Friday, September 14, 2018

Efektivitas Akreditasi BAN Perguruan Tinggi

Efektivitas Akreditasi BAN Perguruan Tinggi
Perguruan Tinggi di Indonesia dikenal dalam beberapa bentuk, ada yang berbentuk Universitas seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Cendana, Universitas Gajahmada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Maranatha Bandung, dll. Sedangkan bentuk yang lain seperti Institut, kemudian bentuk berikutnya yaitu Sekolah Tinggi, Akademi dan Politeknik.

Dalam rangka kualitas, maka di Indonesia ada sebuah Badan yang bertugas mengakreditas Perguruan Tinggi yaitu Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau disingkat BAN PT.
Dalam akreditasi oleh BAN PT, ada tiga kategori yaitu:
Universitas/Institut/ Sekolah Tinggi dengan Akreditasi A (Sangat Baik)
Universitas/Institut/ Sekolah Tinggi dengan Akreditasi B (Baik)
Universitas/Institut/ Sekolah Tinggi dengan Akreditasi C (Cukup)

Untuk mencapai Akreditasi dari BAN PT dengan standar A maka perguruan tinggi harus berjuang agar kualitasnya sangat baik. Ada yang mencapai standar A namun ada pula yang B dan C. Sedangkan yang tidak masuk dalam tiga kategori ini dinyatakan tidak Lulus Akreditasi atau mungkin dipakai istilah Tidak terakreditasi.

Di Jepang ada Ritsumeikan University. Silakan cari info di universitas ini.
Semoga bermanfaat

Diskon Besar-besaran

Diskon Besar-besaran
Efektifkah bicara Diskon besar-besaran?

Dalam dunia pendidikan, setiap peserta didik, guru, dosen dan karyawan memiliki kecenderungan belanja produk-produk yang didiskon. Seiring dengan kerinduan ini, biasanya dalam bisnis (kerja sama yang menguntungkan), para pemilik produk mengadakan diskon atau pemotongan harga yang fantastis buat pembeli. Sering pembeli dimanja dengan diskon-diskon di berbagai jenis usaha. Ada diskon pakaian wanita, diskon pakaian pria, diskon sepatu merek terkenal, sepatu kulit, ikat pinggal berkualitas, Jam tangan, camera, handphone dan produk-produk lainnya tidak terlepas dari diskon
Saya pernah membeli tas laptop dengan diskon beli satu dapat dua.
Judul artikel diskon besar-besaran adalah sebuah konsep tentang praktik diskon di berbagai tempat belanja. Dalam dunia pendidikan, para guru dan dosen ketika membeli buku ke toko buku selalu mendapat diskon 20 %, bahkan ada yang 30 %. Toko-toko buka berlomba memberikan layanan terbaik bagi para pelanggannya. Ada yang senang dengan buku-buku hukum, filsafat, matematika, dll.


Ada yang senang dengan Teknologi, khususnya teknologi pembelajaran. Berbagai kemudahan mendapatkan buku baik melalui diskon maupun harga normal memberi jendela bagi guru dan dosen untuk menambah sumber-sumber belajar.
Suatu saat seorang teman mengajak saya masuk di sebuah Mall kemudian kami masuk ke toko sepatu, teman itu berkata kepada saya. Silakan pilih sepatu yang sesuai, Waktu itu sepatu yang saya incar adalah sepatu kulit tetapi harganya antara Rp 500.000,00 sampai Rp 750.000,00. Saya berkata kepada teman, harganya terlalu mahal. Namun dia berkata tidak masalah, silakan ambil satu yang disukai ditambah dengan kaos kaki. Pada waktu itu belum dapat diskon
namun hal itu tidak berati saya membeli produk-produk yang diberi diskon oleh pemilik produk. Saya pernah beli sepatu kulit dan beberapa keperluan lain.

Diskon tentu menjadi kesukaan semua orang. Di antaranya saya. Saya senang dengan produk yang didiskon. Biasanya diskon besar-besaran itu terjadi pada saat perayaan keagamaan. Namun pada hari-hari biasa juga sering ada diskon. Mereka yang belanja ke Ramayana, Matahari pasti mendapat diskon baju, sepatu dll.
Apakah ada diskon Mobil dan rumah?
Sambil menanti jawaban, kita lanjut ke diskon untuk kebutuhan lain.? Biasanya pada saat anak masuk sekolah ada pula diskon pembelian buku tulis, alat-alat tulis seperti bolpoin, pensil dan penghapus. Selain itu pembelian tas sekolah dan tas kuliah juga sering ada diskon. Kadang juga ada diskon biaya masuk kuliah Jika pembayarannya memenuhi syarat yang ditentukan penerimaan mahasiswa baru.
Intinya diskon masih efektif untuk dibicarakan.

Produk apa saja yang sering mendapat diskon? Ya ada macam-macam produk, seperti pakaian, sepatu, ikat pinggang, celanan panjang, baju kemeja, jas, dasi, topi, kaca mata illustro dan produk makanan. Ada yang menwarkan diskon sampai 70 % atas di atasnya. Sering juga ada tawaran beli 2 dapat hadiah 1 dan sebagainya.

Semoga bermanfaat

Publisher Google Adsense

Publisher Google Adsense
Apa itu Publisher Google Adsense?
Publisher Google Adsense adalah Pribadi/organisasi yang mendapat kewenangan menerbitkan iklan di website atau blog yang disetujui Google Adsense.
Sumber Penghasilan di Google Adsense
Ada beberapa sistem yang ada di GA yang akan menolong kita dalam mendapatkan penghasilan online. Sumber yang saya maksud yaitu dari CPC, CTR, CPM dll. Masing-masing sumber dijelaskan sbb:
1. Cost Per Click atau disingkat CPC. Di Indonesiakan menjadi Biaya Per Klik, disingkat BPK. Kita akan mendapat penghasilan apabila pengunjung blog atau website mengklik iklan yang tayang di blog. Harga per klik tentu berbeda-beda. Ada yang ukuran benernya besar dan ada pula yang kecil. Tentu harganya berbeda-beda.
2. CLICK THROUGH RATE, disingkat CTR

Penghasilan yang kita dapatkan dari sistem CTR yang diterapkan Google Adsense yaitu jumlah klik iklan di blog kita oleh pengunjung kemudian dibagi dengan jumlah tayangan Iklan GA di blog kita. Misalnya sebuah iklan muncul di blog kita sebanyak 1500 kali dan kliknya oleh pengunjung blog hanya 12 kali maka cara menghitung pendapatan kita yaitu 12/1500 = 0,008 atau setara dengan 0,8 %
3. Cost Per Mille atau biasa disingkat CPM, bila di Indonesiakan maka biasa disebut Biaya Per Seribu atau BPS. Pendapatan atau penghasilan yang diperoleh dari sistem ini yaitu perhitungan google per seribu kali halaman tayang.
4. Reveneu Per Thousand Impression atau disingkat RPM. Penghasilan yang kita peroleh dari RPM yaitu dari setiap 1000 impresi. Harganya antara $1 - $5. Perhitungannya berdasarkan wilayah. Tentu Amerika dan Eropa berbeda dengan wilayah negara berkembang seperti Indonesia dan beberapa negara di Asia yang masuk kategori negara berkembang. Di Negara berkembang, sedikit yang menggunakan advertising, sementara di negara Amerika dan Eropa sangat banyak advertising yang menggunakan Adsense (iklan) untuk mempromosikan produk atau usaha yang dilakukan kelompok atau per-orangang.
RPM yang disebutkan di atas dibagi lagi dalam beberapa sistem, yaitu:
1. RPM Queri
2. RPM Halaman
3. RPM Permintaan Iklan
Penjelasannya dapat dilihat dalam beberapa blog yang sudah menjelaskan 3 sitem di atas. Hal yang ingin saya tekankan disini yakni bila blog kita sudah diterima GA maka iklan akan muncul dalam blog kita, dan kita mendapatkan bayaran dengan sistem perhitungan RPM Queri, RPM Halaman dan RPM Permintaan Iklan.
Tentu kita tidak terlalu paham perhitungannya tetapi yang jelas bahwa tiga sistem di atas memberi penghasilan bagi kita yang telah menjadi PUBLISHER GOOGLE ADSENSE.
Email dari Gmail

Menjadi Publisher GA harus punya email. Email yang saya sarankan adalah dari Gmail. Email ini adalah milik Google. Demikian pula GA juga milik Google. Jadi gunakan milik google juga. Tetapi kalau ada yang punya email seperti yahoo dll juga tidak apa-apa.

