam pembelajaran. Untuk itu perlu juga membangun sebuah pemahaman tentang proyektor.
Dalam situs id.wikipedia, dijelaskan bahwa “proyektor adalah sebuah alat optik yang digunakan untuk menampilkan gambar di sebuah layar proyeksi atau permukaan serupa. Proyektor dapat mengacu kepada beberapa hal, yaitu Proyektor elektronik seperti proyektor LCD.”
Proyektor LCD merupakan salah satu jenis proyektor yang digunakan untuk menampilkan video, gambar, atau data dari komputer pada sebuah layar atau sesuatu dengan permukaan datar seperti tembok, dsb. Proyektor jenis ini merupakan jenis yang lebih modern dan merupakan teknologi yang dikembangkan dari jenis sebelumnya dengan fungsi sama yaitu Overhead Projector (OHP) karena pada OHP datanya masih berupa tulisan pada kertas bening.

Pemanfaatan Proyektor LCD

Sesuai definisi Proyektor maka proyektor LCD dapat digunakan dalam segala bidang kehidupan manusia. Namun dalam artikel ini saya membahasnya dalam hubungan dengan mengajar-belajar (pembelajaran).
Dalam wikioedia kita ditolong untuk memahami apa sebenarnya proyektor LCD itu dan penggunaannya. Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa proyektor LCD biasanya digunakan untuk menampilkan gambar pada presentasi atau perkuliahan, tetapi juga bisa digunakan sebagai aplikasi home theater. Ya apa yang disampaikan dalam Wikipedia memang sesuai fakta empiris di sekolah, perguruan tinggi, banyak menggunakan proyektor LCD dalam mengelola proses pembelajaran.
Dalam Wikipedia juga disebutkan bahwa penggunakan proyektor LCD itu memungkinkan penampilan gambar dan juga tulisan ke slide sehingga dapat ditonton dan dibaca secara jelas.




Fungsi Proyektor LCD

Sesuai dengan penjelasan di atas maka kita dapat merinci sejumlah fungis proyektor LCD, yaitu:
1. Proyektor LCD berfungsi untuk menampilkan gambar yang hendak ditampilkan dalam sebuah acara seperti perkuliahan, presentasi bisnis, presentasi rapat kantor dll
2. Proyektor LCD berfungsi sebagai media. Artinya Proyektor LCD menampilkan sejumlah informasi dalam bentuk gambar, grafik, tulisan (materi), video dll kepada peserta yang hadir
3. Proyektor LCD berfunsi sebagai alat presentasi. Presentasi yang dimaksud disini dapat berupa presentasi dalam menyampaikan desain proyek perusahan, presentasi dalam bidang mengajar dan belajar (proses pembelajaran), digunakan dalam presentasi keagamaan seperti menyampaikan bahan khotbah dll.
4. Proyektor LCD dapat berfungsi menghibur. LCD dapat dipakai untuk memutar video-video lucu sehingga dapat menghibur keluarga yang menontonnya.

Efektivitas Proyektor LCD dalam Pembelajaran

1. Membuat pencapaian tujuan pembelajaran
2. Membuat bahan ajar menjadi lebih menarik
3. Membuat anak menaruh perhatian pada pelajaran
4. Membuat anak mengerti materi pelajaran
5. Membuat objek yang tidak dapat disaksikan langsung dibawa ke dalam objek tidak langsung
6. Memberdayakan belahan otak kiri dan kanan peserta didik
7. Membuat guru/dosen secara mudah menyampaikan materi pelajaran secara baik dan tepat waktu
8. Membuat pelajaran menjadi materi yang disukai
Faktor-faktor di atas menyebabkan terjadinya efektivitas atau ketercapaian tujuan dalam pembelajaran yang disampaikan oleh guru maupun dosen dalam proses pembelajaran.
Jenis Proyektor LCD yang Lazim dipakai dalam Pembelajaran
1. LED Projektor
2. Proyektor LCD
3. Proyektor CRT
4. Proyektor DLP (Digital Light Processing)
5. Proyektor LCOS






Demikian artikel saya dan semoga bermanfaat

Salam

Wednesday, June 5, 2019

Efektivitas Media Online Sebagai eksistensi Profesional

Efektivitas Media Online Sebagai eksistensi Profesional
Saya sering menulis dan mempublikasi di media online seperti blogspot dan wordpress, salah satu motivasi pendorong yakni eksistensi profesional. Eksistensi profesional itu ada pada siapa saja yang memilih sebuah pekerjaan yang memberi peluang untuk kehidupan yang lebih baik. Kita menulis dan mempublikasi secara online melalui media-media seperti hipwee menjadi bagian dari apa yang saya namakan eksistensi profesional. Bila kita tidak menulis dan mempublikasi maka mungkin kita tidak dikenal keberadaan kita dalam tataran sosial yang lebih luas. Kehadiran media-media online harusnya membuat kita berkarya secara online sehingga eksistensi kita tetap berkembang.







Saya bersykur menemukan hipwee secara kebetulan melalui nama ponakan saya, namanya Kezia Moanley. Saya kemudian melihat ada artikelnya yang diterbitkan oleh hipwee. Membaca artikel dan memperhatikan media baru, mendorong saya untuk langsung memanfaatkan hipwee untuk menulis dan publikasi artikel. Maklum karena senang dengan kegiatan blogger, saya kemudian memutuskan untuk menulis di hipwee.
Hal yang hendak saya sampaikan disini yakni siapa saja yang merindukan sebuah eksistensi profesionalnya dapat menjadikan media ini sebagai salah satu pembuktian eksistensi tersebut. Tulisan yang disampaikan pastilah berguna bagi pembaca. Dengan demikian melalui artikel singkat ini, saya bermaksud menjadikan hipwee sebagai media publikasi hasil pikiran yang berguna.

Menulis dan mempublikasi tulisan melalui media online memberi ruang kepada kita untuk pengembangan semangat preneur dalam diri kita. Bagi mereka yang punya profesi mengajar, dapat menjadikan media ini sebagai media mengembangkan kemampuan dalam inovasi dan kreativitas dalam hal menulis. Apalagi dalam media ini kita diberi peluang mengeksplor tulisan dan gambar. Peluang ini membuat kita semakin menikmati peluang menulis dan menerbitkan momen-momen penting yang dapat diposting sehingga menjadi berguna bagi pembaca.






Eksisten jasmaniah kita terbatas oleh usia. Artinya secara bilologis kita hidup dalam rentan usia tertentu. Tidak ada manusia yang bertahan hidup dalam waktu berabad-abad, namun hasil pikiran yang dituliskan, bila berkualitas (dibutuhkan) maka tulisan tersebut akan bertahan lama, dicetak berulang-ulang. Dalam situs ini sepanjang situs ini ada maka karya kita tetap termuat dalam situs ini.
Saya sadar bahwa sedikit sekali yang meraih sukses ekonomi dari eksistensi menulis, namun dibalik sukses ekonomi, ada yang lebih agung yaitu buah pikiran yang menjadikan orang lain mendapat pesan yang berarti dalam perjuangan hidup. Kita hidup tidak untuk diri tetapi untuk kemanfaatan sesama. Disanalah kasih bersemi





Semoga bermanfaat