Saturday, January 26, 2019

Indikator Pengajaran Yang Efektif

ad300
Advertisement

Seoarng guru maupun dosen yang mengajar/memberi kuliah menghendaki agar pengajarannya membawa hasil dalam diri peserta didik. Untuk itu perlu kita mengetahui tentang teori "karakter pengajaran yang membawa hasil". Teori ini dapat diikuti dalam berbagai sumber khususnya pada teori dengan buku berjudul 10 karakter Guru yang Efektif. Salah satu yang hendak saya sampaikan dalam postingan ini yakni karakteristik pengajaran yang efektif

Menurut Elaine K. McEwan (2014:91-112), indikator pengajaran yang membawa hail terdiri dari beberapa unsur, yaitu:

1. Efektivitas penyusunan tujuan yang hendak dicapai atau oleh Elaine disebut dengan "efektivitas Instruksional"

Pengajaran yang berhasil adalah pengajaran yang memiliki tujuan. Mengajar adalah pemberian instuksi yang jelas maka setiap yang mengajar harus menentukan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Bila seorang guru dan dosen tidak mengetahui instrusi apa yang hendak dicapai maka pengajarannya berlangsung tanpa arah. Pengajaran demikian tentu tidak membawa hasil. Itulah sebabnya indikator yang pertama dari karakteristik pengajaran yang membawa hasil dalam diri peserta didik yaitu pergumulan pada "efektivitas Instruksional". Elaine menyatakan: "Guru yang efektif adalah seorang virtuoso instruksional" (2014:91) Artinya seorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi sehingga mengarahkan peserta didik pada proses pembelajaran. proses pembelajaran yang dimaksud disini yakni interaksi antara peserta didik dengan guru dan peserta didik, antara peserta didik dengan peserta didik lainnya.


2. Terampila Mengajar secara Esensial

Kecakapan mengajar secara esensila tidak datang sendirinya dalam diri seorang guru. Ketrampilan ini harus dipelajari, dilatih berulang-ulang dalam diri seorang guru dan dosen. Ketrampilan ini mesti ditekuni dan diperdalam serta diperluas. Artinya seorang guru harus terus menerus belajar mengembangkan kecakapannya dalam ketrampilan mengajar yang esensial. Dalam hal ini ketrampilan pada dimensi ini mencakup kemampuan guru dan dosen dalam mengadakan "perencanaan pelajaran". Seorang guru yang esensial mesti merencanakan dan mempersiapkan pelajaran yang hendak disampaikan kepada peserta didik. Kecakapan mengajar secara esensial adalah kemampuan guru menghubungkan mata pelajaran dengan masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang. Dengan kata lain guru dan dosen dapat menghubungkan pelajaran yang ia sampaikan dengan pelajaran masa lampau, dan masa yang akan datang serta mengkontekstualkan dalam kehidupan kini dimana peserta didik berada. Setelah selesai melakukan perencanaan maka tindakan selanjutnya yakni seorang guru yang memiliki kecakapan yang esensial mampu menyampaikan isi pelajaran atau memiliki kecakapan dalam presntasi pelajaran. Perencanaan isi pelajaran tidak ada manfaatnya bila tidak disampaiak. Itulah sebabnya butuh presentasi pelajaran. Tidakan lain yang memiliki kontribusi dalam peran guru sebagai orang yang cakap mengajar secara esensial yakni memiliki kemampuan untuk memanajemen pelajaran, manajemen iklim, manajemen ruang kelas, manajemen peserta didik, serta penilaian dan diaknosa.

3. Perilaku Mengajar Berbasis Tridarma Perguruan Tinggi

Salah satu tugas dari perguruan tinggi yaitu mengayomi dosen untuk mengadakan penelitian. Hasil penelitian tentu memberi pengetahuan baru bagi peserta didik. Itulah sebabnya unsur kedua dari guru yang efektif adalah "perilaku mengajar berbasis penelitian".(McEwan, 2014:101)

4. Kecakapan Menyeleksi Pendekatan Yang Memadai

Ada banyak metode pendekatan dalam mengajar. Entahlah sudah berapa banyak, kita dapat menghitungnya. Metode pengajaran terus menerus mengalami perkembangan. Seorang guru dan dosen tidaklah puas dengan menggunakan satu pendekatan dalam mengajar namun mesti mencoba pendekatan-pendekatan baru. Ia mestti keluar dari sona nyaman dari satu metode mengajar dan berusaha menerapkan metode lain yang lebih memadai. Ada 24 model pengajaran. 24 model ini digambarkan dalam 4 rumpun mengajar seperti: Model mengajar sosial; Model Mengajar pengelolaan informasi; Model mengajar Personal; 4) Model mengajar Perilaku (2014;107)

Guru yang efektif harus menggunakan multi model dan multi pendekatan. Selain itu seorang guru yang efektif adalah guru dan dosen yang terus menerus mengembangkan kemampuan berkomunikasi, mengembangkan model pengajaran yang paling cocok dengan peserta didik dan tujuan hendak dicapai, megembangkan model pengajaran yang unik, yaitu model pengajaran milik guru. Dengan begitu efektivitas mengajar dapat tercapai dalam pembelajaran.(2014:108)

Saran Edukasi
Setelah membaca postingan ini Anda dapat mendalami lagi keahlian Anda sebgai seorang pendidik dalam kecakapan mengajar dengan cara mengunjungi toko buku di kota anda untuk mendaptkan buku-buku yang membahas Guru yang efektif. Dapat juga dilakukan secara online melalu toko buku online.

Semoga bermanfaat


Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.