Blogspot

Menjadi Publisher Google Adsense harus punya website. Jika belum punya karena harus membayar domain dan hosting seperti saya memiliki domain dan hosting berbayar dari RumahWeb. Namun jika belum punya situs berbayar, maka blog gratis seperti blogspot juga boleh. Malah saya menggunakan blogspot untuk mendaftar Google Adsense. Kita tidak perlu membayar biaya keamanan blog. Semua sudah diantisipasi oleh Google.
Membuat blog juga gampang. Silakan mendaftar gratis di www.blogger.com
Bila menggunakan template dari pihak ketiga maka pakailah template yang SEO friendly dan Fast Loading serta yang sudah dircang kolom Adsnya. Template yang saya gunakan untuk mendafat menjadi Publisher Adsense miliki Google adalah template Evendly

Penghasilan online

Faktor penghasilan online juga menjadi daya dorong tersendiri dalam mendaftar menjadi Publisher Iklan milik Google. Bila Blog kita sudah disetujui dan sudah tayang iklan maka walaupun kita tidur, sistem tetap berjalan, pendapatan online juga tetap berjalan. Pendapatan itu didasarkan pada CPC dan sistem lain yang sudah dijelaskan di atas.

Memaksimalkan Pekerjaan Sebagai Publisher Iklan Google

Bila kita hendak mendapat penghasilan yang meningkat di GA maka kita harus berjuang lebih serius. Kita mesti mempublikasi artikel yang bermutu. Artinya artikel yang dibutuhkan pengunjung. Dikatakan demikian karena penghasilan itu berasal dari kunjungan para pembaca blog. Walaupun mereka tidak klik tetapi setiap yang mengunjungi blog kita tentu ada dalam sistem hitungan di atas.

WiFi

Menjadi Publisher perlu koneksi internet. Saya awalnya menggunakan modem internet, dan juga kartu paket data internet: Simpati, XL, Axix dll. Namun sejak beberapa tahun terakhir ini saya menggunakan WiFi, yaitu dari Indihome. Pemasangan WiFi di rumah sangat menolong saya dalam mewujudkan kerinduan menjadi Publisher Google Adsense. Dan sudah berhasil diterima GA pada bulan Agustus 2018.

Tampilan Google Adsense

Saya senang dengan tampilan iklan Google di Blog. Ada bermacam-macam ukuran yang kita bisa pakai. Saya gunakan yang responsif dan juga yang otomatis. Tampilan iklan di blog sering memperindah estetika blog.

Semoga bermanfaat.

Thursday, September 13, 2018

Sukses Mendaftar Menjadi Publisher Google Adsense

Sukses Mendaftar Menjadi Publisher Google Adsense
Apa itu Google Adsense dan Publisher Google Adsense?
Secara sederhana Google Adsense adalah layanan iklan Google. Melalui iklan yang ada pada google yang berasal dari ragam sponsor di seluuruh dunia maka google membuka sebuah layanan yang disebut dengan "publisher Google adsense". Arti dari kata ini yakni orang atau pemilik blog dan situs profesional yang menerbitkan iklan di blog atau website. Mereka inilah yang disebut publisher Google Adsense. Menariknya Adsense Google paling nyaman untuk situs atau blog kita. Kita tidak perlu memikirkan firus yang akan menyerang atau menghantar virus ke komputer lain karena program iklan yang ada di situs atau blog kita. Saya sendri membuktikannya melalui blog ini. Blog saya enteng di klik karena menerbitkan iklan di blog. Pihak layanan dari GA juga sering menawarkan model iklan yang tidak dapat memberatkan loading blog. Indahnya lagi, setiap postingan yang memenuhi standar, katakanlah di atas 300 kata dan bersifat artikel yang dibutuhkan pengunjung dan sponsor maka iklan akan cepat muncul. Seperti memasang iklan Native Google Adsense. Mari mencoba keberuntungan dengan sukses menjadi publisher GA.
Selanjutnya sebelum melanjutkan postingan ini, mari kita berfilsafat terhadap Google. Berfilsafat itu berarti bertanya dan mendapat kebenaran atas relaitas berikut ini yang dikemas dalam bentuk Pertanyaan berikut ini. 1. Apa itu Google Adsense APK?
2. Apa itu You Tube Studio?
3. Apa itu Google Analytics?
4. Apa itu Google Ads?
5. Apa itu Google Adsense?
6. Apa itu Google Play Store?
7. Apa itu PayPal Cash App?
8. Apa itu Google Opinion?
9. Apa itu Google Bisnisku?
10. Apa itu Google Play Store?
11. Apa itu You Tube?
12. Apa itu Google Chroome?
13. Apa itu Maps Navigasi?
14. Apa itu Gmail?
15. Apa itu Google?
16. Apa itu Google Adsense?
Saya mulai dengan jawaban atas beberapa pertanyaan berikut?


1. Dari mana tahu?

Saya tidak tahu sejak kapan pembaca secara personal mengetahui adanya Google Adsense. Menurut Wikipedia, Adsense sendiri mulai tahun 2003 di Negara asal Google yaitu Amerika Serikat. Awalnya Google Adsense di tawarkan kepada publik dalam bahasa Inggris. Artinya siapa saja yang mengikuti program Adsense dari Google harus menulis artikel dalambahasa Inggris. Dalam wikipedia dijelaskan bahwa “sejak 1 Februari 2012, Google secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini didukung untuk menampilkan unit iklan AdSense for Content, setelah sebelumnya bahasa Indonesia hanya didukung untuk unit AdSense for Search saja. Kini AdSense for Content mendukung 36 bahasa negara di dunia.” (sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/AdSense)
Berdasarkan informasi ini maka ada yang mengetahui Google Adsense sejak Google memasuki area Indonesia, terlebih lagi pada tanggal 1 Februari 2012 mereka yang tahu dan menjadi publisher Google adsense, dapat mendaftarkan blog yang berbahasa Indonesia.

Saya sendiri sudah mengenal Google Adsense sejak 2007, namun untuk mengikuti program Adsense, blog harus dalambahasa Inggris. Saya mencoba mendaftar tetapi ditolak karena waktu itu (2007) GA belum mendukung peserta dalam Bahasa Indonesia.

Jadi, saya tahu Google Adsense melalui mesin pencari yaitu Google tahun 2007. Kemudian berdasarkan informasi itu saya mencari buku-buku yang membahas tentang GA. Hal itu saya lakukan pada tahun 2010. Saya lakukan secara serius pada bulan April 2010. Setiap pulang kantor, saya menggunakan modem dengan menggunakan kartu perdana M2 untuk mengakses informasi tentang menjadi publisher GA.

Tahun 2010 sekitar bulan Mei saya mencari buku tentang blog di toko buku gramedia, saya kemudian menemukan buku dengan topik: Ngeblog Emang Bisa Kaya? Memebuat Blog Gratis Anda menjadi Mesin Uang yang dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulan.. Buku ini ditulis oleh W3hoL dan diterbitkan tahun 2009. Satu tahun kemudian saya membelinya di Gramedia.
Dalam buku ini menjelaskan tentang bagaimana menghasilkan uang melalui blog gratis. Saya punya beberapa blog namun semuanya dalam bahasa Indonesia. Saya mencoba mendaftar tetapi ditolak.

Saya kemudian mendaftar jadi publisher dan reseller serta affiliate di beberapa situs. Saya mendaftar menjadi reseller (menjual ulang produk orang lain). Situs yang saya ikuti dibuat oleh seorang anak bangsa yang berusaha mengembangkan sikap jujur dalam dunia online. Dari dia saya belajar bahwa masih ada yang memiliki kejujuran dalam dunia online. Produk yang saya beli dari dua situs yang menawarkan tentang program Reseller dalam bentuk e-book. Dalam ebook itu ada juga pelajaran tentang bagaimana menghasilkan uang melalui membuat website termasuk blog gratis. Berdasarkan pelajaran yang saya dapat dari ebook, saya mulai membuat blog yang mengarah pada penghasilan online. Artinya usaha ke Adsense dari Google sedikit menurun. Saya lebih banyak fokus pada bagaimana membuat produk sendiri dan ditawarkan melalui blog. Hasilnya luar biasa dan bertahan sampai hari ini. Namun ada pasang surutnya. Ada kalanya ada pesanan tetapi kadang juga lesu (tidak ada peminat).

Berdasarkan penjelasan di atas, saya dapat menyimpulkan bahwa saya mengenal Google Adsense melalui: (1) Mesin Pencari yaitu Google, (2) melalui Buku-buku yang membahas tentang penghasilan online melalui Blog. (3) melalui situs-situs yang menawarkan program reseller. Tiga sumber ini menolong saya dalam mengetahui GOOGLE ADSENSE.

2. Mengapa Mempelajari Google Adsense

Saya mempelajari Google Adsense karena ingin mewujudkan penghasilan online melalui program Cost Per Click (CPC), CPM dan lain-lain yang dikenal dalam Adsense miliki Google.

3. Berapa lama Mempelajari Google Adsense?

Saya mempelajari dan berjuang mewujudkan cita-cita menjadi publisher Google Adsense dalam waktu yang relatif panjang (lama). Coba bayangkan, sejak 2007 saya kenal dan mendaftar tetapi ditolak karena blog saya dalam bahasa Indonesia. Namun sejak 2012, blog berbahasa Indonesia bisa didaftarkan dalam program Adsense kepunyaan Google.

Jadi berapa lama mempelajari GA, saya katakan sejak 2007 hanya sekadar mencoba keberuntungan, kemudian tahun 2010 berjuang secara serius namun beberapa blog yang didaftarkan ditolak. Didaftarkan lagi ditolak. Diperbaiki lagi dan diajukan namun hasilnya sama yaitu ditolak.

4. Mengapa Tertarik Menjadi Publisher Google Adsense?
Saya sudah katakan dalam jawaban di atas, namun saya ulangi lagi. Saya terarik menjadi PUBLISHER GOOGLE ADSENSE karena:

4.1. Ingin punya penghasilan online dan GA adalah pilihan yang tepat
4.2. Blog nampak estetis karena kehadiran iklan dari GA
4.3. Beberapa tampilan iklan GA saya sukai
4.4. Ingin berbagi pengalaman dengan orang lain


5. Apakah Gampang atau Sulit Mendaftar di Google Adsense?

Nah ini pertanyaan yang menarik. Awalnya berdasarkan pengalaman ditolak berkali-kali sejak mengajukan blog untuk ikut serta dalam barisan Publisher GA pada tahun 2010 namun tetap ditolak. Pengalaman ini sebenarnya tidak akan terjadi berkali-kali penolakan jika saja sejak mendaftar pertama saya ikuti kebijakan GA, yaitu tidak boleh memiliki akun lebih dari 2. Saya karena semangat melihat iklan yang muncul pada saat mendaftar maka tanpa sadar, saya mendaftar lagi blog lain yang berbeda email. Berdasarkan pengalaman ini, setiap saya mengajukan permohonan selalu ada jawaban: permohonan yang dijawab ada pada email lain. Kemudian Google memberi saran perbaikan tetapi karena belum mengerti secara baik maka saya perbaiki seadanya dan mengajukan lagi namun jawabannya yaitu ditolak. Hal ini berlangsung dari 2010 sampai bulan Agustus 2018. Saya katakan bulan Agustus 2018 karena pada bulan Agustus permohonan saya berhasil diterima. Berdasarkan pengalaman ini kemudian saya menyimpulkan bahwa mendaftar jadi Google Adsense itu sangat sulit untuk diterima. Paradigma ini saya miliki sampai tahun 2018.

Namun semangat berjuang atau lebih tepat semangat entrepreneur saya terus bergelora, ditolak tetapi tetap berusaha untuk maju sampai perjuanganku berhasil. Tahun 2018, saya memutuskan menutup akun GA, dan saya menulis artikel sukses menutup akun GA dan berusaha menatap harapan ke depan bahwa mentari pasti muncul di ufuk Timur (maksudnya diterima Google Adsense). Ada tiga email yang saya daftarkan, 1 email saya sudah tutup sebelum 2018, sedangkan beberapa yang lain yang sempat berhubungan dengan email saya seperti akun istri dan anak. Saya kemudian menutup semuanya. Yang ditutup itu akun GA sedangkan emailnya masih tetap dipakai untuk kepentingan surat elektronik. Email yang sudah ditutup tidak bisa dipakai dalam GA yang baru, Jadi harus mendaftar dengan akun email yang baru. Saya menutup semuanya supaya ketika mendaftar yang baru tidak ada hubungan dengan email lain yang masih terdaftar di GA yang terkoneksi dengan email saya. Termasuk akun Admob juga saya tutup.

Setelah saya menutup akun, saya mencoba memeriksa blog saya yang lebih banyak pengunjung, akhirnya saya menemukan bahwa blog Efektivitaslah yang paling banyak pengunjung. Ada yang lebih banyak yaitu 250.000 pengunjung tetapi sudah pernah didaftar tetapi ditolak berkali-kali akhirnya saya tutup permanen. Bisa dibuka lagi tetapi harus dengan email baru. Namun saya belum tahu bagaimana cara merubah email dari blog dan juga memindahkan nomor akun. Jadi saya tidak lakukan itu.

Saya kembali menceritakan tentang fokus membangun blog pasca saya menutup akun GA. Saya fokus memperbaiki blog efektivitas (blog ini), mulai dari mempersiapkan tombol navigasi yang fast loading, penataan tombol navigasi yang memudahkan pengunjung mengakses artikel blog, membangun kualitas artikel blog, membuat sitemap. Mempertahankan beberapa fitur dalam blog yang dianggap sesuai dengan kebijakan Google seperti Post Puler, Google Plus, Arsip Blog, laman blog. Saya menggunakan template blog pihak ketiga yang SEO Friendly, Ada tombol Navigasi di header Blog. Template itu namanya evendly. Saya suka template ini. Beberapawidjed bawaan blogspot saya tidak tampilkan. Yang saya tampilkan seperti Post Populer, lainya mengikuti tampilan template Evendly. Saya memposting artkel dengan jumlah kata di atas 500, bahkan ada yang diatas 1000 kata. Dalam satu hari saya memposting 3 artikel, tetapi kadang juga 6 postingan disertai dengan gambar-gambar yang saya ambil secara free dari pixabay. Artikel berjumlah di atas 100 postingan. Bayangkan setiap artikel saya percantik dengan gambar yang sangat baik dan cocok dengan tema artikel, gambar atau foto-foto dari pixabay. Saya lakukan hal ini karena informasiyang saya dapatkan di internet, yang disampaikan rekan-rekan blogger yang sudah sukses diterima, katanya google Adsense senang dengan artikel yang diperjelas dengan gambar, khususnya foto-foto yang asli. Setelah postingan,blog nampak sangat bagus, menarik pengunjung. Blog mengalami lonjakan pengunjung. Satu hari bisa dapat 1000 pengunjung.

Walaupun sudah selesai, saya tidak mau cepat cepat mendaftar, saya biarkan 3 bulan sejak penutupan akun. Setelah itu bulan Agustus saya mendaftar. Saya yakin betul bahwa blog saya pasti diterima. Beberapa hari kemudian saya mendapat jawaban. Blog saya ditolak karena terlalu banyak gambar. Blog seperti ini cocok untuk mendaftar melalui Youtube. Saya kemudian menghapus seluruh gambar dan menyisahkan beberapa gambar di blog. Termasuk gambar di artikel populer/post puler. Setelah itu saya ajukan. Namun jawabannya ditolak karena mereka tidak menemukan blog saya dalam pencarian oleh robot GA. Saya kemudian membuka Google webmaster untuk mengaktifkan kepemilikan blog. Setelah itu saya perbaiki tombol navigasi yang menurut GA membingungkan pengunjung. Saya dapat membenarkan karena saya memasang dua sitemap yang saya anggap sangat baik dan bersifat SEO Friendly. Namun saya merubahnya. Yang satu saya beri nama Tombol Navigasi dan tetap saya tempatkan di header blog, sedangkan yang satunya saya satukan pada tombol yang lain dengan memberi nama artikel Blog pada dertan tombol navigasi Produk Google.

Setelah memastikan semuanyasudah siap, saya daftar ulang pada malam hari pukul 22.00, saya kemudian menunggu beberapa jam dan mengecekemail siapa tahu sudah ada jawaban. Ternyata belum ada. Saya kemudian memutuskan untuk tidur. Paginya sekitar jam07.00 saya cek email, namun belum ada jawaban. Saya kemudian mandi dan bersiap ke Kantor. Sesampainya di kantor saya membuka email tetapi tetaphasilnya sama. Saya kemudian membiarkan untuk tidak memeriksa email. Ketika hendak bersiapuntuk pulang ke ruman karena sudah selesai jam kantor yaitu jam 17.00. Saya tergerak untuk memeriksa email. Ketika saya membuka email, saya mendapatkan informasi bahwa permohonan saya disetujui. Mereka ucapkan selamat datang karena kini blog saya sudah terhubung dengan iklan Google Adsense. Saya sangat bahagia. Rasa bahagia karena perjuangan saya sangat lama yaitu mulai 2010 dan baru diterima 2018. Kata kuncinya bila blog sesuai kebijakan Google maka cepat diterima, tidak terlalu sulit diterima. Namun bila blog kita ditolak maka perhatikan perbaiki dan ajukan lagi. Perhatikan secara baik apa yang disarankan dalam balasan email kita. Kemudian perbaiki dan ajukan lagi. Bila diperbaiki sesuai dengan kebijakan Google Adsense maka pasti diterima. Ya jika teman-teman sertakan foto dalam artikel maka saran saya jangan terlalu banyak foto di blog. Apalagi seperti puna saya, 100 artikel masing-masing memiliki 1 gambar, dan itu nampak ketika mengakses blog. Oleh karena itu bila teman-teman punya blog yang artikelnya sangat banyak,katakanlah 100 artikel maka hapus beberapa foto kemudian pertahankan beberapa saja. Saya yakin blog Anda pasti diterima.

Jadi Apakah Gampang atau Sulit Mendaftar di Google Adsense? Jawabanyan bila blog yang diajukan isinya sesuai kebijakan GA maka sebenarnya tidak sulit untuk diterima. Namun bila tidak sesuai maka sangat sulit diterima Google Adsense. Bila ditolak tetap bersemangat seperti yang saya alami. Bagaimana pengalaman Anda? Ditolak berapa kali dan berapa lama Anda berjuang? Silakan memberi komentar di kolom komentar.

Semoga memotivasi semangat perjuangan

Alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran

Alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran
Apa saja alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran
Alat-alat pembelajaran berarti lebih dari satu. Itu berarti kita dapat menjadikan alat-alat hasil produk orang lain untuk kemudian dipakai dalam menopang terlenggaranya proses pembelajaran yang mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Efektivitas pembelajaran adalah pencapaian hasil belajar yang terjadi dalam diri peserta didik. Hasil belajar yaitu perubahan –perubahan yang terjadi dalam diri peserta didik dalam ranah tiga kecapan yang biasa dikenal dengan kecakapan:
1. Kognitif
2. Afektif
3. Psikomotorik
Tiga kecakapan di atas menjadi tujuan pembelajaran dari setiap materi pelajaran (pada tingkat satuan pendidikan seperti: SD, SMP, SMA/SMK), mata kuliah (di tingkat perguruan tinggi). Dengan demikian proses pembelajaran adalah usaha terstruksur untuk perubahan tiga ranah dalam diri peserta didik.
Tiga ranah tersebut di atas ditandai dengan indikator-indikator dari tingkat perubahan dari tiga ranah tersebut dalam diri peserta didik. Artinya perubahan tersebut dimulai dari tingkat sederhana sampai tingkat yang lebih tinggi. Konkritnya dijelaskan sebagai berikut. Peserta didik yang mengalami perubahan pada kemampuan kognitif dimuali dari kemampuan mengetahui (pengetahuan), kemampuan memahami (pemahaman), kemampuan menerapkan (penerapan), kemampuan menganalisis (analisis), dan kemapuan sintesis (sintesis), kemampuan menilai (penilaian). Dalam dimensi kognitif pada bagian ini peserta didik mengalami perubahan pengetahuan dari tingkat pengetahuan sampai pada tingkat kemampuan yang tertinggi yaitu kemapuan anak untuk menilai.


Penjelasan untuk perubahan konitif peserta didik dalam pengalaman belajar dapat dibaca dalam deskripsi berikut ini.

Tingkat Pengetahuan:

Peserta didik yang mengalami belajar pada tingkat pengetahuan menunjukkan kemampuan dengan beberapa kemampuan yang dapat diukur seperti: mampu mengutip, menyebutkan, menjelaskan, menggambar, membilang, mengidentifikasi, mendaftar, menunjukkan, memberi label, memberi indek, memasangkan, menamai, menandai, membaca, menyadari, menghafal, meniru, mencatat, mengulang, mereproduksi, meninjau, memilih, menyatakan, mempelajari, mentabulasi, memberi kode, menelusuri.

Tingkat Pemahaman:

memperkirakan, mengkategorikan, mencirikan, merinci, merinci, mengasosiasikan, membandingkan, menghitung, mengkontraskan, mengubah, mempertahankan, menguraikan, menjalin, membedakan, mendiskusikan, menggali, mencontohkan, menerangkan, mengemukakan, mempolakan, memperluas, menyimpulkan, meramalkan, merangkun, menjabarkan.

Tingkat Penerapan:

Memproses, menyusun, melakukan, memecahkan, mensimulasi, menyusun, mengaitkan, meramalkan, melaksanakan, mengonsepkan, mempersoalkan, menyelidiki, mengadaptasi, menggali, melatih, menilai, menggunakan, menggambarkan, Menugaskan, mengurutkan, menentukan, menerapkan, menyesuaikan, memodifikasi, mengklasifikasi, membangun, mengurutkan, membiasakan, menentukan

Tingkat Analisis

Menganalisis, mengaudit, memecah, menegaskan, mendeteksi, mendiagnosis, menyeleksi, memerinci, menominasikan, mendiagramkan, mengorelasikan, merasionalkan, menguji, mencerahkan, menjelajah, membagankan, menyimpulkan, menemukan, menelaah, memaksimalkan, memerintahkan, mengedit, mengaitkan, memilih, mengukur, melatih,mentransfer.
Tingkat Sintesis:

Mengabstraksi, mengatur, menganimasi, mengumpulkan, mengkategorikan, mengode, mengombinasikan, menyusun, mengarang, membangun, menghubungkan, menciptakan, mengkreasikan, mengoreksi, merancang, merencanakan, mendikte, meningkatkan, memperjelas, membentuk, merumuskan,menggeneralisasi, menggabungkan, memadukan, membatas, menampilkan, menyiakan, merangkum, merekonstruksi.

Tingkat Penilaian (Kemampuan menilai)

Membandingkan, menyimpulkan, menilai, mengkritik, menimbang, memutuskan, memisahkan, memprediksi, memperjelas, menugaskan, menafsirkan, mempertahankan, memerinci, mengukur, merangkum, membuktikan, mendukung, memfalidasi, mengetes, mendukung, memilih, memproyeksi.

Berikut contoh daftar kata kerja operasional ranah afektif:;
Kemampuan Afektif:

Pada kemampuan afektif, efektivitas pembelajaran itu dimulai dengan beberapa indikator dalam ranah afektif yang dimulai dari kemampuan peserta didik dalam hal: menerima, menanggapi, menilai, mengelola, menghayati. Di mana dalam ranah afektif, peubahan peserta didik dalam ranah afektif dimulai dari tingkat yang lebih rendah dari afektif yaitu dari kemampuan menerima sampai pada tingkat yang lebih tinggi yaitu kemampuan peserta didik dalam hal menghayati. Setiap bagian dari ranah afektif dijelaskan sebagai berikut.
Menerima:

Kemampuan menerima ditandai dengan kemampuan dalam hal: memilih, mempertanyakan, mengikuti, memberi, menganut, mematuhi, meminati. Kata-kata ini dapat digunakan untuk mengetahui perubahan afektif peserta didik dalam perubahan afektif pada aspek menerima.
Menaggapi

Pada kemampuan tahap menanggapi, indikator yang dapat dipakai untuk mengukur ketercapaian kemampuan peserta didik dalam aspek menanggapi dapat dilihat dalam indikator: kemapuan peserta didik dalam sikap menolak, mengatakan, memilih, melaporkan, membantu, menjawab, mengajukan, mengompromikan, menyenangi, menyambut, mendukung, menyetujui, menampilkan. Kata-kata ini menunjukkan bukti ketercapaian atau efektivitas dalam bagian kemampuan peserta didik dalam hal menanggapi.

Menilai

Kemapuan tahap ketiga dari afektif yaitu pada taraf kemampuan peserta didik untuk menilai. Indikator kemampuan menilai pada peserta didik dapat diperhatikan dalam kemampuan mewujudkan kata-kata operasional dari menilai yaitu: mengasumsikan, meyakini, melengkapi, meyakinkan, memperjelas, memprakarsai, mengimani, mengundang, menggabungkan, memperjelas, mengusulkan, menekankan, menyumbang

Mengelola

Mengelola merupakan taraf keempat dari perubahan pada ranah afektif peserta didik. Indikator dari kemampuan mengelola dapat diperhatikan dari indikator dari kata kerja mengelola seperti: menganut, mengubah, menata, mengklasifikasikan, menombinasikan, mempertahankan, membangun, mengelola, menegisasikan, merembuk. Bila peserta didik menunjukkan kemampuan ini maka tercapailah tujuan pembelajaran pada ranah afektif,
Menghayati
Menghayati merupakan kemampuan terakhir atau tingkat tertinggi dari ranah afektif. Indikator yang menunjukkan pencapaian ini yakni kemampuan peserta didik dalam hal:
Mendengarkan, perubahan perilaku yang baik/ berakhlak mulia, berakhlak mulia, mempengaruhi, mendengarkan, mengkualifikasikan, melayani, menunjukkan, membuktikan, memecahkan.

Ranah Psikomotorik

Perubahan pada ranah psikomotorik/ketrampilan peserta didik dimulai dari ketrampilan yang rendah sampai pada tingkat tinggi, yaitu dimulai dari meniru sampai pada taraf tertinggi yaitu pengalamiahan. Masing-masing pokok dijelaskan sebagai berikut.

Peniruan

Peniruan merupakan perubahan ketrampilan pada kategori ketrampilan biasa yang ditandai dengan beberapa indikator, yaitu: kemampuan peserta didik dalam ketrampilan mengaktifkan, meneysuaikan, menggabungkan, meramal, mengatur, mengumpulkan, menimbang, memperkecil, membangun, mengubah, memposisikan, mengkonstruksi.
Memanipulasi
Memanipulasi merupakan tingkat ketrampilan level kedua dari kecakapan psikomotorik. Kemampuan memanipulasi ditandai dengan indikator: kecakapan peserta didik dalam: mengoreksi, mendemonstrasikan, merancang, memilah, melatih, memperbaiki, mengidentifikasikan, mengisi, menempatkan, membuat, memanipulasi, mencampur Artikulasi
Level ketiga dari kecapan psikomotorik peserta didik yaitu ketrampilan dalam hal mengartikulasi (artikulasi). Indikatornya: kemampuan anak dalam hal mengalihkan, menggantikan, memutar, mengirim, memindahkan, mendorong, menarik, memproduksi, mencampur, mengoperasikan, mengemas, membungkus
Pengalamiahan
Level ke-4 dari ketrampilan peserta didik yaitu pengalamiahan dengan indikator-indikator: mengalihkan, mempertajam, membentuk, memadankan, menggunakan, memulai, menyetir, menjeniskan, menempel, mensekta, melonggarkan, menimbang.
Alat-alat Penopang Efektivitas Proses Pembelajaran
Alat yang dimaksud disini adalah hasil teknologi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Sedangkan proses pembelajaran adalah interaksi timbal balik (interaksi dua arah) antara pendidik: Guru/dosen dengan peserta didik/mahasiswa. Interaksi antara peserta didik dengan sesama peserta didik dalam suasana pembelajaran secara tatap muka di ruang kelas ataupun ruang kuliah.
Alat-alat Penopang Efektivitas proses pembelajaran dapat dirinci sebagai berikut:
1. Meja

Meja belajar dan meja guru atau dosen juga ikut menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. Ada beragam meja guru. Ada meja lipat laptop, Kursi belajar dan meja Amos, Boston Map-1.
Meja Belajar yang ok dari Fortuner

2. Kursi

Kursi Peducure, Kursi Momo, Kursi Salon Missi, Kursi Putar Prada, Kursi Osaka GSA, DCB - 03, DMB-03, Boston Map-1, Echool, Keiko, Manabu, BVC-2, Bistro 3 K adalah kursi belajar anak Minimalis, Kursi Kuliah Donati Xanktos ST atau yang sering disebut Donati. Bentuknya sangat bagus. Bila dipakai dalam ruang kuliah akan menambah semangat dalam perkuliahan, Bila kita mau pakai kursi Kuliah Donati kita dapat melihat secara online dan memesannya. Pembayarannya bisa dilakukan melalui transfer ATM maupun melalui Kartu Kredit. Namun tentunya tidak ke saya tetapi kepada pemilik atau mereka yang menjual kursi kuliah Donati. Kita juga bisa memesan Kursi Jati Jepara.
Ada pula kursi kuliah yang terkenal yaitu Yamato MND Plus dan Yamato MBD Plus.
Kini kita bisa memesan bermacam-macam model kursi kuliah, seperti: Kursi Kuliah Chitose, Kursi Kuliah Savelo, Kursi Kuliah Indachi, Kursi Kuliah Tiger, dll Pokoknya banyak pilihan kursi kuliah yang dapat kita beli sesuai dengan kemampuan keuangan kita.
3. Kursi Kantor: Kursi Kantor Staf Hydrollyx
4. Spidol
5. White Board
6. Internet/Wifi. Kita dapat menggunakan salah satu layanan WiFi seperti Indihome, Bold, Bila tida dalam bentuk Wifi maka kita bisa menggunakan kartu paket data untuk internet dari: Telkomsel, Axis, Trigi, Kartu Perdana XL dengan Kuota seperti 240 GB, XL Super Ngobrol dll.
7. Komputer
8. Laptop.
Laptop juga merupakan salah satu alat efektivitas proses pembelajaran. Kini tersedia berbagai model atau merek laptop. Misalnya merek laptop yang kita kenal seperti Hp, Lenovo, dll.
9. Flashdisk: Ada ragam flashdisk, ada yang Hp, Samsung, Toshiba. Daya tampungnya juga berbeda-beda. Mulai dari 2 GB sampai 128 GB atau yang lebih tinggi lagi. 138 GB itu saya ambil patokannya dari yang saya lihat di Internet yaitu Flashdisk Samsung.
10. Camera
Kita bisa membeli camera dari 9 pilihan camera berikut ini:
a) Kamera Saku atau Compact Camera
b) Bridge Camera
c) Kamera Mirrorless
d) Kamrea Aksi
e) Kamera Digital Single Lens Reflex
f) Kamera Video
g) Kamera Medium Format
h) Boutique Camera

11. Website Sekolah dan Dosen

Setiap sekolah mesti memiliki website. Website dapat menjadi alat yang lebih efektif dalam mempromosikan sekolah ke berbagai pihak, seperti pengguna jasa sekolah yaitu para orang tua yang hendak memasukan anaknya pada sekolah yang dikehendaki orangtua atau anak. Di sini website menjadi sedemikian penting. Website dapat dipakai untuk mewujudkan efektivitas proses pembelajaran. Bahan-bahan guru maupun dosen dapat di simpan dalam website sekolah, ketika terjadi proses pembelajaran, guru atau dosen dapat menggunakannya di kelas atau ruang kuliah.

Selain itu para dosen dapat memiliki website secara kelompok dengan memanfaatkan platform Wordpress.Org. Jika keuangan guru dan dosen memungkinkan maka dapat membeli situs atau website. Para guru maupun dosen dapat memesannya di jasa pembuat website. Pilihlah Jasa pembuat website yang profesional, cek alamat penyedia jasa pembuatan website. Perhatikannya juga loading websitenya. Ingat banyak yang menggunakan wordpress untuk pembuatan blog dosen. Berapapun dosen, kapasitas sangat memadai untuk membuat blog dosen. Carilah jasa pembuatan website dari Platform Wordpress. Penggunaan WP juga ramah dengan mesin pencari Google. Beberapa weblog saya berbasis WP terindeks google dapat halaman 1 bahkan 2 di 10 besar google dengan kata kunci yang saya pakai. Jadi, silakan membuat website dengan domain dan hosting Wordpress.

12. Jam dinding

a. Jam diding antik
b. Jam dinding kuno
c. Jam dinding
d. Jam didinding Seiko
e. Jam dinding Digital
f. Jam dinding Unik
Jenis jam di atas dapat dibeli dan difariasikan dalam pemasangan di ruang kuliah. Tentu pemasangan jam dinding dengan ragam jenis,misalnya jam dinding antik dengan kuno, pasti memberi nuansa ruangan yang berbeda. Raunga telihat tertata dengan baik.
Efektivitas alat-alat tersebut di atas bergantung bagaimana manusia (pendidik dan peserta didik) menggunakannya secara baik untuk mencapai perubahan dalam tiga ranah yang menjadi tujuan pembelajaran dari setiap materi pelajaran atau mata kuliah. Berdasarkan tujuan tersebut seluruh alat yang dimiiki diberdayakan untuk mencapai tujuan tersebut. Bila tujuan ini tercapai maka terpenuhilah efektivitas proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran selalu ada kendala dan berdasarkan kendala itu ada konsep dan alat untuk mengatasi masalah tersebut. Konsep tentang alat-alat penopang efektivitas pembelajaran mesti dipikirkan oleh setiap pendidik. Misalnya ruang belajar yang panas tentu mengganggu kenyamanan dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini guru berada dalam pergumulan kosep dan penggunaan alat. Artinya guru bisa menciptakan alat mengusir udara panas dari ruang belajar maupun ruang kuliah, tetapi bila guru dan dosen tidak mampu mengusir udara panas dari ruang belajar atau ruang kuliah maka guru tinggal memanfaatkan alat teknologi yang sudah ada seperti membeli kipas Angin atau AC untuk dipakai mengusir udara panas/mendinginkan ruang belajar atau kuliah. Bila guru atau dosen tidak berdaya karena masih berjuang dalam kemandirian finansial maka guru dapat mengusulkan ke sekolah agar sekolah menyediakannya.

Semoga bermanfaat

Wednesday, September 12, 2018

Efektivitas Media Pembelajaran

Efektivitas Media Pembelajaran
Mengapa membahas efektivitas Media Pembelajaran?
Bagian ini akan dijawab dalam artikel media pembelajaran dalam postingan ini. Namun harus disadari bahwa zaman ini zaman teknologi Media yang sangat canggih. Misalnya saja dalam pembelajaran di ruang kelas atau ruang kuliah, kita ingin agar tersedia media pembelajaran yang memberi kepuasan dalam pembelajaran. Ada proyektor-proyektor dengan segala merek yang menarik untuk dimanfaatkan dalam media pembelajaran. Salah satu yang saya suka adalah Android Mini Proyektor 4.4 OS.Mudah-mudahan kita gunakan dalam kelas. Sekarang kita masuk dalam artikel tentang definisi Media Pembelajaran dan beberap sub-sub terkait.

Penggunaan Media dalam proses Pembelajaran tentu menopang efektivitas belajar yaitu terjadi proses perubahan kecakapan dalam diri peserta didik dalam tiga kecakapan, yaitu kecakapan kognitif,afektif dan psikomotorik.
Jadi, apa efektivitas media dalam proses pembelajaran? Jawaban atas pertanyaan ini kita mulai dengan mengidentifikasi beberapa pengertian tentang media pembelajaran yang diambil dari materi ajar Yonas Muanley berikut ini:

1. Kata media berasal dari bahasa Latin. Istilah media yang merupakan bentuk jamak dari medium secara harafiah berarti perantara atau pengantar. Pengertiannya sangat luas, maka kita batasi saja pada media yang digunakan sebagai alat dan bahan bahan kegiatan pembelajaran.
2. Media adalah alat komunikasi yang digunakan untuk membawa suatu informasi
3. Media adalah segala sesuatu yang dapat meyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan.
4. Media adalah segala bentuk dan saluran untuk proses transmisi informasi (pesan/pengajaran)
5. Media (medium) adalah tehnologi untuk menyajikan, merekam, membagi, dan mendistribusikan symbol dengan melalui rangsangan indra tertentu, disertai penstrukturan informasi.
6. Media (dalam lingkup pendidikan) adalah segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca, atau dibicarakan beserta instrument yang dipergunakan untuk kegiatan tersebut.
7. Media pendidikan diartikan sebagai media yang lahir sebagai akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk tujuan pembelajaran di samping guru, buku teks, dan papan tulis.
8. Media pendidikan (Gagne 1970) adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan mahasiswa yang dapat merangsang/mempengaruhi mahasiswa untuk belajar.
9. Media adalah saluran atau kendaraan yang membawa isi pelajaran kepada murid. Alat bantu tidak sepenuhnya menyalurkan pelajaran hanya bersifat pelengkap bagi media pengajaran, misalnya papan tulis, gambar, audiovisual, model, dan sebagainya.
10. Media pembelajaran (Briggs 1970) adalah sarana untuk memberikan perangsangan bagi si belajar supaya proses belajar terjadi.
11. Media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan/informasi
12. Media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang untuk belajar
13. Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar
14. Media adalah bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya
15. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar terjadi
16. Gagne dalam Sadiman et al (2008) menyatakan bahwa: Media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya dalam belajar.
17. Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat siswa sehingga terjadi suatu proses pembelajaran.
Berdasarkan 17 definisi media sebagaimana yang disebutkan di atas, Yonas Muanley menyimpulkan pengertian media pembelajaran sebagai berikut:
1. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan (pelajaran) serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan peserta didik/si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan, dan terkendali.
2. Media pembelajaran adalah alat komunikasi pembelajaran yang digunakan untuk meyampaikan pesan/materi pelajaran (definisi Tim AA: Applied Aproach)
Jadi, media pembelajaran adalah segala alat (apa saja) yang dapat digunakan guru/dosen untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik.

Berdasarkan definisi Media Pembelajaran tersebut di atas, saya sering menggunakan Media Pembelajaran seperti: Proyektor Infokus, Menjadikan Hp Android, proyektor 4.4 OS sebagai Media Pembelajaran. Menggunakan Laptop seperti Hp yang setia menemani tugas didaktik sejak beli laptop 2007 sampai 2o18 dan beberapa tahun ke depan, saya yakin Laptopku masih bisa menemani saya seebagai media Pembelajaran. Selain itu saya gunakan blogspot sebagai media Pembelajaran, UTS Online berbasis Blogspot.

Sekarang kita lanjut ke pokok berikutnya dari Media Pembelajaran.
Manfaat Media Pembelajaran

Ada banyak teori tentang manfaat atau fungsi media pembelajaran. Hal ini dapat diperhatikan dalam ragam sumber cetak maupun elektronik. Namun dalam weblog ini saya kemukakan beberapa manfaat dari Media Pembelajaran.
1. Media Pembelajaran berguna untuk memperjelas konsep. Pada bagian ini kita tahu bahwa tidak semua peserta didik memiliki pengalaman yang sama tentang dalam pokok-pokok pelajaran tertentu. Misalnya Ikan Hiu. Untuk memperjelas konsep tentang ikan Hiu maka seorang guru atau beberapa guru membawa ikan Hiu ke Kelas. Namun hal ini tidak mungkin. Guru tidak mampu menghadirkan ikan Hiu di Kelas, untuk itu guru menghadirkannya melalui pengalaman langsung, yaitu membawa peserta didik ke Ancol. Namun biaya ke Ancol sangat besar sehingga guru tidak mampu. Jika tidak mampu membawa peserta didik ke Ancol maka cukup bawa ikan Hiu ke kelas melalui gambar atau Video. Jadi, pada bagian ini nampak jelas bahwa media berguna untuk memperjelas konsep
2. Media pembelajaran bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra.
3. Media Pembelajaran bermanfaat untuk menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
4. Media Pembelajaran bermanfaat untuk memberi ruang kepada peserta didik agar peserta didik belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori & kinestetiknya.
5. Media Pembelajaran memberi manfaat dalam hal memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman & menimbulkan persepsi yang sama.
Menurut Prof . Dr. Yusufhadi Miarso,
1. Media mampu memberikan rangsangan yang bervariasi kepada otak kita, sehingga otak kita dapat berfungsi secara optimal (belahan otak: kiri dan kanan) 2. Media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik. Pengalaman peserta didik itu berbeda-beda.
3. Media dapat melampaui batas ruang kelas. Banyak hal yang tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik karena berbagai factor, misalnya: Objek terlalu besar (Candi, Stasiun, dan lain-lain), objek terlalu kecil untuk diamati, gerakan-gerakan yang terlalu cepat dan sulit ditangkap mata biasa (kepakan sayap burung dll).
4. Media memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dan lingkungannya
5. Media menghasilkan keseragaman pengamatan
6. Media membangkitkan keinginan dan minat baru
7. Media membangkitkan motivasi dan merangsang untuk belajar
8. Media memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar mandiri, pada tempat dan waktu serta kecepatan yang ditentukan sendiri
9. Media mampu meningkatkan efek sosialisasi, yaitu dengan meningkatkannya kesadaran akan dunia sekitar.
10. Media dapat meningkatkan kemampuan ekspresi diri pendidik dan peserta didik. Hubungan Media dengan Teori Belahan Otak
1. Belahan otak kanan
Belahan otak kanan yang ada pada setiap orang, khususnya peserta didik berfungsi untuk:
a. Menjadi tempat kedudukan pikiran visual, emosional, holistic, fisikal, spatial, dan kreatif.
b. Belahan otak kanan mengontrol tindakan.
c. Kemampuan intuisi
d. Kemampuan daya tanggap
e. Kemampuan daya imajinasi
f. Kemampuan kesadaran luas/mendalam
g. Kemampuan bawah sadar berpikir subjektif dengan suara batin


2. Belahan otak kiri dengan fungsi:

Belahan otak kanan yang ada pada setiap orang, khususnya peserta didik berfungsi untuk:
a. Menjadi tempat kedudukan pikiran yang bersifat verbal, rasional, analitikal, dan konseptual
b. Belahan otak kiri berfungsi mengontrol wicara
c. Kemampuan dalam proses logis deduktif
d. Kemampuan dalam intelektual
e. Kemampuan akan kesadaran yang berhubungan dengan pancaindera berpikir objektif dalam pengelolaan situasi kondisi luar.
Kedua belahan otak (kiri dan kanan) tidak dapat dominan secara serentak pada saat yang bersamaan. Ransangan pada salah satu belahan otak saja secara berkepanjangan akan menyebabkan ketegangan. Karena itu, dalam proses pembelajaran kedua belahan otak perlu dirangsang bergantian dengan rangsangan audio-visual .
Praktik Penggunaan Media
Dalam salah satu topik dari buku Menyemai Teknologi Pendidikan, Yusufhadi Miarso menjelaskan Pedoman Umum Penggunaan Media dalam Proses Pembelajaran dengan keterangan yaitu sering guru atau dosen melakukan beberapa hal berikut:
1. Memberi kuliah tanpa menggunakan media
2. Pendidik mulai menggunakan media yang dikembangkan sendiri
3. Pendidik menggunakan media yang telah tersedia
4. Pendidik berbagi tugas dengan media, misalnya media untuk presentasi bahan kuliah (bila mhs), sedangkan dosen membina jalannya pembelajaran
5. Terjadi belajar (mandiri, individual, dan lain-lain) dengan menggunakan media
. Selanjutnya Yusufhadi Miarso juga menyatakan bahwa dalam Pola/pedoman Umum Penggunaan Media dalam Proses Pembelajaran berlaku apa yang disebut dengan Pedoman umum penggunaan media sebagai berikut:

1. Guru atau dosen mesti mengetahui bahwa tidak ada suatu media yang terbaik untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Masing-masing jenis media mempunyai kelebihan dan kekurangan. Disarankan menggunakan media secara kombinasi dua atau lebih media akan mampu membantu tercapainya tujuan pembelajaran. 2. Guru dan dosen mesti memperhatikan prinsip penggunaan media berdasrkan tujuan. Artinya Penggunaan media harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
3. Guru dan Dosen mesti menyadari bahwa penggunaan media harus mempertimbangkan kecocokan cirri media dengan karakteristik materi pelajaran yang disajikan.
4. Penggunaan media harus disesuaikan dengan bentuk kegiatan belajar yang akan dilaksanakan seperti belajar secara klasikal, belajar dalam kelompok kecil, belajar secara individual, atau belajar mandiri.
5. Penggunaan media harus disertai dengan persiapan yang cukup seperti mempreview media yang akan dipakai, mempersiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan di ruang kelas sebelum pelajaran dimulai dan sebelum peserta masuk. 6. Peserta didik perlu disiapkan sebelum media pembelajaran digunakan agar mereka dapat mengarahkan perhatian pada hal-hal yang penting selama penyajian berlangsung
7. Penggunaan media harus diusahakan agar senantiasa melibatkan partisipasi aktif peserta (Diambil dari bahan Ajar Teknologi dan Media Pendidikan oleh Yonas Muanley)

Menurut Yusufhadi Miarso (2004:462-465) sbb:

1. Media Penyaji
2. Media Objek
3. Media Interaktif

Penjelasan Berbagai Media yang disebutkan di atas

1. Media Penyaji terdiri dari:

1.1. Media Visual Diam:

1. Grafis : media grafis dibuat melalui proses gambar
2. Bahan cetak: media bahan cetak mempunyai symbol huruf dan angka
3. dan gambar diam: media gambar diam dibuat melalui proses fotografi

Ketiga media di atas dikelompokkan menjadi satu karena ketiga-tiganya memakai bentuk penyajian yang sama, yaitu visual diam, dan kesemuanya memperagakan pesan yang disampaikan secara langsung. Ketiga-tiganya sering digunakan bersama-sama dalam bentuk cetakan maupun alat peraga seperti poster-poster sampai buku-buku teks.
Implikasi dalam proses pembelajaran PAK (penyampaian isi PAK) melalui media: 1. Grafis : cari gambar, buat gambar sesuain isi PAK
2. Bahan cetak : Buku-buku PAK, tulis buku-buku Pendidikan Kristen. Misalnya Kurikulum Sekolah Minggu, dll
Gambar diam : pakai kamera yang tersedia, foto objek-objek yang relevan dengan isi PAK. Miliki kamera, hp yg punya fasilitas camera utkdipakai mengambil gambar yg cocok dengan materi PAK

1.2. Media Proyeksi Diam:

1. Film bingkai (slide)
2. Film rangkai (filmstrip)
3. Transparansi
4. Proyektor pantul (opaque projector)

Melalui media ini, informasi yang disampaikan dalam 3 dari lima bentuk informasi dasar, yaitu: gambar, cetakan, dan grafik garis.
Implikasi dalam proses pembelajaran PAK. Media di atas dapat dipakai jika tersedia di tempat pelaksanaan proses pembelajaran PAK dan atau dapat diusahakan sendiri bila sudah melewati nyanyian umar Bakrie (alias ada uang yang cukup)

1. Film bingkai (slide)
2. Film rangkai
3. Transparansi
4. Proyektor pantul

1.3. Media Audio:

Media yang hanya menyalurkan pesan/informasi dalam bentuk bunyi.
Bahan audio yang paling umum dipakai dalam mengajar adalah:
1. Rekaman dalam bentuk pita dan piringan hitam
2. Media audio yang disalurkan melalui telekomonikasi yang juga dipakai dalam pendidikan, yaitu: radio dan telepon, serta hand phone.
Radio: memiliki sejarah yang panjang dalam siaran pendidikan Telepon: baru saja digunakan dalam pendidikan melalui kuliah jarak jauh (telelecture) atau tehnik jaringan penerimaan yang diperluas.
Hp. Pendidikan: pernah dipakai dalam proses pembelajaran (dari Belanda ke Indonesia).
Media Audio + media visual diam: merupakan kombinasi rekaman audio dan bahan-bahan visual diam. Contoh film rangkai suara, yang biasa menggunakan rekaman yang disinkronisasikan dengan gambar pada film rangkai.

1.4. Gambar Hidup (Film):

Media presentasi yang paling canggih adalah media yang dapat menyampaikan lima macam bentuk informasi: gambar, garis, symbol, suara dan gerakan. Media itu ialah gambar hidup (film) dan telivisi/video.

Televisi

Televisi memberikan penyajian yang serupa dengan film tetapi menggunakan proses elektronis dalam merekam, menyalurkan, dan memperagakan gambar.
Macam-macam TV siaran:
1. TV untuk siaran
2. TV untuk siaran terbatas
3. papan tulis jarak jauh (telewriting) yang kurang dikenal

1.5. Multimedia

Multi Media adalah penggunaan lebih dari satu media/menggunakan berbagai media di dalam menyampaikan pesan/isi pelajaran.
3. Media Objek

Media objek meliputi dua kelompok, yaitu:
Objek yang sebenarnya dan objek pengganti
2.1. Objek yang sebenarnya
Objek yang sebenarnya dapat dibagi menjadi
1. Objek alami
Objek alami terdiri atas objek yang hidup dan yang tidak hidup. Objek alami adalah segala sesuatu yang terdapat di alam dan mengandung informasi bagi kehidupan, termasuk misalnya batuan dari bulan yang berhasil dalam ekspedisi ke bulan.
Realita : Benda nyata yang digunakan sebagai bahan belajar
2. Objek-objek bauatan.
Objek-objek buatan manusia, misalnya gedung-gedung dan bangunan-bangunan lain, mesin-mesin, alat-alat, mainan, alat-alat komunikasi, jaringan transportasi, dan semua benda yang dibuat manusia untuk keperluannya.
2.2. Media objek pengganti
Media objek pengganti adalah benda-benda yang dibuat untuk mewakili atau menggantikan benda-benda sebenarnya. Karena itu jenis media ini juga disebut objek pengganti.
Objek pengganti banyak dikenal dengan nama:
Replica. Replika adalah suatu reproduksi statis suatu objek dengan ukuran yang sebenarnay.
Model. Model adalah sebuah reproduksi yang kelihatannya sama tetapi biasanya diperkecil atau diperbesar dalam skala tertentu dan seringkali mempunyai bagian-bagian yang bergerak menurut pola benda yang sesungguhnya. Atau model adalah benda tiga dimensi yang merupakan representasi dari benda sesungguhnya
3. Media Interaktif.
Media Interaktif adalah perpaduan media penyaji dan media objek yang berlangsung secara interaktif. Dalam hal ini karakteristik terpenting kelompok adalah peserta kelompok tidak hanya memperhatikan penyajian atau objek, tetapi dipaksa untuk berinteraksi selama mengikuti pelajaran

Tim Appllied Aproach (AA) dari Universitas Negeri Solo merumuskan klasifikasi media pembelajaran sbb:
1. Media yang tidak diproyeksikan
2. Media yang diproyeksikan
3. Media Audio

Media Video Format media yang memanfaatkan tabung katoda/LCD untuk menayangkan pesan dalam bentuk animasi dan film.

1. Media Multimedia berbasis computer
2. Multimedia kit.
Media tidak diproyeksikan:
1. Realia: benda nyata yang digunakan sebagai bahan belajar
2. Model: benda tiga dimensi yang merupakan representasi dari benda sesungguhnya
3. Bahan grafis: gambar atau visual yang penampilannya tidak diproyeksikan
4. Display: bahan pameran/display yang penggunaannya dipasang di tempat tertentu
Media yang diproyeksikan:
OHP (Over Head Projector): alat untuk memproyeksikan gambar atau tulisan pada transparansi film
Slide Projector: alat untuk memproyeksikan gambar atau tulisan pada film positif

Media Audio:

Berbagai cara untuk merekam dan menyampaikan suara untuk suatu kompetensi/tujuan pembelajaran (media dengar)
Media Berbasis Komputer:
Media yang dioperasikan melalui computer, yang biasa dikenal sebagai perangkat lunak (software)

suatu saat bsa membuat Media Pembelajaran berbentuk sepatu-sepatu kulit seperti Bucery, dan sepatu Adidas, ikat pinggang dll.
Sebagian dari Bahan Ajar Teknologi dan Media Pembelajaran: Oleh Yonas Muanley

Semoga bermanfaat

Tuesday, September 11, 2018

Efektivitas Menggunakan Jasa SEO

Efektivitas Menggunakan Jasa SEO
Mau menggunakan Jasa SEO Premium?
bagi mereka yang berjuang untuk mendapat penghasilan online melalui website atau blog yang sudah diterima Google Adsense dapat mempertimbangkan untuk menggunakan jasa SEO Premium. Lalu apakah penulis sudah menerapkannya. Ya bagian ini yang akan kita perbincangkan. Silakan ikuti dalam artikelberikut ini.

Pengertian SEO

Definisi bebas dari saya. Saya mengartikan SEO demikian. SEO adalah proses mekanis terhadap sebuah artikel atau pesan yang disampaikan dalam satu komputer ke komputer lain yang terkoneksi dengan jaringan komputer sehingga membuat sebuah situs seperti blog atau website terindeks dalam mesin pencari atau penelusuran yang menyebabkan sebuah blog atau website berada dalam laman pencarian Google pada urutan teratas.
Dalam definisi ini saya memakai kata proses mekanis. Artinya munculnya sebuah blog atau situs di laman pertama google atau mesin pencari lain seperti bing dan yahoo disebabkan karena kerja robot yang diprogramkan manusia (sang ahli) untuk membaca atau mencari kata kunci yang berkualitas untuk ditampilkan dalam halaman pencarian mesin penelusuran. Sementara terhubungnya satu komputer dengan komputer lain adalah bagian dari kerja internet/sistem yang mengkoneksi satu komputer ke kompoter lain sehingga artikel atau berita yang disampaikan dalam sebuah website yang diketik dan diposting di komputer pengguna/pengirim dapat dibaca oleh orang lain di komputer lain yang sedang mencari informasi yang sesuai atau berdekatan dengan topik artikel yang dimuat dalam blog atau situs atau website.
Jadi yang mengoptimatisasi adalah mesin pencari seperti google, bing dan Yahoo. Penulis pesan/artikel/berita hanya memasukan kata-kata, kalimat yang membentuk paragraf yang kemudian menyampaikan pesan melalui situs, yang hasilnya dibaca oleh orang lain.

SEO FREE DAN PREMIUM

Bila kita berbicara tentang SEO maka kita bicara tentang bagaimana sebuah website berada pada halaman-halaman pertama google atau 10 besar google dengan kata kunci tertentu. Itulah sebabnya pemilik blog atau situs tertentu berusaha agar blog atau website terindeks oleh google secara cepat. Untuk maksud ini maka seorang pemilik blog atau website berusa mempelajari SEO.
Bagian ini sering terbantu oleh desainer website. Mereka akan memasang unsur SEO dalam website yang mereka buat untuk pribadi maupun organisisai. Oleh karena itu pemesan website biasanya meminta agar webistenya dimuat agar ramah dengan SEO.
Untuk membuat blog atau webiste dapat peringkat SEO maka biasanya ada alat yang dipakai. Alat itu berbayar dan juga free. Alat yang free untuk meningkatkan blog di Google seperti SUBMIT SITUS atau BLOG yang menggunakan Google, Yahoo dan Bing. Hasilnya blog kita dibuat berada pada peringkat google atau bing serta Yahoo. Namun kita juga dapat menggunakan Jasa SEO Premium (berbayar).
Saya belum punya pengalaman menggunakan yang premium, mungkin suatu saat barangkali akan dipakai. Untuk sekarang saya mengandalkan beberapa cara non premium SEO, yaitu:

1. Menulis Artikel dengan judul artikel yang mengandung kata kunci. Cara ini cukup efektif mempengaruhi peringkat blog dalam mesin telusur google
2. Menggunakan template Blog dari pihak ketiga yang memiliki fiturfitur seperti SEO Optimization. Biasanya setiap template akan menampilkan fitur-fiitur yang ada dalam template tersebut. Salah satu contoh situs yang menyediakan template dengan rincian fitur yaitu di templatetemark.com. Oleh karena itu, jika hendak menggunakan template di luar template yang disediakan blogspot maka perhatikan, apakah template blog yang digunakan memiliki fitur seperti SEO dan Responsif. Kadang juga dipakai istilah SEO Friendly. Artinya sebuah template yang memiliki fitur atau bagian yang disebut SEO Friendly maka template tersebut mudah bahkan cepat terindeks oleh google sehingga blog atau situs kita bisa berada pada urutan 10 besar. Saya menggunakan template pihak ketiga, beberapa diantaranya saya ambil dari Gooyabitemplate.com; marktemplate.com dll. Tapi template yang ada dalam kedua situs ini lebih banyak saya gunakan di blog milikku. Rata-rata blog yang saya kelola sebagian besar berada pada urutan 10besar pada urutan 1, kadang 2 dan 3. Misalnya blog saya dengan kata kunci: Reward Cost Per Action berada pada urutan 1 Google dengan tingkat persaingan 137.000.000 (0,53 detik). Bila mau dibuktikan,silakan cari di google dengan kata kunci: Reward Cost Per Action. Keberadaan blog ini disebabkan karena postingan artikel dan kata kunci yang saya pergunakan serta template yang saya pakai, yaitu template Sevently. 3. Rajin memposting artikel antara 3-5 artikel dalam sehari. Setelah itu saya posting kadang 2, kadang juga 1 artikel. Selebihnya update artikel. Hal ini juga disukai google.
Bila hendak menggunakan Jasa SEO maka ada dua pilihan, yaitu:


1. Menggunakan SEO Free 2. Menggunakan Jasa Seo Berbayar. Kalau yang berbayar silakan lihat di situs-situs yang menawarkan jasa SEO website atau SEO Blog. Bagi yang menggunakan Wordpress dapat menggunakan Yoast SEO. Ada Yoast SEO Plugin, SEO Training, SEO Blog.
Pilihan menggunakan Jasa SEO bermaksud untuk membuat situs atau blog kita berada pada mesin pencari google yang membawa blog atau situs pada halaman 10 besar Google.
Bila ingin membuat sendiri maka pilihannya yaitu membuat artikel yang berkualitas dan orisinil. Selain itu rajin posting artikel atau rajin update artikel. Selain itu bila ada waktu ikuti kursus SEO di tempat-tempat kursus SEO,baik online maupun offline (tatap muka langsung).

Manfaat Penggunaan Jasa SEO

Bila kita menggunakan Jasa SEO website atau jasa SEO Blog maka manfaat yang kita peroleh adalah situs atau blog kita gampang ditemukan oleh pengunjung di berabagai tempat di Indonesia maupun Asia dan seluruh dunia. Selain itu kita kebanjiran pengunjung. Artinya Situs yang SEO akan berdampak positif pada banyaknya pengunjung. Banyaknya pengunjung akan membawa rejeki bagi website atau blog yang telah diterima Google Adsense. Pundi-pundi penghasilan online akan meningkat.
Di internet ada banyak penawaran Jasa SEO Premium. Ada yang berasal dari luar negeri seperti Amerika Serikat. Negara ini tentu memiliki ahli-ahli dalam SEO. Saya sering mendapat penawaran SEO Blog dari beberapa situs yang berasal dari Amerika Serikat. Ada pula dari Rusia dan negara-negara lain. Namun tidak kalah penting di Negara kita Republik Indonesia. Ada juga jasa SEO yang bila kita punya unag maka kita dapat menggunakan jasa Seo untuk meningkatkan pengunjung blog.

Semoga Bermanfaat